Pdt.Dr.R.Y.Hutauruk : Siswa-Siswi Tamatan SD/SMP Perguruan Advent VI Jatinegara Tetap Andalkan Tuhan !

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Pdt.Dr.Richard Hutauruk, Gembala Jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara memberikan khotbah dalam acara penamatan SD-SMP Perguruan Advent VI Jatinegara tahun pelajaran 2018-2019, Minggu siang (16/6/2019) dengan ayat inti Daniel 1:6-8, dan Daniel 3:16-18 seputar cerita Daniel dan kawan-kawannya (Sadrakh, Mesakh, dan Abednego) yang merupakan anak-anak muda dari Yehuda.

“Sebagai anak muda, mereka (Daniel dkk) tidak lupa pada ajaran orangtuanya.Mereka buat Yesus jadi pemimpin mereka walaupun jauh dari orangtuanya.Mereka selalu berjalan dengan Tuhan,” ujar Pdt. Dr.R.Hutauruk di depan 14 tamatan SD/SMP Advent VI Jatinegara dan para orangtua murid serta undangan lainnya.

Walaupun mereka jauh dari orangtua, mereka tetap ingat ajaran dan pesan orangtuanya.

“Yang harus kalian pegang, sama seperti Daniel dan kawan-kawan yang ditawan di Babilon, mereka tidak pernah merubah kepercayaan iman mereka, walaupun tinggal di istana sekalipun,” kata Pdt.Hutauruk yang menyampaikan Firman Tuhan ini kepada 14 orang lulusan siswa/siswi SD/SMP Advent VI Jatinegara.

Dikatakannya lagi, Daniel dan kawan-kawan selalu mengandalkan memuliakan nama Tuhan seperti tertulis dalam Yeremia 17: 7.

” Bersama dengan Yesus kita akan menang,.Baca Amsal 3:5 .Mari kita tetap percaya dan mengandalkan Tuhan. Jangan andalkan dirimu sendiri, terutama untuk adik-adik di tempat sekolah yang baru nanti,” pesannya.

Mengapa Daniel punya prestasi tinggi? Karena Daniel dan kawan-kawan senantiasa mengandalkan Tuhan.

“Daniel dan kawan-kawan selalu menyenangkan Tuhan.Dari masalah ke masalah yang dihadapi, Tuhan mengizinkan mereka selalu menang,” pungkasnya.

“Saya yakin sebelum kalian belajar, para guru tiap pagi mengajak berdoa dan baca Firman Tuhan.Inilah yang membuat kalian makin kuat dalam iman.Ingat selalu nasehat para guru,” tegasnya.

“Saya selalu ingat nasihat guru, dulu Om tak pakai sepatu dan sandal, berjalan kaki 20 km.Om tetap ingat nasihat guru, kelas I SD umur 7 tahun baru diajar membaca.Kalian bersyukur bisa masuk dari TK, SD, SMP, dan seterusnya.Saya yakin anak-anak didik selalu ingat nasihat orangtua dan guru,” ujarnya.

Pada bagian lain dari khotbahnya, Pdt.R.Y.Hutauruk, menyinggung salah satu contoh dari Daniel (Daniel 6:11-12). Tiga kali Daniel berdoa dan menghadap ke Yerusalem.

“Daniel berdoa tiga kali sehari,bagaimana dengan anak-anak ,saudara dan para orangtua murid.Tragedi terbesar zaman imi bukan doa yang tak dijawab, tetapi doa yang tak pernah dipanjatkan,” kilahnya.

Harus melakukan perubahan dan pembaruan rohani, harus “berubah secara rohani” (Roma 12:2).Hidup yang harus bersama Yesus karena kita mau melakukan suatu perubahan secara rohani, dan karakter.

Menurut Pdt.R.Y.Hutauruk, Daniel mengekspresikan kasih Allah dalam kehidupannya.

“Kasih Allah tetap ditunjukkan dimana saja kalian berada.Bila kalian berhasil kelak, suatu saat kalian akan menjadi pemimpin, termasuk pemimpin di gereja ini.Praktikkan kasih Allah.Saya mohon para orangtua yang hadir, anak-anak yang tamat SD tetap lanjutkan pendidikan SMP di sini.Kita janji memberikan yang terbaik baik dalam proses belajar dan mengajar,” ucapnya.

Pada akhir khotbahnya Pastor Dr.R.Y.Hutauruk berpesan agar anak-anak sekolah maupun di gereja suka baca Alkitab .

“Anak-anak yang suka baca Alkitab pasti lebih pintar daripada anak-anak yang tak baca Alkitab.Anak-anak Allah selalu pintar karena senantiasa mendahului nama Tuhan,” ucapnya sambil mengutip Firman Tuhan yang terakhir yaitu Matius 6:33.(Bro-1)

Editor : Pulo Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan