Spread the love

lombpkduaJakarta, BeritaRayaOnline,-Indonesia  menawarkan alur laut kepulauan Indonesia (ALKI) 2 yang melalui Lombok Kalimantan dan Sulawesi kepada Yunani. Tawaran disampaikan karena sebagai jalur pelayaran internasional dlm 20 tahun ke depan, jalur malaka dipastikan akan semakin padat sehingga berpotensi tejadi kecelakaan.

“Saat ini sekitar 40% alur kapal internasional melintasi selat malaka. Kami prediksi 20 tahun ke depan jalur Malaka akan tidak lagi sustain. Untuk u itu, kami tawarkan jalur Lombok, Kalimantan dan Sulawesi sebgai alternatif yang menarik dan aman,” ujar Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli saat bertemu dengan Menteri Perkapalan dan Kebijakan kepulauan, Thodoris Ditsas, di Athena-Yunani, Senin (6/6/2016).

Tawaran kepada Yunani Ini penting, karena negara tesebut menguasai 30% armada kapal dunia. Mereka menguasai hampir semua jenis kapal, baik tanker  minyak, kapal pengangkut gas, kontainer, maupun kapal penumpang.

Menurut Menko Rizal Ramli, guna mengembangkan ALKI 2, pemerintah Indonesia telah berkomiten membangun dua pelabuhan besar di Lombok-Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi. Dalam kaitan itu, Indonesia mengundang pengusaha Yunani untuk berinvestasi di kedua pelabuhan tersebut.

Dritsas menyambut baik tawaran Menko Rizal Ramli. Bahkan dia mengaku, sebelumnya tidak pernah berpikir akan hal itu.

Yunani, kata dia, selama ini memang banyak menggunakan jalur Malaka bagi kapal-kapalnya. Dengan adanya tawaran ALKI 2 sebagai jalur alternatif, maka  akan sangat membantu Yunani yang dikenal sebagai raja dalam bisnis perkapalan.

“Tawaran Ini sangat menarik. Saya akan pelajari lebih lanjut, termasuk akan menbicarakannya dengan para stakeholders lain, khususnya para pelaku bisnis perkapalan di Yunani,” kata Dritsas.

Pada kesempatan itu Dritsas juga menawarkan peningkatan kerjasama di bidang perdagangan, turisme, keamanan laut, termasuk penanganan illegal fishing.

Rizal Ramli tentu saja menyambut baik Kerjasama si bidang penanganan illegal fishing. Apalagi coast guard Yunani dikenal sebagai salah satu yg terbaik di dunia.

“Kami akan tindak lanjuti. Kebetulan kami juga memiliki Badan Keamanan laut atau Bakamla yang mengkoordinir inatansi terkait yang bertanggumgjwab  dalam hal keamanan laut. (Bro-1)

Editor     : Pulo Lasman Simanjuntak

 

Tinggalkan Balasan