Spread the love

Puisi

Pulo Lasman Simanjuntak

BERJABAT TANGAN SAMPAI MATI

kubuka perjalanan sejarah tua
dua tokoh manusia purba
telah diurapi dalam kitab suci

saling bersentuhan hati
saling sehidup sampai mati

dijalin melalui persahabatan
sangat sejati sampai keturunan
berlaksa-laksa di bawah matahari

aku pun dengan senang hati
ingin bersatu dalam curahan sahabat rohani sampai dunia berakhir pasti
dan, Tuhan mau datang lagi

Pamulang, Rabu, 11 Agustus 2021

(*/sumber foto : google.com /3/9/2021)

Biodata Penyair :
Pulo Lasman Simanjuntak, dilahirkan di Surabaya, 20 Juni 1961.Menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Publisistik (STP/IISIP-Jakarta).Belajar sastra secara otodidak.Hasil karya sajaknya pertama kali dipublikasikan sewaktu masih duduk di bangku SMP, yakni dimuat di ruang sanjak anak-anak Harian Umum Kompas tahun 1977.

Kemudian pada tahun 1980 sampai tahun 2021 sajak-sajaknya mulai disiarkan di Majalah Keluarga, Dewi, Nova, Monalisa, Majalah Mahkota, Harian Umum Merdeka, Suara Karya, Terbit, Prioritas Jayakarta, Berita Yudha, Media Indonesia, Harian Umum Seputar Indonesia (Sindo), SKM.Simponi, SKM.Inti Jaya, SKM.Dialog, Majalah Hatabatak Online, dan di Rubrik Sastra HU.Bhirawa (Surabaya, Jawa Timur)

Buku kumpulan sajak tunggalnya yang sudah terbit Traumatik (1997), Kalah atau Menang (1997), Taman Getsemani (2016), Bercumbu Dengan Hujan (2021), Tidur Di Ranjang Petir ( 2021) serta Mata Elang Menabrak Karang (2021).

Sajaknya juga ikut dalam 9 Buku Antologi Puisi Bersama seperti Para Penuai Makna ( Dapur Sastra Jakarta) Syair Merdu Sang Pujangga (Guepedia Publisher), Antologi Puisi ASU (Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia), De Mantans (Teras Budaya Jakarta) Maafkan Kata-Kata (Boenga Ketjil), Meruwat & Merawat Bumi ( Teras Budaya Jakarta), Seribu Tahun Lagi ( Masyarakat Literasi Jember), Antologi Puisi Dari Negeri Poci 11 Khatulistiwa ( Kosa Kata Kita-KKK Jakarta) dan Frasa di Langit Maya (Batam).

Namanya juga telah masuk dalam Buku Pintar Sastra Indonesia Halaman 185-186 diterbitkan oleh Kompas (PT.Kompas Media Nusantara) cetakan ketiga tahun 2001 dengan Editor Pamusuk Eneste, serta Buku Apa & Siapa Penyair Indonesia halaman 451 diterbitkan oleh Yayasan Puisi Indonesia dengan Editor Maman S Mahayana dan Kurator Sutardji Calzoum Bahchri, Abdul Hadi W.M, Rida K.Liamsi, Ahmadun Y Herfanda, dan Hasan Aspahani.

Pernah aktif di Bengkel Sastra Ibukota (Jakarta) dan sewaktu masih mahasiswa aktif dalam Kelompok Sastra Kita (Jakarta).Pada saat ini tercatat sebagai anggota Dapur Sastra Jakarta (DSJ), anggota Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia IX 2021, anggota Komunitas Negeri Poci, anggota Komunitas HB.Jassin, anggota Laman Penyair Indonesia, dan menjadi anggota sejumlah group sastra dan budaya di media sosial facebook.

Sekarang ini sebagai Ketua Komunitas Sastra Pamulang (KSP), Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Bermukim di Perum.Pamulang Permai I, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.(**)

Tinggalkan Balasan