Spread the love

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Setelah hampir dua tahun pandemi, Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara, Jakarta Timur  pada Sabtu (4/12/2021) untuk pertama kali melaksanakan ibadah secara langsung (offline) untuk  Upacara Perjamuan Kudus dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat.

Penerapan protokol kesehatan Covid-19 tersebut antara lain para jemaat yang akan mengikuti ibadah tersebut seminggu sebelumnya wajib terlebih dahulu mendaftar dengan mengisi aplikasi google form.

Sebelum ibadah berlangsung para jemaat juga wajib mengikuti aturan protokol kesehatan Covid-19 yang telah diumumkan pihak gereja.

“Selama ibadah Upacara Perjamuan Kudus di dalam gereja para jemaat memang wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19.Semua ini untuk memutus mata rantai penularan virus corona, sehingga tak ada lagi kluster baru di dalam gereja usai jemaat beribadah,” jelas Pdt.Dr.R.Y.Hutauruk, Gembala Jemaat GMAHK Jatinegara kepada BeritaRayaOnline di Jakarta, Jumat pagi (10/12/2021).

Selain terlebih dahulu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker,  protokol kesehatan Covid-19  juga dilakukan di dalam gereja.

Selain jumlah jemaat dibatasi (hanya 50 %-red)-dari kapasitas yang ada,-juga para jemaat harus menjaga ‘jarak’ ketika duduk di deretan bangku gereja dengan tanda silang merah yang sudah disediakan.

“Memang untuk penerapan protokol kesehatan Covid-19 dalam ibadah langsung atau offline ini sengaja kami buat dua sesi yaitu sesi pertama pukul 08.30 WIB dan sesi kedua pukul 11.00 WIB,” kata Pdt.Dr.R.Y.Hutauruk.

Berjalan Dengan Baik

“Bersyukur senantiasa kepada Tuhan, dan ucapan terima kasih kepada semua pelayan jemaat-termasuk para diakon dan diakones– dari Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara, Jakarta Timur.Yang telah melaksanakan tugas pelayanan untuk Perjamuan Kudus secara langsung (offline) baik di dalam gereja maupun pelayanan di luar gereja (perlawatan di rumah anggota jemaat-red) sepanjang Sabat (Sabtu 4/12/2021) bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana di tengah masih suasana pandemi serangan gelombang ketiga dengan tetap patuh menerapkan protokol kesehatan Covid-19  ” ujar P.L.Simanjuntak , Ketua Jemaat GMAHK Jatinegara.

Masih dalam rangka penerapan protokol kesehatan Covid-19 , sebelum Upacara Perjamuan Kudus para jemaat terlebih dahulu melakukan “basuh kaki” di ruang kelas sekolah.

Setelah itu memasuki jam khotbah Pdt.R.Y.Hutauruk membawakan Firman Tuhan berjudul “Eben Heazer” dan dilanjutkan dengan Upacara Perjamuan Kudus sesi pertama sesi kedua.

Para jemaat sangat bersemangat beribadah-meskipun sempat turun hujan- mulai dari anak-anak muda, orangtua, sampai jemaat lanjut usia (lansia).

Dan, juga untuk penerapan protokol.kesehatan Covid-19 , selesai mengikuti Upacara Perjamuan Kudus, para jemaat Jatinegara dengan tertib dan teratur (mulai dari bangku gereja paling belakang-red) keluar satu per satu tanpa ada bersalaman atau kontak fisik.

Para jemaat harus langsung pulang ke rumah masing-masing untuk menghindari ‘kerumunan’ sebagai syarat protokol kesehatan dan kebetulan gereja memang tak menyediakan makan siang bersama (potluck).(BRO-5/Lasman Simanjuntak)

Editor  : Lasman Simanjuntak

 

Tinggalkan Balasan