Program Readsi Harus Ambil Bagian dari Program Konstratani

Jakarta, BeritaRayaOnline,-“Program READSI harus ambil peranan dan mendukung program strategis pertanian, “ujar Kepala Pusat Pelatihan Pertanian, Ir. Bustanul Arifin Caya, MDM pada acara pembukaan pertemuan Sosialisasi Pedoman Pelaksanaan Program READSI Tahun 2020 di Hotel Horison Bhuvana, 28 November 2019.

Saat ini program strategis pembangunan pertanian yang harus didukung secara penuh oleh semua pihak jajaran Kementerian Pertanian tanpa terkecuali adalah Konstratani.

Dimana dalam program ini semua pihak harus mengoptimalkan peran Balai Penyuluhan Pertanian sebagai pusat komando strategis pembangunan pertanian di kecamatan. Ke depannya semua pelatihan serta bimbingan teknis akan dilaksanakan di BPP.

Selain itu menurut Bustanul, seluruh PHLN yang ada di Badan Penyuluhan Pengembangan SDM Pertanian harus mendukung dan bersinergi dengan Konstratani yang dimana program tersebut tidak hanya memiliki visi penguatan data, tetapi juga untuk penguatan Balai Penyuluhan Pertanian.

Optimalisasi BPP menjadi momentum yang sangat baik bagi Program READSI guna mengakselerasi pembangunan pertanian, karena tidak mungkin Kostratani di kabupaten akan optimal kalau disana tidak dapat menggerakkan potensi yang ada dimana pertanian pertanian harus maju, mandiri dan modern.

Pertemuan Sosialisasi Pedoman READSI Tahun 2020 dilaksanakan selama tiga hari 28 sd 30 November 2019 dan dihadiri sebanyak 60 peserta, yang terdiri dari Tim READSI Pusat, Tim READSI di 6 Provinsi dan 14 kabupaten.
Pada tahun 2020, READSI mengadakan kegiatan untuk mendukung penguatan Balai Penyuluhan Pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan pertanian di wilayah khususnya kecamatan.

“Sehingga diharapkan Balai Penyuluhan Pertanian betul-betul dapat menjadi pusat gerakan pembangunan pertanian,” pungkasnya (*/Nur Fajar)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan