Pemulia BB Padi Dapat Penghargaan Indonesian Breeder Award 2019

Bogor,BeritaRayaOnline,-Indonesian Breeder Award merupakan penghargaan kepada para pemulia tanaman di Indonesia.

Event ini diselenggarakan oleh Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (PERIPI), dibawah naungan Institut Pertanian Bogor (12/10/2019).

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas jasa para pemulia tanaman di Indonesia, dalam menghasilkan varietas yang bermanfaat bagi petani. Dr. Yudhistira Nugraha mendapat penghargaan sebagai pemulia tanaman pangan terbaik.

Yudhistira Nugraha terpilih berdasar dua kriteria penilaian yaitu Nilai Varietas yang dihasilkan dan Nilai Pemulia.

Aspek penilaian varietas dilihat dari nilai manfaatnya untuk petani. Luas pemanfaatan di petani menjadi salah satu poin penting penilaian.

Varietas yang telah dihasilkan oleh Yudhistira dan tim, Inpari 30 Ciherang Sub1, merupakan varietas padi sawah turunan Ciherang dengan keunggulan mampu bertahan pada kondisi cekaman rendaman/banjir selama 15 hari pada vase vegetatif.

Adopsi varietas ini sangat baik, sejak dilepas pada tahun 2012 sampai tahun 2018, Inpari 30 Ciherang Sub1 telah mendominasi luas area tanam pada urutan ke-4, yaitu seluas kurang lebih 969.573 ha, yang tersebar di propinsi-propinsi di Indonesia.

Inpari 30 memiliki kualitas gabah dan beras yang baik setara dengan Ciherang, yang merupakan varietas paling popular di petani sampai saat ini.

Selain Inpari 30 Ciherang Sub1, varietas yang telah dihasilkan oleh Yudhistira dan tim antara lain adalah varietas padi hibrida:, Hipa 3, Hipa 4, Hipa 5 Ceva, Hipa 6 Jete.

Selanjutnya Inpari 29 yang toleran rendaman, varietas padi sawah tadah hujan tahan blas dan toleran kekeringan.

Inpari 38, Inpari 39, varietas padi rawa pasang surut dan lebak dangkal-tengahan yang toleran keracunan besi. Inpara 7, Inpara 8, Inpara 9, dan Purwa.

Varietas Inpari 29, Inpari 39,  dab Inpara 8 saat ini dapat diterima baik oleh petani di masing-masing target ekosistemnya.

Pada awal tahun 2019, Yudhistira dan tim telah berhasil melepas varietas padi merah aromatik Inpari Arumba, dan Inpari 47 WBC yang tahan terhadap hama wereng coklat semua biotipe.

Sebagai peneliti, Yudhistira juga aktif menghasilkan publikasi-publikasi ilmiah baik di jurnal nasional maupun internasional.

Diharapkan penghargaan ini akan meningkatkan semangat para pemulia BB Padi dalam berekreasi dan berinovasi menghasilkan varietas-varietas unggul padi. (TS)

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan