Spread the love

CILEGON, BeritaRayaOnline,-  Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga tengah melaksanakan perbaikan jalan daerah yang berada di jalur utama menuju Pelabuhan Merak di Kota Cilegon, Provinsi Banten.Apalagi pemudik yang melintas di jalur Merak diperkirakan bakal meningkat.

“Perbaikan jalan daerah di Cilegon sepanjang 4,75 km dan perbaikan empat jembatan. Sebelumnya jalur jalan ini rusak dan sekarang sudah dilengkapi drainase dan siap serta telah mantap digunakan pemudik Lebaran 2024,” kata Wahyu Supriyo Winurseto  Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional  (BPJN) Provinsi Banten, Kementerian PUPR, pada liputan Press Tour di Cilegon, Banten, Selasa (26/3/2024)

Wahyu mendampingi Wali Kota Cilegon, H Heldy Agustian saat bersama meninjau jalan jalur mudik Cilegon menuju Merak.

Wali Kota Cilegon, mengatakan, Jalan Aat Rusli ini merupakan jalan daerah yang diperbaiki dengan menggunakan anggaran Jalan Inpres Daerah sebeaar Rp112 miliar.

“Tahun ini, dialokasikan Rp67 miliar, dan diharapkan pada 2025 nanti sudah selesai perbaikan,” jelasnya.

Menurut Wali Kota, jalan tersebut menjadi bagian penting untuk akses menuju Pelabuhan Merak. Apalagi jumlah pemudik yang akan melintasi bakal meninglat pada tahun ini.

Dari data 2022 lalu, sebanyak 37 persen pemudik menggunakan motor, sedangkan sekitat 7 persen mengunakan truk, serta 44 persennya menggunakan roda empat dan bus.

“Hampir sekitar 44 persen ini Pelabuhan Merak dan selebihnya pelabuhan Ciwandan,” katanya lagi.

Terdapat tiga pelabuhan utama, untuk melayani arus mudik Lebaran yakni Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Bojanegara serta Indah Kiat.

“Untuk Pelabuhan Ciwandan, khusus untuk motor, sedangkan roda empat melalui Merak sementara truk besar melalui Pelabuhan Bojanegara dan ditambah pelabuhan pendukung yaitu Pelabuhan Indah Kiat,” pungkasnya.

Arus lalu Lintas di Tol Tangerang-Merak Meningkat

Sementara itu arus lalu lintas kendaraan yang melintas di Tol Tangerang-Merak diprediksi meningkat 3,60% pada Mudik Lebaran 2024. Puncak arus mudik di Tol Merak juga diprediksi terjadi pada H-7 Lebaran.

Proyeksi kenaikan jumlah kendaraan itu dihitung dari H-10 hingga H+10 Lebaran 2024. Pengelola tol memprediksi jumlah kendaraan yang melintas mencapai 3,5 juta unit dengan rata-rata kendaraan yang melintas sejumlah 159.327 unit.

“Proyeksi total kendaraan yang akan melintas pada Lebaran 2024 (H-10 sd H+10) sekitar lebih dari 3.5 juta kendaraan, mengalami peningkatan sebesar 3,60% dibandingkan periode yang sama tahun 2023, atau rata-rata meningkat dari 153.790 kendaraan menjadi 159.327 kendaraan per hari. Puncak arus mudik di Tol Tangerang Merak diprediksi terjadi pada hari Rabu 3 April 2024 (H-7) sebesar 179.454 Kendaraan melintas,” kata Kepala Divisi Operasi dan Pemeliharaan Astra Tol Tangerang-Merak, Samsul Chair.

Menurutnya pengelola tol menyiapkan sejumlah fasilitas dan koordinasi antarpihak untuk mengantisipasi puncak arus mudik Lebaran 2024. Sejumlah fasilitas gardu tambahan dan petugas disiapkan di gerbang tol mulai Cikupa hingga Merak.

“Untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik dan balik Lebaran di ruas Tangerang-Merak, pada tahun ini kami akan melakukan penambahan gardu satelit di gerbang tol Cikupa masing-masing 2 unit gardu entrance dan exit untuk peningkatan kapasitas layanan transaksi. Demikian halnya pada layanan lalu lintas, kami juga tingkatkan kolaborasi layanan antar stakeholder dan instansi,” tuturnya.

Selain penambahan gardu tol dan petugas layanan transaksi, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di sejumlah titik menggunakan sistem delaying. Sistem ini akan diberlakukan jika situasi di Pelabuhan Merak mengalami kepadatan. Kendaraan menuju Merak akan dimasukkan ke rest area Km 43 dan 68.

“Selain itu, dukungan rekayasa lalu lintas aktivitas delaying system di Km 43 dan Km 68 arah Merak dan di GT Cikupa, untuk antisipasi kepadatan kendaraan penumpang keluar di GT Merak yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan untuk antisipasi arus wisata Lebaran yang juga diproyeksi mengalami peningkatan khususnya pada hari pertama dan kedua Lebaran, ke arah destinasi wisata melalui GT Serang Timur sampai dengan GT Cilegon Barat,” pungkasnya. (**/BRO-1)

Editor : Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan