Program Readsi Ikut Ambil Peranan Dalam Peningkatan Hasil Panen

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Peningkatan produksi hasil pertanian terus ditingkatkan di seluruh Indonesia untuk mencukupi kebutuhan pangan 260 juta jiwa masyarakat Indonesia.

Melalui visi Kementerian Pertanian yaitu Maju, Mandiri, Modern dan Berdaya Saing, diharapkan kebutuhan pangan tercukupi dan mampu meningkatkan ekspor sebanyak tiga kali lipat.

Program READSI adalah Program Pemerintah yang bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan dan stunting di daerah yang tertinggal.

Kabupatan Poso merupakan salah satu kabupaten lokasi Program READSI yang kegiatan di lapangan berjalan sangat kondusif, dan sudah satu tahun menampakan hasil dari program tersebut.

Diantaranya dengan adanya Sekolah Lapang (SL) para petani dibekali teknik cara bercocok tanam yang benar sehingga dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen yang melimpah.

SL telah di lakukan 8 kali di tahun 2019 untuk komoditas padi, 5 kali SL kakao, dan hortikultura 12 kali pertemuan.

Dampak yang mulai terlihat dari keberhasilan Program READSI diantaranya di rasakan oleh Kelompoktani Sinar Harapan yang berlokasi di Desa Bangun Jaya Kecamatan Pamone Selatan, Kabupaten Poso.

Sebelum mengadopsi SL hanya mampu meningkatkan produksi padi sebesar 3 ton/Ha, namun setelah mengenal SL mampu panen sebesar 4,5 ton per hektarnya.

Sedangkan untuk komoditas kakao, ada dua kelompoktani yang mengalami peningkatan produksi dari 300 kg per hektar menjadi 450 kg per hektar, yaitu Kelompoktani Sinar Wajo dan Kelompok Wanitatani Karya Bersama. Kedua kelompok tersebut benar-benar merasakan manfaat SL dari Program READSI.

Harapan yang diinginkan oleh masyarakat binaan Program READSI diantaranya adalah usahatani dapat terus berlanjut dan menjadi pilot project bagi masyarakat sekitar agar mau bertani sehingga dapat memenuhi kebutuhan pokok serta meningkatkan kesejahteraan keluarga para petani. (*/Nur Fajar)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan