Spread the love

IMG-20160616-WA0005Jakarta, BeritaRayaOnline,-Setelah menuntaskan misinya di Pulau Sulawesi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi kembali memberangkatkan Tim Jelajah Desa Nusantara (JDN) untuk berkeliling di Pulau Jawa. Pemberangkatan tahap kedua ini dilakukan pada 16 Juni 2016 dari kantor Kemendesa PDTT, Jakarta.

Misi utama dari Tim JDN adalah sosialisasi Dana Desa (DD) serta melihat dan mengevaluasi penggunaan DD dengan singgah ke desa dan kabupaten.

“Jelajah Desa Nusantara ini adalah upaya dari kementerian untuk terus mengawasi dan memastikan dana desa telah diterima. Tim akan terus berkeliling ke desa-desa dan akan memastikan penggunaan dana desa tepat sasaran,” ujar Menteri Desa PDTT Marwan Jafar, saat melepas Tim JDN, di Kantor Kemendesa PDTT, Jakarta, Kamis (16/6).

Menteri Marwan menjelaskan, terdapat empat checkpoint utama, yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Magelang, Kabupaten Trenggalek, dan berakhir di Kabupaten Situbondo. Tim akan menempuh jarak sekitar 1.109 kilometer dengan melintasi 25 kabupaten di 3 provinsi.

Selain sosialisasi dana desa dan berdialog langsung dengan warga, tim juga akan menggelar bakti sosial.

Sejumlah kegiatan bakti sosial yang bertepatan dengan Bulan Ramadan tersebut diantaranya adalah santunan kepada anak-anak yatim piatu, kultum, dan buka puasa bersama.

Rute Pulau Jawa merupakan tahap kedua dari Jelajah Desa Nusantara 2016. Tahap pertama yang digelar di Pulau Sulawesi telah dituntaskan pada awal Mei lalu. Sementara tahap terakhir dengan rute di Pulau Sumatera akan diselenggarakan setelah Hari Raya Lebaran mendatang.

“Ketiga pulau tersebut dipilih dengan pertimbangan 73% DD disalurkan di tiga pulau tersebut. Pulau Jawa dan Bali dengan total 23.118 desa mendapatkan alokasi sebesar 32%, Pulau Sumatera dengan 22.982 desa mendapatkan alokasi 30%, dan Pulau Sulawesi dengan 8.679 desa mendapatkan alokasi sebesar 11,4%,” ujar Menteri Marwan.

Dana Desa (DD) 2016 dialokasikan sebesar Rp 46,9 triliun dari APBN. Jumlah tersebut akan disalurkan ke 74.754 desa dalam dua tahap. Tahap pertama disalurkan oleh Kementerian Keuangan sebesar 60% mulai Maret lalu.

Sementara tahap kedua disalurkan sebesar 40% pada bulan Agustus mendatang. Setiap desa akan mendapat Rp 600 hingga Rp 800 juta. Prioritas penggunaan DD telah ditetapkan oleh Kemendesa PDTT melalui Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 21/ 2015, yakni untuk pembangunan infrastruktur desa dan pemberdayaan masyarakat desa.(*/Bro-4)

Editor  : Walter Manuhutu

 

Tinggalkan Balasan