Spread the love

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Masih banyak warga masyarakat yang mulai tak mentaati penerapan protokol kesehatan Covid-19- semisal wajib memakai masker-padahal kasus wabah virus mutasi omicron menurut informasi dari Kementerian KesehatanRI  terus meningkat telah mencapai 506 pasien yang terkonfirmasi.

Berdasarkan liputan langsung wartawan BeritaRayaOnline di pusat perbengkelan dan servise kendaraan roda empat ( mobil ) di Jalan Raya Ceger kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, sampai Rabu kemarin (12/1/2022), para montir “terang-terangan” tak memakai masker ketika melakukan aktivitas perbaikan (servise) mobil.

Di pusat perbengkelan mobil untuk servise kaki-kaki, jok, pintu, power window, power steering, ban,as roda, velg racingAir Condition (AC), dan masih banyak lagi, para montir  tak memakai masker sebagai salah satu persyaratan untuk penerapan protokol kesehatan Covid-19.

” Tak bebas, Pak kalau saya memakai masker.Apalagi saat saya bekerja, sambil terus merokok he..he…,” ujar Rizal, seorang montir yang tak memakai masker saat ditanya BeritaRayaOnline pada Rabu kemarin (12/1/2022).

Bahkan di bengkel perbaikan ban bekas dan ban serep  serta velg mobil, montirnya mengaku tak memakai masker dan tak mau divaksin sama sekali.

“Saya tak akan mau divaksin, takut dan trauma, saat kecil sering disuntik,” ucapnya yang tetap “ngotot” tak mau divaksin dan juga tak mau memakai masker.

Begitu pula liputan BeritaRayaOnline di Pusat Perbengkelan dan Perbaikan Mobil Pondok Cabe, Kota Tangerang Selatan, banyak masyarakat hilir mudik di kawasan ini tak memakai masker.

Hal itu juga diikuti para montirnya yang juga tak memakai masker saat bekerja untuk perbaikan atau servise mobil.

Pemilik toko onderdil (spare part) juga banyak yang tak memakai masker saat melayani pembeli.(BRO-11/Lasman Simanjuntak)

Editor   : Lasman Simanjuntak

 

 

Tinggalkan Balasan