Spread the love

MENGAPA IMAN ABRAHAM BERUBAH-UBAH, APA APLIKASINYA KEPADA KEHIDUPAN KEROHANIAN KITA ?

(Seri Pertama)

Disusun oleh : Lasman Simanjuntak, Ketua Jemaat GMAHK Jatinegara

Lebih jauh tentang Abraham yang dikutip dari Buku Roh Nubuat (Ellen G White) Alfa & Omega Jilid I Sejarah Para Nabi Bab 11 Hal 136 “Panggilan Kepada Abraham”.
Dan, dapat dilihat dalam pelajaran ke 6 Sekolah Sabat (SS) “Asal-Usul Abraham” dengan ayat inti Ibrani 11:8.

A) Abram (anak Terah-dari garis keturunan SEM) namanya dirubah oleh Tuhan (Kejadian 17:5) menjadi Abraham.

B.Abraham dibesarkan di lingkungan TAKHAYUL dan KEKAFIRAN melayani dewa-dewa lain gantinya Tuhan (halaman 136).

B) Penurutan Abraham ketika dipanggil Tuhan, “pergilah dari negerimu…” ( Kejadian 12 : 1-9) dilaksanakan TANPA BERTANYA-TANYA merupakan salah satu bukti yang menonjol perihal IMAN ( karena iman Abraham taat ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalubia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui- Ibrani 11 : 8).
Pada halaman 138 : roh nubuat menyebutkan tentang negeri perjanjian itu Abraham tidak bertanya-tanya yakni ; apakah tanahnya subur, apakah udaranya menyehatkan, bagaimana keadaan sekelilingnya, dan apakah di sana bisa mengumpulkan kekayaan.

C) Masih dalam halaman 138 Buku Alfa dan Omega jilid 1 Bab 11 halaman 136 “Panggilan Kepada Abraham”.
Dipanggil Tuhan seperti Abraham itu berarti kita dituntut meninggalkan suatu pekerjaan yang akan mendatangkan kekayaan dan kehormatan.
Harus meninggalkan PERGAULAN yang menyenangkan dan menguntungkan.Berpisah dari keluarga, dan memasuki suatu jalan yang penuh PENYANGKALAN DIRI , KESUKARAN, dan PENGORBANAN .
D) Pada halaman 140 disebutkan dikatakan “perjalanan kerohanian” Abraham dari Ur-Kasdim–Haran—Sikhem (negeri yang indah dan subur baca Ulangan 8 : 7,8) dan tiba di Kanaan yang ternyata dihuni suatu bangsa asing penyembah berhala.Di kebun-kebun didirikan mezbah untuk DEWA DEWA PALSU serta KORBAN MANUSIA dipersembahkan di atas puncak-puncak bukit.Namun, Abraham dari Kanaan sejenak mampir di Betel selalu MENDIRIKAN MEZBAH TUHAN.

E) Pada halaman 141, terjadi KELAPARAN di tanah Kanaan ( Kejadian 12 :10) di sini IMAN ABRAHAM DIUJI karena dalam KASUS BALA KELAPARAN ini hujan tidak turun, mata air menjadi kering, rumput di padang layu, kawanan kambing dan domba tak dapat rumput, dan kelaparan mengancam semua pengikutnya.
Abraham sedang mengalami KESULITAN, dan KESULITAN datang menimpanya.Namun, Abraham tetap berpegang teguh pada janji Tuhan yaitu “Aku akan memberkati engkau…Kejadian 12:3).Abraham terus BERDOA, dan IMANNYA TAK TERGONCANGKAN.
F) Namun, kenapa Abraham tetap.melanjutkan perjalanan ke tanah Mesir.Tidak bertahan tinggal di Kanaan, atau di dalam kesulitannya kembali kepada keluarganya di Ur-Kasdim dimana tak ada kekurangan roti.
Namun, Abraham mencari tempat PERLINDUNGAN SEMENTARA yang paling dekat ke negeri perjanjian dengan maksud untuk segera kembali ke tempat yang telah ditetapkan Tuhan baginya (masih hal 141-red).
Dalam kasus KELAPARAN ini Tuhan telah mendatangkan UJIAN kepada Abraham tentang BERSERAH, SABAR, dan IMAN.

G)BAHAN KHOTBAH :
* Dalam kasus BALA KELAPARAN di tanah Kanaan, dalam penderitaan, kesakitan, kesengsaraan, kemiskinan, kemelaratan, sakit yang tak sembuh-sembuh, musibah bencana alam, kehilangan kematian orang tercinta.
Roh Nubuat (Ellen G.White) berpesan dalam Buku Alfa dan Omega jilid 1 ini yakni ;
” Tetapi Ia (Allah/Tuhan Yesus-red) tidak melupakan atau meninggalkan mereka YANG BERHARAP KEPADA- NYA.Ia mengizinkan PENDERITAAN MENIMPA AYUB, tetapi Ia tidak meninggalkannya.Ia membiarkan Yohanes yang kekasih dibuang ke Pulau Patmos yang terpencil, tetapi ANAK ALLAH menemuinya di sana dan khayalnya dipenuhi oleh pemandangan-pemandangan kemuliaan yang baka.”

Masih halaman 142 disebutkan ” Allah mengizinkan PENGGODAAN-PENGODAAN MENYERANG umat-Nya agar oleh ketetapan hati serta penurutan mereka MEREKA SENDIRI AKAN DIPERKAYA SECARA ROHANI, dan agar TELADAN HIDUP mereka dapat menjadi SUMBER KEKUATAN bagi orang lain.(rancangan Tuhan selalu damai sejahtera Yeremia 29 :11).

Hal 142 : “Kesukaran-kesukaran yang menguji iman kita dengan hebatnya dan yang menjadikan seolah-olah Tuhan telah meninggalkan kita harus memimpin kita untuk datang lebih dekat kepada Kristus agar kita dapat meletakkan segala beban kita di kaki-Nya dan mengalami damai yang akan diberikan kepada kita sebagai penggantinya.” (Hal 142)

“Allah senang menguji umat-Nya di dalam DAPUR API PENDERITAAN adalah di dalam PANASNYA DAPUR API itu dimana KOTORAN-KOTORAN dipisahkan dari EMAS MURNI yaitu TABIAT KRISTEN.Yesus MENGAMATI-AMATI UJIAN itu.Ia (Yesus) mengetahui apa yang diperlukan untuk menyucikan LOGAM MULIA itu, agar dapat PANTULKAN cahaya kasih-Nya” (hal 142).

” Adalah melalui PENDERITAAN-PENDERITAAN yang menguji bahwa Tuhan MENDISPLIN hamba-hamba-Nya.

G) Bahan Khotbah : Bagaimana ujian, tantangan, penderitaan yang dihadapi para Pelayan Tuhan :
“Adalah melalui penderitaan-penderitaan yang menguji bahwa Tuhan MENDISIPLIN hamba-hamba-Nya .Ia (Allah/Yesus-red) melihat bahwa beberapa orang mempunyai KUASA yang dapat digunakan untuk MEMAJUKAN PEKERJAAN-Nya dan Ia menempatkan ORANG-ORANG ini dalam UJIAN.(hal 142)

” Di dalam pimpinan-Nya Ia membawa mereka kepada KEADAAN-KEADAAN yang MENGUJI TABIAT mereka dan menyatakan CACAT CELA dan KELEMAHAN-KELEMAHAN yang tersembunyi dari pengetahuan mereka.Ia memberikan kepada mereka kesempatan-kesempatan untuk MEMPERBAIKI CACAT CELA ini agar melayakkan mereka UNTUK BEKERJA DALAM PELAYANAN ” (Hal 142).

“Kepada para hamba-hamba Tuhan mereka DIDIDIK dan DILATIH dan DISIPLIN , dipersiapkan untuk memenuhi maksud yang agung untuk mana kesanggupan-kesanggupan itu telah diberikan kepada mereka.Apabila Tuhan memanggil mereka untuk bekerja, mereka siap sedia, dan malaikat-malaikat suci dapat bergabung dengan mereka di dalam tugas yang harus dilaksanakan di atas bumi ini ” (halaman 143).

1. Iman Abraham tampak berubah-rubah.Abraham yang meninggalkan Kanaan (krn terjadi kelaparan, Kejadian 12 : 10) menuju tanah Mesir (godaan di tanah Mesir, Bilangan 14:3, dan Yeremia 2 :18, Mesir menjadi simbol manusia yang lebih percaya pada manusia daripada kepada Tuhan, 2 Raja-Raja 18 :21 dan Yesaya 36: 6-9, di Mesir dimana air dapat dilihat setiap hari, sehingga iman tidak diperlukan krn janji tanah segera terlihat).
Abraham yang sekarang meninggalkan Kanaan berbeda dengan Abraham yang meninggalkan Ur-Kasdim.Sebelumnya Abraham digambarkan sebagai PRIA BERIMAN yang meninggalkan Ur Kasdim (Kejadian 12 : 1-9) sebagai tanggapan atas panggilan Tuhan, sekarang Abraham meninggalkan Tanah Perjanjian ATAS KEMAUAN SENDIRI.

2.Menurut Buku Roh Nubuat (Ellen G White) jilid 1, selama Abraham tinggal di Mesir, ia tidak lepas dari KELEMAHAN dan KETIDAKSEMPURNAAN manusia.Di dalam menyembunyikan fakta bahwa Sara adalah isterinya, Abraham TELAH MERAGUKAN PENJAGAAN ILAHI, yang menunjukkan KURANG IMAN.(hal 143).

Ia (Abraham ) bahwa ia sebenarnya TIDAK BERDUSTA dengan mengatakan bahwa Sara adalah saudarinya krn dia adalah anak daripada bapaknya sekalipun beda ibu.Tetapi hal menyembunyikan hubungan mereka yang sebenarnya adalah merupakan SATU PENIPUAN.Tak ada penyimpan dan kejujuran yang sungguh berkenan dihadapan Tuhan ” (Hal 143).

“Oleh karena kurangnya iman Abraham, Sarah telah ditetapkan DALAM SATU BAHAYA BESAR.Raja Mesir telah mendengar kabar tentang kecantikannya, memerintahkan agar Sara di bawa ke istana dengan maksud akan dijadikan isterinya.TETAPI TUHAN DI DALAM RAHMATNYA YANG BESAR TELAH MELINDUNGI SARAH DENGAN MENYATAKAN HUKUMAN TERHADAP SEISI ISTANA RAJA ” (hal 143)
**/dengan demikian pertolongan Tuhan itu selalu TEPAT WAKTU, karena Allah berjanji tak akan tinggalkan umat-Nya.

“Dengan tidak sadarnya Raja Firaun diselamatkan Allah krn hampir berbuat sesuatu yang akan menyakiti Abraham, tetapi ALLAH CAMPUR TANGAN dan menyelamatkan raja daripada PERBUATAN DOSA YANG BESAR ITU.

” Jangan melawan atau menyakiti hamba-hamba Tuhan seperti kasus Abraham dan Raja Firaun.Adalah suatu hal YANG MEMBAHAYAKAN untuk BERBUAT TIDAK BAIK kepada salah seorang daripada ANAK ANAK RAJA SURGA.Pemazmur menunjuk kepada pengalaman Abraham ini pada waktu ia (Raja Daud-red) berkata,” jangan mengusik orang-orang yang Kauurapi, dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku ” Mazmur 105 : 15 (hal 144).

Jika bukan karena KASIH KARUNIA atau ANUGERAH, Abraham seperti kita semua tidak akan memiliki harapan.

3.APLIKASI KEHIDUPAN : Dari pelajaran untuk ” perjalanan rohani” Abraham ini, kepada kita yakni ; seorang Hamba Tuhan yang hebat sekalipun bisa membuat KESALAHAN, namun bila langsung menyesal dan bertobat, ia tidak akan ditinggalkan Tuhan.

Dengan demikian dalam kisah ” perjalanan rohani” Abraham ini (mulai dari Ur Kasdim , Tanah Kanaan, Mesir, dan balik lagi ke Tanah Kanaan-red) telah menunjukkan betapa mudahnya -bahkan bagi orang Kristen yang setia sekalipun-dapat MENYIMPANG DARI JALAN YANG BENAR.

Sehingga KETIDAKTAATAN kepada Tuhan, tidak pernah menjadi pilihan yang baik.

Amin.
Tuhan Memberkati.
🙏🙏🙏

Pamulang, Rabu, 11 Mei 2022

(BERSAMBUNG)

Tinggalkan Balasan