Spread the love

Puisi

Karya : Pulo Lasman Simanjuntak

CORONA DARI INDIA UTARA

arus deras api sungai merah
menyala-nyala
disembah penuh ritma

-asytoret,kamos,milkom, dan dagon-
muncul dalam berita
disiarkan pewarta dengan sebelah mata buta

mereka lalu membuang masker membabi-buta
tak ada jarak antara kuil dan dewa
semuanya sepakat menari-nari
berpesta dengan menu daging matahari

“ayo, kita semua sudah divaksin tak bakal terinfeksi ikan asin,” seru segenap tentara langit

sambil merayu tubuh-tubuh basah
berenang gaya bebas
kembali ke awan baal
yang mengawal otak-otak bebal

terdengarlah pekabaran dari rumah ibadah
sampai ke India Utara, Kolombia, dan negeri narkoba

maka terjadilah bencana
dalam bejana-bejana
paru-paru dibakar bersama
di bangsal-bangsal rumah sakit
siapa mau bertapa ?

asapnya terus melambung
di atas kota New Delhi
jadi kuburan massal
diluputi penyesalan
ditembak rudal

lalu tibalah
rombongan anak-anak lansia
membawa keranda terbalik
semua putus asa
hanya terdengar erangan kerang
desahan tabung oksigen
yang kehilangan banyak darah

bau mayat-mayat berseliweran
siap disantap
seribu burung buas

langit kota telah
lahirkan seratus sembilan puluh ribu kesunyian
di kolam krematorium diam
tiap jam
siapa mau menelan kematian
dalam jamban

mari saudagar
belajar dari negeri tegar
virus-virus liar rajin berkelakar
akan sampai juga
di pulau-pulau terluar
dan benua teranyar

Pamulang, 29 April 2021
_______________________________________
Biodata Penyair :
Pulo Lasman Simanjuntak, dilahirkan di Surabaya, 20 Juni 1961.Menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Publisistik (STP/IISIP-Jakarta).Belajar sastra secara otodidak.Hasil karya sajaknya pertama kali dipublikasikan sewaktu masih duduk di bangku SMP, yakni dimuat di ruang sanjak anak-anak Harian Umum Kompas tahun 1977.

Kemudian sajak-sajaknya mulai disiarkan pada tahun 1980-an di Majalah Keluarga, Dewi, Nova, Monalisa, Majalah Mahkota, Harian Umum Merdeka, Suara Karya, Terbit, Jayakarta, Berita Yudha, Media Indonesia, Harian Umum Seputar Indonesia (Sindo), SKM.Simponi, SKM.Inti Jaya, SKM.Dialog, Majalah Hatabatak Online, dan negerikertas.com.

Buku kumpulan sajak tunggalnya yang sudah terbit Traumatik (1997), Kalah atau Menang (1997), Taman Getsemani (2016), Bercumbu Dengan Hujan (2021), Tidur Di Ranjang Petir (2021), dan Mata Elang Menabrak Karang (2021).

Sajaknya juga ikut disiarkan dalam sejumlah Buku Antologi Puisi Bersama seperti Para Penuai Makna ( Dapur Sastra Jakarta/DSJ), Syair Merdu Sang Pujangga (Guepedia Publisher in Indonesia) Antologi Puisi ASU (Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia) De Mantans ( Teras Budaya Jakarta), Maafkan Kata-Kata (Boenga Ketjil), Meruwat & Merawat Bumi (Teras Budaya Jakarta), serta Antologi Dari Negeri Poci 11 KHATuLISTIWA (Komunitas Radja Ketjil- cetakan pertama Agustus 2021).

Namanya juga telah masuk dalam Buku Pintar Sastra Indonesia Halaman 185-186 diterbitkan oleh Kompas (PT.Kompas Media Nusantara) cetakan ketiga tahun 2001 dengan Editor Pamusuk Eneste, serta Buku Apa & Siapa Penyair Indonesia halaman 451 diterbitkan oleh Yayasan Puisi Indonesia (Cetakan kedua, Desember 2018).

Pernah aktif di Bengkel Sastra Ibukota (Jakarta) dan sewaktu masih mahasiswa aktif dalam Kelompok Sastra Kita (Jakarta).Pada saat ini tercatat sebagai anggota Dapur Sastra Jakarta (DSJ), anggota Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia IX 2021, anggota Komunitas Negeri Poci, anggota Komunitas HB.Jassin, anggota Laman Penyair Indonesia, dan menjadi anggota sejumlah group sastra dan budaya di media sosial facebook.Sekarang ini sebagai Ketua Komunitas Sastra Pamulang (KSP), Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

Bekerja sebagai Pemimpin Redaksi eMaritim.com , dan sekarang ini (tahun 2021) sebagai Pemimpin Redaksi beritarayaonline.co.id.

Bermukim di Perum Pamulang Permai I, Kota Tangerang Selatan , email pulo_lasman@yahoo.com.

Tinggalkan Balasan