Spread the love

Pamulang, BeritaRayaOnline,- Setiap pagi saat matahari mulai terbit, pria energik dan penuh semangat yang berprofesi sebagai tukang sol sepatu keliling ini sudah keluar dari rumah kontrakkannya lengkap memakai masker kain warna hitam dan topi.

“Saya lebih suka pakai masker kain untuk protokol kesehatan Covid-19.Masker kain ini harus dipakai setiap hari, baru dibuka saat mau makan,” ujar Yamin (40 tahun), tukang sol sepatu keliling kompleks perumahan di kawasan Pamulang dan Bambu Apus, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin (23/8/2021).

Beberapa kali BeritaRayaOnline melihat tukang sol sepatu asal Garut ini berkeliling kompleks perumahan selalu rajin memakai masker kain warna hitam yang sama dipakai kemarin.

“Saya suka pakai masker kain warna hitam ini.Usai keliling sol sepatu, langsung dicuci dan dijemur lagi.Besok juga kering, dan dipakai lagi,” jawabnya.

Amin, panggilan akrab bapak dua anak ini, sangat setuju penerapan protokol kesehatan Covid-19 seperti yang sering didengar dari himbauan pemerintah.

“Protokol kesehatan Covid-19 selain wajib pakai masker, juga harus rajin cuci tangan, dan jaga jarak,” ucapnya.

Oleh karena itu pada saat banyak warga kompleks perumahan terpapar dan terinfeksi virus corona, dan melakukan isolasi mandiri di rumah, Yamin mengaku makin memperketat protokol kesehatan Covid-19.

“Iya, saya dengar banyak warga kompleks perumahan terpapar virus corona.Sering diingatkan warga jangan lewat di situ ada warga sedang isolasi mandiri.Pokoknya jangan sampai lepas masker deh ,” tegasnya.

Saat ditanya bagaimana pengaruh pandemi Covid-19 terhadap jasa sol sepatu, dengan suara sedih ia mengaku.

“Agak menurun, tidak seperti dulu sebelum ada pandemi covid.Maklum, banyak pelanggan saya yang kena PHK, tak lagi kerja, dan hanya di rumah saja.Sehingga mulai jarang pakai sepatu, jadi sepatunya awet, jarang rusak untuk diservise,” kilahnya.(BRO-11/Lasman Simanjuntak)

Editor    : Lasman Simanjuntak

Email     : pulo_lasman@yahoo.com

Tinggalkan Balasan