Spread the love

pembunuh-enoTangerang, BeritaRayaOnline,- Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (7/6/2016) menggelar sidang perdana kasus pembunuhan sadis terhadap Eno Pariah, karyawati PT Polyta Global Mandiri. Sidang menghadirkan tersangka RAI, kekasih korban sekaligus tersangka pembunuhan. Sidang tersebut digelar secara tertutup.

Dalam sidang tersebut juga dihadirkan lima saksi yang merupakan teman Eno Parihah yaitu Eroh, Tikroh, Sari, Adel dan Yahya.

Sidang perdana ini beragendakan pembacaan dakwaan terhadap Rahmat Alim (RAI). Majelis hakim yang menyidangkan perkara pembunuhan keji tersebut seluruhnya adalah wanita. Tiga orang anggota majelis adalah RA Suharni, SH, Tuty Haryati, SH, dan Ely Nuryasmin, SH.

Kejaksaan Negeri Tangerang pun menyiapkan empat Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdiri atas M. Ikbal Hadjarati, SH, Taufik Hidayat, SH, Agus Kurniawan, SH, dan Putri Wulan Wigati, SH.

Rahmat akan dijerat dengan pasal berlapis mulai Pasal 340 KUHP yakni pembunuhan berencana. Pasal 339 dan 351 KUHP dikaitkan dengan pasal yang ada dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sitem Perlidungan Anak.

Sementara itu, meski sidang dilakukan tertutup, namun aparat kepolisian melakukan penjagaan ketat. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono pihak telah menurunkan sejumlah personilnya dalam rangka pengamanan jalannya sidang.

“Sudah diantisipasi dan tentunya kalau memang ada orasi-orasi demo di jalan juga akan kita amankan. Kita tempatkan sesuai jumlah massa ya. Kita lihat perkembangnnya intelijennya juga akan berbaur sama mereka nanti kalau memang dibutuhkan kekuatan lebih juga kita akan lakukan pengamanan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono, Selasa (7/6).

Selain itu, kata Awi, pihaknya juga akan bekerja sama dengan JPU dalam melakukan pengawalan terhadap tersangka pembunuhan Eno.

“Kalau itu protap ya terkait dengan pengamanan tersangka. Karena itu juga kami bekerjasama dengan JPU,” pungkasnya. (**/sumber berita/foto/radarpena.com/nuh/jubir/eshar)

Editor  : Walter Manuhutu

Tinggalkan Balasan