Spread the love

kemenhubAmbon , BeritaRayaOnline,– Kementerian Perhubungan (Kemhub) meresmikan delapan pelabuhan di Provinsi Maluku dan 13 pelabuhan di Provinsi Maluku Utara senilai total Rp 757 miliar. Ke-21 pelabuhan pengumpan lokal dan regional yang dibangun pada periode 2007-2015 ini akan mendukung pengimplementasian program tol laut.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemhub A Tonny Budiono mengungkapkan, program tol laut merupakan langkah pemerintah untuk memperkuat jati diri sebagai negara maritim dengan membangun serta meningkatkan konektivitas di seluruh penjuru Tanah Air.

“Salah satu yang diwujudkan adalah dengan membangun infrastruktur pelabuhan untuk memperlancar arus penumpang, barang, dan jasa ke seluruh wilayah hingga ke timur Indonesia,” ungkap dia dalam sambutan peresmian 21 pelabuhan tersebut di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Senin (30/5/2016).

Sebanyak delapan pelabuhan di Maluku yang diresmikan adalah Pelabuhan Batu Merah (Rp 8 miliar), Upisera (Rp 21 miliar), Lirang (Rp 32 miliar), Seira (Rp 28 miliar), Marsela (Rp 32 miliar), Wolu (Rp 48 miliar), Adault (Rp 45 miliar), dan Damar (Rp 33 miliar).

Adapun 13 pelabuhan di Maluku Utara adalah Pelabuhan Babang (Rp 45 miliar), Pigaraja (Rp 34 miliar), Saketa (Rp 45 miliar), Pasipalele (Rp 29 miliar), Wayauwa (Rp 63 miliar), Pelita (Rp 40 miliar), Busua (Rp 28 miliar), Gita (Rp 21 miliar), Kedi (Rp 22 miliar), Subaim (Rp 34 miliar), Buli (Rp 51 miliar), Manitingting (Rp 44 miliar), dan Falabisahaya (Rp 52 miliar).

“Pengembangan pelabuhan di Indonesia timur itu menunjukkan keseriusan pemerintah membangun wilayah Indonesia timur guna menekan disparitas harga antardaerah di seluruh wilayah Indonesia,” ujar dia. (***/sumber berita/foto/beritasatu.com/30/5/2016/jubir/nuh hasibuan)

Editor  : Walter Manuhutu

Tinggalkan Balasan