Menko Puan : Anak Usia Sekolah dari Keluarga Kurang Mampu Berhak Terima Bantuan Tunai Pendidikan

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Menteri Koordoniator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyampaikan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen agar anak-anak usia sekolah dapat mengenyam pendidikan dengan baik dan belajar dengan nyaman melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP).
“Pemerintah akan terus menjamin dan memastikan seluruh anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu terdaftar sebagai penerima bantuan tunai pendidikan sampai lulus SMA/SMK/MA,” ucap Menko Puan.
Puan Menuturkan bahwa pemerintah saat ini telah memberikan bantuan berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada 19,4 juta anak untuk mempermudah akses pendidikan bagi anak usia sekolah, baik melalui sekolah maupun kursus-kursus.
Sebelumnya, KIP ini diberikan sebagai penanda dan digunakan untuk menjamin serta memastikan seluruh anak usia sekolah (6-21 tahun) dari keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk mendapatkan manfaat Program Indonesia Pintar bila terdaftar di Sekolah, Madrasah, Pondok Pesantren, Kelompok Belajar (Kejar Paket A/B/C) atau Lembaga Pelatihan maupun Kursus.
Puan menjelaskan bahwa pada tahun 2018 KIP ini akan ditingkatkan untuk menjangkau 17.927.308 anak. Dia percaya bahwa melalui KIP, anak-anak usia sekolah nantinya bisa memberikan dampak terhadap kemajuan zaman. “Banyak anak nantinya akan bisa bersekolah. Saya harap mereka juga akan memiliki pengetahuan yang luas, keterampilan, dan ketahanan moral yang memadai,” ucapnya.
“Negara yang ditopang dengan sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, akan menjadi Negara yang maju, kuat dalam persaingan, dan memiliki karakter,” tutur Puan.
Diketahui, pekan ini Puan melakukan kunjungan kerja di Jawa tengah dengan membagikan KIP ke beberapa perwakilan sekolah dan memberikan bantuan berupa komputer dan buku bacaan. Sebanyak 160 komputer dan 800 buku bacaan disalurkan kepada 8 sekolah di Klaten dan Boyolali. Setiap sekolah mendapatkan bantuan 20 komputer dan 100 buku bacaan.(***)

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan