Spread the love

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Penyair, sastrawan, dan juga dikenal sebagai wartawan senior, Pulo Lasman Simanjuntak, dilahirkan di Surabaya, 20 Juni 1961.

Menempuh pendidikan di
Sekolah Tinggi Publisistik (STP/IISIP-Jakarta) angkatan tahun 1981 bersama Penyair Arief Joko Wicaksono, Harianto Gede Panembahan, Human S Chudori, Isson Khairul.

Belajar sastra secara otodidak.Hasil karya sajaknya pertama kali dipublikasikan sewaktu masih duduk di bangku SMP, yakni dimuat di ruang sanjak anak-anak Harian Umum KOMPAS pada tahun 1977.

Kemudian pada tahun 1980 sampai tahun 2022 sajak-sajaknya mulai disiarkan di Majalah Keluarga, Dewi, Nova, Monalisa, Majalah Mahkota, Harian Umum Merdeka, Suara Karya, Jayakarta, Berita Yudha, Media Indonesia, Harian Sore Terbit, Harian Umum Seputar Indonesia (Sindo), SKM.Simponi, SKM.Inti Jaya, dan SKM.Dialog.

Selanjutnya karya puisinya dimuat (dipublish) di HU.Bhirawa (Surabaya), Koran Media Cakra Bangsa (Jakarta), Majalah Habatak Online, negerikertas.com, Harian Umum Utusan Borneo, Sabah (Malaysia) , Portal Sastra Litera.co.id, ayosekolah.com, KABNews.id, bicaranetwork.com, brainly.co.id, wallpaperspeed.id, majalahsuluh.com, sudutkerlip.com,myberitaraya.blogspot.com, beritarayaonline.co.id,kompasiana.com, antaranews.com, kliktimes.com, suarakrajan.com, widku.com, literanesia.com , hariandialog.com, bisnistoday.co.id, sepenuhnya.com, ruangpekerjaseni.com, majalah digital Apajake, matamata.co, borobudurwriters.id, majalah digital Elipsis, cakradunia.co, narasipos.com, potretonline.com, indonesiana.id, spektrum-ntt.com, spektrumnasional.com, majalah bulanan Jurnal Pemuisi (Malaysia), haluankita.com, agapetanpabatas.com, lopocogito.blogspot.com, kibrispdr.org, Jurdik.id, yz.dhafi.link, s
pronusantara.com, penakota.id.

Karya puisinya juga telah dimuat (dipublish) di media online harianhaluan.id, id.beritayahoo.com, koranpelita.com, poskota.co, sabahtaim.com (kinabalu, sabah, malaysia), rumahliterasisumenep.org, gunem.id, koran Suara Sarawak, Kuching, Malaysia, website ubahlaku.id, riausastra.com, lamanriau.com, menara62.com, blog.akunda.net, bambangkariyawan.blogspot.com, greatfon.com, tirastimes.com, kebumenupdate.com, jakarta.suaramerdeka.com, omong-omong.com, mbludus.com,
Majalah Digital Semesta Seni, kapitanews.id, Majalah Digital Mutiara Banten, rembukan.com, idestra.site, ompiompi.com, pustakaekspresi.com, humaniora.id, sinartabagsel.web.id, Harian Umum Nusa Bali, portalnusa.id, indopos.co.id, madrimpos.com, harianterbit.co, pcnupati.or.id, website mutiara-banten.com, nolesa.com, obamaklik.id, tanpabatas.art, captwapri.id, maca.web.id, genmilenial.id, jemparing.info, serta jlcadventist.org.

Buku kumpulan sajak tunggalnya yang sudah terbit “Traumatik”(1997), “Kalah atau Menang” (1997), “Taman Getsemani”(2016), “Bercumbu Dengan Hujan ” (2021), “Tidur Di Ranjang Petir” (2021),  ” Mata Elang Menabrak Karang” (2021), “Rumah Terbelah Dua ” (2021).

“Pada saat ini saya tengah persiapan untuk penerbitan buku antologi puisi tunggal ke-8 berjudul MEDITASI BATU,” katanya di Jakarta, Senin siang (8/5/2023).

Sajaknya juga termuat dalam 25 Buku Antologi Puisi Bersama Penyair di seluruh Indonesia.

Beberapa karya puisinya juga telah diterjemahkan (dialihaksarakan) kepada penulisan aksara Arab Melayu dan bahasa Inggris.

Pada Minggu 18 September 2022 puisinya berjudul POHON ITU KESUNYIAN atau THE TREE WAS SILENT mendapat sertifikat keunggulan dari GLOBAL POETRY FORUM karena dinilai puisi tersebut luar biasa.

Namanya juga telah masuk dalam Buku Pintar Sastra Indonesia Halaman 185-186 diterbitkan oleh Kompas (PT.Kompas Media Nusantara) cetakan ketiga tahun 2001 dengan Editor Pamusuk Eneste, serta Buku Apa & Siapa Penyair Indonesia halaman 451 diterbitkan oleh Yayasan Puisi Indonesia dengan Editor Maman S Mahayana dan Kurator Sutardji Calzoum Bahchri, Abdul Hadi W.M, Rida K.Liamsi, Ahmadun Y Herfanda, dan Hasan Aspahani.
Pada tahun 2021 mendapat piagam dan medali penghargaan SETYA SASTRA NAGARI (30 tahun Kesetiaan Sastra Indonesia) oleh Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia dengan kurator Rg.Bagus Warsono.

Dan, pada bln Juni dan Juli 2022 berturut-turut karya puisinya memperoleh juara III dan juara II Puisi Pilihan Terbaik oleh Komunitas Sastra SNW ( Sastra Nusa Widhita).

Pada Kamis 10 November 2022 karya puisinya berjudul RITUAL AIR TANAH memperoleh penghargaan sebagai PUISI TERBAIK 1 (juara pertama) pilihan admin Komunitas Sastra SNW (Sastra Nusa Widhita). Puisinya berjudul DARI BENUA LAIN terpilih sebagai 200 Puisi Pilihan Lomba Cipta Puisi Group Facebook Hari Puisi Indonesia (HPI) tahun 2022, dan diterbitkan dalam buku antologi puisi berjudul PUISI DI TANAH CAHAYA (Maret 2023).

Diundang secara khusus melalui Penyair Nanang R Supriyatin untuk membacakan puisi karya sendiri berjudul KAPAL INDUK OLENG dalam acara Sastra & Budaya SENJA BERPUISI ke-13 di Selasar Gedung Panjang Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) pada bln November 2022, serta membaca puisi berjudul DRAMA SEHARI dalam acara sastra “Ngopi Sore Tempo, Sastra, Kata, dan Media” di Cafetaria Planetarium PKJ TIM pada bln Oktober 2022.

Selain itu sering diundang Komunitas Sastra (acara sastra) untuk melakukan liputan seni & budaya di Teater Kecil , Teater Besar, khususnya di Pusat Dokumentasi Sastra HB.Jassin (PDS) di TIM Jakarta sepanjang tahun 2022 sampai Mei tahun 2023.

“Pada Rabu lalu ,3 Mei 2023 saya juga diundang untuk.melakukan liputan HUT ke-15 Pesta Pora Sastra Reboan di Pusat Dokumentasi Sastra HB.Jassin ,Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki,” katanya lagi.

Ditambahkannya, pada Kamis (6 April 2023) memenangkan Lomba Menulis Dadakan (posisi nomer 4) yang bertemakan ” Pengakuan Mengapa Menjadi Penyair ” diselenggarakan oleh Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia dengan juri tunggal Penyair Wawan Hamzah Arfan.

Saat ini tercatat sebagai anggota Dapur Sastra Jakarta (DSJ) , Komunitas Dari Negeri Poci (KDNP), Senja Berpuisi, Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI), Sastra Nusa Widhita (SNW), anggota Sastera Sahabat Kita (berpusat di Sabah Malaysia) , Bengkel Deklamasi Jakarta, Forum Sastra ASEAN, Sastra Indonesia-ASEAN, Berita Sastra Asean, Kampung Seni Jakarta, Penikmat Seni Budaya, Sastra Indonesia Baik Saja, serta Ketua Komunitas Sastra Pamulang (KSP).

“Di tengah kesibukan saya sebagai jurnalis dan ketua jemaat (penatua jemaat-red) GMAHK Jatinegara, sampai hari ini saya tetap berkarya menulis puisi.Menulis Puisi Memang Tak Pernah Mati, itu motto saya sebagai penyair yang lahir pada angkatan tahun 1980-an,” pungkasnya.

Berikut tiga puisi terbaru karya Penyair Pulo Lasman Simanjuntak.Selamat membaca.

SAJAK BERAPI

Karya : Pulo Lasman Simanjuntak

sajak berapi
telah ditulis
dari kedalaman lautan hati

kelamin baal lalu membuntingi kejahatan
maka lahir prematur ribuan koruptor
yang merampas amat ganas
delapan puluh triliun rupiah
tanpa sisa

untuk pamer kekayaan
sampai naik ke takhta pemerintahan
bermukim setan yang pandai berjoget ria
untuk kepelesiran dunia
sodom dan gomora

sajak berapi
juga telah menulis
dengan titisan tinta darah segar
utang negara tujuh belas ribu triliun rupiah
tumbuh sekuntum bunga beracun
dengan garansi pelabuhan laut, udara, jalan bebas hambatan, bendungan, kereta cepat
sampai kepada para predator anak-anak
telah kehilangan bangku sekolah digital

sajak berapi
mau siarkan
impor beras lima ratus ribu ton
untuk makan penghuni semesta alam
krisis pangan di lahan pekarangan

santapan mewah para raja di negeri-negeri
suku terasing
bersiap untuk perang bintang
di ujung akhir zaman

sajak berapi
lalu datang menghadap mezbah yang juga terbakar api dan belerang
bersama miliaran orang penakut, tidak percaya, keji, pembunuh, orang-orang sundal, tukang sihir, pendusta, dan penyembah berhala

sehingga sajak berapi
disiksa siang dan malam
mengerikan !

Jakarta, Minggu 23 April 2023

BENIH MATI

benih mati
kutabur ribuan tahun
sepanjang ladang
ibadah batin
roh-roh palsu

tumbuh begitu liar
jadi akar kepahitan
matahari merah menyala
membentur semak belukar
seperti keangkuhan mata berhala
di bukit para imam tenung
yang dibakar ilalang atau gandum

pernah suatu ketika
dinyanyikan musik cadas
iramanya brutal dan keras
berdansa ria perzinahan

amarahku ikut terbangun
bersatu dengan gigi pedang
terperosok di rusuk ranjang

benih mati
juga disebar dalam sembahan
dewa ketamakan
tersingkir dari atas kerubim
melukis di atas kanvas hitam
penyesalan sejak aku pandai
menulis prosa kedegilan
perpisahan anak-anak laut
yang kini dibatasi ruang dan waktu

BUMI BARU

sudah mezbah pagi dan petang
kudaki sambil berlari
menempuh peta perjalanan
nenek moyangku bangsa ibrani
di gurun pasir sampai bait suci salomo

aku juga rindu tidur pulas
di negeri-negeri berair anggur
makan roti perjamuan
mengunyah sepotong daging
berdarah penebusan
di kaki bukit tengkorak

dari rumah kitab suci
dibungkus roh nubuat
lahirlah seorang bayi menua
setiap hari tubuhnya berkobar-kobar
mau berbuah lebat
sampai seratus kali lipat
mengenakan jubah putih kebenaran

sampai akhirnya
di ujung perjalanan dua bulan
kusampaikan kepada berlaksa-laksa
pelayan bersayap kembar
untuk terbangkan segera
tulang-tulang rohaniku
ke langit dan bumi baru

Jakarta, 27 April 2023

(***/BRO-2)

Editor : Jhonnie Castro

Tinggalkan Balasan