Spread the love

IMG-20160715-WA0003Surabaya, BeritaRayaOnline,-Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka rapat koordinasi (rakor) pangan dalam rangka peningkatan luas tambah tanam padi dan serapan gabah petani (sergap) tahun 2016 di Surabaya, Jawa Timur, Jumat pagi (15/7/2016).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan impor bahan pangan di Indonesia pada tahun 2016 ini telah turun 47,5 persen berdasarkan data dari BPS.

“Hal ini baru pertama kali terjadi.Bila ini bisa kita jaga hingga akhir tahun ini, kita akan ekspor pangan tahun depan,” katanya optimis seraya menambahkan luas tambah tanam pertanian di wilayah Jawa Timur tahun ini seluas 1 juta hektar.

Rakor pangan ini  antara lain dihadiri Gubernur Jawa Timur R.Soekarwo dan Pangdam V Brawijaya Mayjend (TNI) I Made Sukadana.

IMG-20160715-WA0000Pada kesempatan itu Gubernur Jawa Timur R.Soekarwo memberikan laporan dihadapan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Provinsi Jawa Timur telah surplus beras 5 juta ton pada 2015.

“Bahkan Provinsi Jawa Timur sudah masuk industri menyusul DKI dan Jawa Barat.Uniknya Jawa Timur jadi wilayah industri agro pertama di Indonesia,”ucapnya.

IMG-20160715-WA0001Sedangkan Pangdam V Brawijaya Mayjend (TNI) I Made Sukadana berjanji target Upsus Pajale 2016 akan terus ditingkatkan.

IMG-20160715-WA0002(mur.se/bro-satu)

Editor : Pulo Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan