Melihat Langsung Ibadah di Gereja Advent dengan Protokol Kesehatan yang Sangat Ketat

Spread the love

Jakarta,BeritaRayaOnline,- Beribadah di lingkungan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Konference DKI Jakarta & sekitarnya, terutama pada hari Sabat (Sabtu-red) senantiasa dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat untuk memutus penularan Covid-19 diantara sesama jemaat gereja.

Hal tersebut dibuktikan langsung ketika wartawan BeritaRayaOnline yang kebetulan menjabat sebagai Sekretaris KKRnet GMAHK Wilayah VII diundang “khusus” untuk Kebaktian Tutup Ibadah Sabat sekaligus acara ramah tamah di GMAHK Taman Harapan di kawasan Jln.Dewi Sartika, Jakarta Timur pada Sabtu sore (28/11/2020).

“Diukur dulu ya suhu tubuhnya, baru cuci tangan sebelum masuk ke dalam gereja,” pesan seorang seorang diakon dari GMAHK Taman Harapan yang mencegat wartawan BeritaRayaOnline persis di pintu masuk gereja.

Setelah diukur suhu tubuh dengan alat thermon gan, wartawan BeritaRayaOnline, langsung belok kiri, dan cuci tangan gunakan sabun dengan air mengalir yang “dipompa” dari bawah mempergunakan kaki.

Lalu masuk ke dalam gereja-tanpa bersalaman langsung dengan sesama jemaat- dan dipersilahkan duduk dengan ada jarak sesama jemaat.

Sesama jemaat-sebelum terjadi pandemi Covid-19- biasanya terlebih dahulu bersalaman- saat ini hanya saling senyum, dan memberi hormat dengan melipat tangan di dada saja.

Deretan bangku gereja telah diberi tanda silang “merah” sehingga satu bangku panjang hanya bisa diduduki dua orang saja (biasanya sebelum pandemi Covid-19, bisa diduduki empat sampai lima orang).

Suasana ibadah dengan terapkan protokol kesehatan yang ketat di dalam gereja advent ini, memang bisa terlihat dari kapasitas jemaat yang sangat dibatasi.Nyaris hanya 30 persen bangku yang terisi jemaat.

“Selain itu jemaat wajib memakai masker selama ibadah berlangsung,” jelas Pdt.Glenn Matindas, Gembala Jemaat GMAHK Taman Harapan.

Saat bertugas pelayanan di atas mimbar pun, kami semua menjaga jarak (satu bangku-red), dan memakai masker.

Dalam tugas pelayanan sebagai protokol acara ibadah tutup Sabat, wartawan BeritaRayaOnline sengaja memakai “double” masker medis.

Sementara di samping BeritaRayaOnline,  Pdt.Dr.Richard Hutauruk, Gembala Jemaat GMAHK Jatinegara yang akan membawakan Firman Tuhan, juga mempergunakan masker yang tertutup dengan rapi.

Dari atas mimbar, juga BeritaRayaOnline melihat semua jemaat memakai masker, dan telah duduk dengan menjaga jarak sesama jemaat.

Jadi, protokol kesehatan yang sangat ketat betul-betul dijalankan para jemaat gereja advent, termasuk ibadah bersama GMAHK Wilayah VII yang terdiri dari 9 gereja dan 2 cabang Sekolah Sabat (SS) ini.

Selama ibadah berlangsung -di tengah Kota Jakarta & sekitarnya masih dilanda virus corona yang makin mematikan ini- suasana khitmad , dan solem terlihat dari atas mimbar gereja.

Namun, seperti khotbah yang disampaikan oleh Pdt.Dr.Richard Hutauruk, pandemi Covid-19 tak menghalangi ikut untuk terus beribadah kepada Tuhan.

“Bahkan saya melihat,meskipun dengan ibadah virtual atau zoom selama pandemi Covid-19 ini, semangat jemaat, seperti di GMAHK Jatinegara tak pernah kendor,” tegas Pdt.Dr.R.Y.Hutauruk.

Sebagai protokol acara, BeritaRayaOnline juga dari atas mimbar- yang telah ditahbiskan ini -telah menghimbau agar selama ibadah ini berlangsung, tetap terapkan protokol kesehatan.

“Mohon selama ibadah ini berlangsung, jemaat tetap terapkan protokol kesehatan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19,” himbau protokol acara dari atas mimbar.

Dan, selesai acara ibadah pun, kami sesama jemaat tak bersalaman seperti biasanya.Hanya dari atas mimbar saya berkata sebelum berpisah saling ucapkan “Selamat Minggu Bekerja, salam sehat selalu, Tuhan memberkati.”

Ibadah Lewat Aplikasi Zoom

Sementara itu sejak Pemerintah RI mengumumkan secara resmi tanggal 9 Maret 2020 lalu, terkonfirmasi ada tiga orang WNI -yang bermukim di kawasan Depok, Jawa Barat- telah terpapar dan terinfeksi virus corona.

Maka mulai Senin (16 Maret 2020) wartawan BeritaRayaOnline beserta keluarga tak bisa lagi beribadah secara langsung (offline) di dalam gereja berdasarkan keputusan pimpinan organisasi gereja advent baik dari GMAHK Konference DKI Jakarta & sekitarnya maupun dari Kantor Uni Indonesia Kawasan Barat (UIKB).

Sebagai anggota Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara, Jakarta Timur, wartawan BeritaRayaOnline beserta keluarga dan seluruh jemaat GMAHK Jatinegara beribadah secara on line mempergunakan aplikasi “zoom” dari rumah masing-masing, terutama mulai Sabat (Sabtu, 21 Maret 2020).

Ibadah jemaat GMAHK secara virtual ini dilaksanakan baik ibadah hari Sabat (jam kebaktian Sekolah Sabat, jam Kebaktian Khotbah, sampai jam Kebaktian Pemuda Advent/PA) serta acara kerohanian lainnya sepanjang hari Sabat.

Bahkan juga ibadah on line Kebaktian Rumah Tangga, sampai hari Rabu untuk Kebaktian Permintaan Doa.

GMAHK Jatinegara-lokasi gerejanya bersebelahan dengan Rusunawa Jatinegara ini- memang “ditutup” untuk ibadah jemaat sampai tulisan ini diturunkan (Senin,1 Desember 2020), karena masih terjadinya pandemi Covid-19 di Kota Jakarta & sekitarnya yang trend penularan virus makin meningkat. (**)

Penulis : Pulo Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan