Tiga Orang ‘Mantan’ Anggota Gereja Advent Dilawat Untuk Kembali ke Jalan Tuhan

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Atas undangan “pribadi” dari Stella Baruddin (mantan anggota Gereja Advent Jatinegara)-usai ibadah KKR Celebration Wilayah VII pada Sabat siang (Sabtu 15/9/2018) , kami dari Jemaat Jatinegara (Lasman Simanjuntak, Flora, Ferdinant Hutapea, dan Eddy Irmawan) langsung meluncur ke kawasan Perumahan Arco, Gg.Sadar, Kecamatan Sawangan, Kotif Depok, Jawa Barat.

Tiba di rumah Stella, kami disambut ‘ramah’ oleh keluarganya.Waktu tak kami sia-siakan.Dalam suasana ada acara keluarga, kami pun berkumpul di ruang tamu.

Ferdinant Hutapea langsung membuka pembicaraan dengan mengundang Stella dan anak-anaknya yaitu Pungky dan Kristal untuk kembali ke jalan Tuhan dengan datang”beribadah” ke Gereja Advent Jatinegara.

“Terima kasih atas kedatangannya dan menerima undangan dari saya.Sebetulnya saya sedang galau dan gelisah.Saya butuh pencerahan, silahkan kalau mau membawakan Firman Tuhan,” ujar Stella yang sore itu turut hadir bersama puterinya Pungky dan Kristal (juga mantan anggota Gereja Advent Jatinegara).

“Kalau berdoa, saya masih tetap ingat doa yang diajarkan gereja advent ketika saya masih duduk di bangku SMP.Juga masih ingat kebaktian PMA (masudnya Pemuda Advent/PA-red),” katanya lagi sambil mengenang masa muda bersama Ferdinant Hutapea dan Eddy Irmawan dalam group anak-anak muda Jatinegara tahun 80-an yaitu Group Messengers.

Sejak tahun 80-an, Stella Baharuddin telah “meninggalkan” gereja advent.Kehidupan dunia “glamour” dan “gemerlap” dan daya tarik dunia lainnya, telah menyebabkan dirinya sangat jauh dari Tuhan.

“Kehidupan saya seperti punya ‘dua’ Tuhan,” katanya.Namun, Stella mengaku belakangan ini ada “kerinduan” untuk kembali ke jalan Tuhan.

“Iya…Stella..usia kita kan makin tua, kapan lagi.Sebelum pintu kasihan tertutup atau kematian menjemput kita, hendaknya kita kembali kepada Tuhan Yesus.Bertobat dengan sungguh-sungguh ” ajak Ferdinan Hutapea, seorang “misionaris” yang sering melakukan perlawatan kepada anggota gereja advent yang telah murtad.

Bahkan Flora Kolondam-Simanjuntak (Pemimpin Diakones GMAHK Jatinegara) juga “menasehati” puteri Stella yakni Pungky dan Kristal untuk ‘kembali’ beribadah di Gereja Jatinegara.

Sebagai jemaat yang “hilang” Pungky sempat balik pertanyaan.”Apakah di Gereja Advent Jatinegara masih ada kegiatan Pathfinder.Dulu saya sempat ikut Perkemahan Pathfinder di Sibolangit, Medan,Sumut,” katanya mengenang kembali saat aktif Pathfinder bersama Pdt.Benni Tambunan.

“Saya masih ingat’ Doa Bapa Kami’ kok, anak-anak juga saya ajarkan berdoa ,” akui Pungki yang selama kunjungan perlawatan kami sangat senang dan bergembira.

“Silahkan saja…please..kalau Jemaat Jatinegara mau bikin kebaktian di rumah saya.Dengan senang hati saya siap Gereja Jatinegara bikin ibadah, kapan itu?” tanya Stella.

Oleh Lasman Simanjuntak (Ketua Jemaat GMAHK Jatinegara) kepada Stella ditawarkan bagaimana di rumahnya bisa “dibuka” semacam Care Group/KPA (namun jangan pada hari Sabat, karena banyak pelayanan gereja, tetapi hari lain, ditawarkar hari Kamis-red).

“Ya, semacam ibadah gitu, ada berdoa, dan belajar Alkitab ” jelas Lasman Simanjuntak.

Saat akan menutup ibadah Hari Sabat untuk memasuki Minggu Bekerja, Sabtu sore (15/9/2018)kami pun membuat suatu renungan singkat.Tiba-tiba, puji Tuhan, ikut hadir pula dua orang kawan Stella yang beragama Kristen.

“Dalam mengarungi kehidupan ini kita pasti banyak menghadapi tantangan, masalah, problem, dan pergumulan hidup.Tadi Stella telah bersaksi bagaimana caranya berdoa minta uang kepada Tuhan, apalagi status seorang janda yang hidup sendirian bersama anak dan cucu.Ini kata kuncinya, banyak berdoa kepada Tuhan, dan harus berdoa dengan iman.Baca Matius 21 :22,” pesan Lasman Simanjuntak.

“Jadi, kalau Stella ,Pungky, serta Kristal, mau minta sesuatu kepada Tuhan harus berdoa dengan iman sungguh-sungguh.Percaya kepada Allah.Doa adalah komunikasi kita dengan Allah,” ucapnya.

Seperti diketahui Stella baru-baru ini telah “kehilangan” seorang puteranya di Kota Makasar, Sulsel.Bahkan pulang dari sana-karena kelelahan dan terus berduka-Stella sempat diopname beberapa hari di sebuah rumah sakit di Jakarta.

“Kalau Stella mau ‘telepon’ kepada Tuhan, baca aja Yeremia 33:3,” tegas Eddy Irmawan yang ikut bicara.

Menutup kunjungan perlawatan-setelah baca Alkitab-kami pun berdoa menutup Hari Sabat dan memasuki Minggu Bekerja.

“Semoga hubungan silaturahmi kita tak putus sampai di sini,” pinta Stella.

Mohon kita DOAKAN, untuk rencana kami membuka Care Group/KPA “Sawangan” -awal bulan Oktober 2018-agar jiwa yang “hilang” ini yakni Stella, Pungky, dan Kristal dapat kembali ke jalan Tuhan.Sehingga kelak mereka bertiga bisa “dibaptis” untuk kembali menerima Yesus Kristus dan kebenaran-Nya..Tuhan memberkati..(*/Bro-3)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan