Spread the love
JAKARTA,- BeritaRayaOnline,- Ngabuburit Road Show II (kedua)  untuk Taufiq Ismail akan berlangsung di Kota Tua, Jakarta, pada Sabtu 23 Maret 2024 mulai pukul 16.00 WIB sampai selesai.
Deklamator nasional Jose Rizal Manua, Imam Ma’arif, Exan Zen, Boyke Sulaiman, dan Octavianus Masheka akan menyemarakkan Road Show to Taufiq Ismail ke-2. Digelar di Kota Tua Jakarta, sekalian ngabuburit menjelang berbuka puasa.
Juga, ada Mita Katoyo, Dewi Arifiani, Silvy, dan Narima Beryl Ivana Chua dari Universitas Indonesia, Fachri dari Universitas Negeri Jakarta, serta Aldida Nuhwanto, Calista Adinda, Filza Hayuning Wafa, dan Muhamad Rizky dari Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).
Selain pembacaan puisi-puisi karya Taufiq Ismail, juga ada musikalisasi puisi karya sastrawan tersebut, oleh grup musikalisasi Karya Sankara Musikal dari PNJ dan Lingkaran Musikal.
Ngabuburit seru ini akan dipandu duo MC keren, Sera dan Nana dari PNJ. Mari sama-sama kita support para mahasiswa dari berbagai kampus itu, sebagai bagian dari gerakan regenerasi pegiat seni dan budaya.
Ngabuburit Road Show II pada Sabtu, 23 Maret 2024 itu, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju Anugerah Sastra & Budaya 2024 untuk Taufiq Ismail.
Ini merupakan kolaborasi Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta, Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, dan Komunitas Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI).
Ngabuburit Road Show Pertama
Ngabuburit Road Show tahap pertama (1)  menanti waktu berbuka. “Dengan puisi, aku bernyanyi. Sampai senja umurku nanti,” begitu nyanyian orang-orang muda, menjelang berbuka puasa, telah berlangsung pada Sabtu, 16 Maret 2024 lalu. Mereka menyanyikannya dengan riang-gembira di pelataran Taman Ismail Marzuki Jakarta Pusat. Ada apa dengan Taufiq Ismail?
Itu wujud apresiasi orang-orang muda untuk Penyair sekaligus Tokoh Sastra Taufiq Ismail. Itu Ngabuburit Road Show tahap pertama (I) dari 6 kali road show yang sudah diagendakan untuk Taufiq Ismail.
 “Kami memilih Taman Ismail Marzuki sebagai tempat Ngabuburit Road Show I, dalam hal ini mewakili wilayah Jakarta Pusat,” ujar Octavianus Masheka, sang penyelenggara.
Di Ngabuburit Road Show I pada Sabtu itu   tampil para pembaca puisi kelas kakap, yaitu Jose Rizal Manua, Imam Ma’arif, Octavianus Masheka, Exan Zen, R. Monowangsa Saradani, dan Boyke Sulaiman. Sosok dan atraksi mereka tentu saja sudah dikenal secara luas oleh publik sastra nasional.
Mereka membacakan puisi-puisi karya Taufiq Ismail. Yang menggembirakan, acara sastra itu dihadiri oleh orang-orang muda, yang merupakan mahasiswa dari berbagai kampus di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Antara lain, dari Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gunadarma, dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Octavianus Masheka selaku Ketua Umum Komunitas Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) menyebut, kehadiran mahasiswa dari berbagai kampus tersebut, adalah bagian dari gerakan regenerasi para pegiat sastra.
Mereka tentu saja bukan hanya hadir sebagai penonton. Komunitas TISI memberi ruang kepada mereka untuk berekspresi. Baik sebagai pembaca puisi, maupun secara berkelompok dalam musikalisasi puisi. Pada Sabtu itu, juga tampil Petra Musikal, grup musikalisasi puisi yang memenangkan lomba musikalisasi puisi di DKI Jakarta.
Di kesempatan yang sama, juga ditampilkan Karya Sankara Musikal, grup musikalisasi puisi dari Prodi Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). “Ini bagian dari proses pembelajaran secara kreatif. Di momen ini, mereka bisa saling menginspirasi,” ujar Octavianus Masheka lebih lanjut.
Dalam hal pembacaan puisi, juga demikian. Antara lain, tampil Nasya Indarpramesti dari UI, Fachri dari UNJ, dan Muhamad Rizky dari PNJ. Di momen Ngabuburit Road Show I pada Sabtu itu, mereka leluasa berinteraksi dengan para pembaca puisi senior tersebut. Itu merupakan bagian dari gerakan regenerasi para pegiat sastra. Bahkan, untuk Master of Ceremony (MC), dipercayakan kepada Sera dan Nana dari PNJ.
Anugerah Sastra & Budaya 2024
Ngabuburit Road Show I pada Sabtu, 16 Maret 2024 itu, merupakan awal dari rangkaian kegiatan menuju Anugerah Sastra & Budaya 2024 untuk Taufiq Ismail. Ini merupakan kolaborasi Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta, Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, dan Komunitas Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI).
“Kolaborasi ini sangat diperlukan, karena kami menggelar Road Show to Taufiq Ismail. Road Show itu akan dilakukan di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan di Kepulauan Seribu,” ungkap Octavianus Masheka.
Di Ngabuburit Road Show I di Taman Ismail Marzuki (TIM), yang masuk wilayah Jakarta Pusat, hadir Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat, Moh. Nurdin. “Kami tentu saja mendukung kegiatan ini. Apalagi aktivitas ini melibatkan para mahasiswa, sebagai gerakan regenerasi para pegiat seni budaya dan sastra,” tutur Moh. Nurdin.
Anugerah Sastra & Budaya 2024 untuk Taufiq Ismail akan diberikan pada Selasa, 25 Juni 2024 di Teater Besar, TIM. Sejumlah kegiatan sastra akan digelar, sejak Sabtu, 16 Maret 2024, hingga malam puncak acara tersebut. Selain Road Show, juga akan ada sejumlah lomba. Dengan kata lain, event untuk Taufiq Ismail ini akan berlangsung sekitar 3 bulan lamanya.
Kita tahu, Taufiq Ismail adalah tonggak sastra penting Indonesia. Taufiq Ismail lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 25 Juni 1935 dan dibesarkan di Pekalongan, Jawa Tengah.
Mengacu kepada tahun berkaryanya, Taufiq Ismail adalah tokoh sastrawan Angkatan 66. Itu adalah periode sastra yang pertama kali dicetuskan oleh HB Jassin pada tahun 1966. Salah satu karya Taufiq Ismail yang ia tulis pada 1966 adalah “Kita adalah Pemilik Sah Republik Ini.”
Tidak ada pilihan lain
Kita harus berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
Berarti hancur
Salam dari saya Isson Khairul
Persatuan Penulis Indonesia.
(**/BRO-2)
Editor : Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan