Spread the love

spadukkramatJakarta, BeritaRayaOnline,-“Kalau ada yang mengatakan Operasi Pasar (OP) besar-besaran daging sapi segar dan daging sapi beku sebagai ‘seremoni, perusahaan yang ikut bermitra akan saya cabut. Ini bukan ‘seremoni’ ,” bantah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman  atas pertanyaan seorang wartawan usai melakukan ‘sidak’ ke lapak di Los  II daging sapi Pasar Tradisionil Kramatjati, Cililitan, Jakarta Timur, Kamis pagi (30/6/2016).

‘”Operasi pasar daging sapi murah akan terus berlanjut,  ini bukan ‘seremoni’ semata,” tegasnya.

Mentan Andi Amran Sulaiman mengatakan lagi, jika distributor yang sudah bekerjasama dengan Kementerian Pertanian untuk merubah struktur pasar daging sapi ada yang ‘bermain’, pihaknya tidak segan-segan akan mengambil tindakan tegas seperti mencabut rekomendasi impor daging sapi.

“Kami minta semua komponen bangsa untuk mendukung program pemerintah khususnya Instruksi Presiden Jokowi. Kami harapkan pula media massa untuk ikut mensosialisasikan bahwa daging sapi beku juga sangat higenies dan berkualitas,” pintanya.

spanduksantaSementara itu Atun, pedagang daging sapi segar yang ditemui BeritaRayaOnline di Los Mandala Pasar Tradisionil Kramatjati, Cililitan, Jakarta Timur, Kamis subuh (30/6/2016), menuturkan saat ini harga daging sapi segar di kisaran Rp 115.000/kg sampai Rp 120.000/kg. Namun, Atun juga menjual daging sapi beku (operasi pasar Bulog) seharga Rp 85.000/kg.

“Saya sudaah menjual daging sapi beku Bulog sejak dua hari awal Ramadhan.Alhamdulilah, animo masyarakat sampai hari ini cukup baik. Rta-rata penjualan daging sapi beku 50 kg per hari,” katanya.

Sedangkan Asep, pedagang sapi segar asal Pandeglang , mengatakan sebenarnya para pedagang sapi mengharapkan harga daging sapi segar bisa murah dan terjangkau konsumen.”Namun, pedagang kan tergantung harga dari  rumah jagal. Saya sih inginnya harga daging sapi murah, tetapi pembelinya banyak,”pungkasnya. (mur.se/bro-satu)

Editor    : Pulo Lasman Simanjuntak

 

Tinggalkan Balasan