Spread the love

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi menggelar acara Malam Penghargaan Konstruksi Indonesia 2023 di Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta Pusat pada Jumat (3/11/2023). Acara ini sekaligus menutup rangkaian acara Konstruksi Indonesia 2023 yang telah diselenggarakan pada 1-3 November 2023.

“Sangat membanggakan bagi kita semua, Konstruksi Indonesia 2023 telah dikunjungi lebih dari 29.000 pengunjung dari lebih dari 400 asosiasi jasa konstruksi. Ini menunjukkan gairah konstruksi di Indonesia, dan saya yakin ke depan jasa konstruksi akan terus maju dan berkembang,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Malam Penghargaan Konstruksi Indonesia 2023 diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan kepada masyarakat jasa konstruksi atas kontribusinya dalam penyelenggaraan jasa konstruksi nasional. Penghargaan yang diberikan terdiri dari 5 kategori yaitu Kategori Pembinaan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi kepada 3 Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) tingkat Provinsi dan 3 OPD tingkat Kabupaten, Kategori Implementasi Building Information Modelling (BIM) kepada 3 penyedia jasa konstruksi.

Kemudian Kategori Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) kepada 3 penyedia jasa konstruksi, Kategori Implementasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) kepada 4 penyedia jasa konstruksi, dan Kategori Tertib Registrasi Tenaga Kerja Konstruksi Asing, kepada 1 instansi.

“Selamat kepada para penerima penghargaan, khususnya kepada pemerintah provinsi dan kabupaten, karena saya ingin memberikan bonus, bukan uang, melainkan berupa program dan training. Pemda harus terus membina jasa konstruksi agar menjadi primary force dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” ujar Menteri Basuki.

Pada kesempatan ini, Menteri Basuki juga mendorong semangat masyarakat jasa konstruksi untuk terus menggunakan produk dalam negeri dalam pembangunan infrastruktur. Ia mencontohkan pembangunan Istana Presiden di IKN yang 100% interiornya dari produk dalam negeri.

“TKDN is a must. Kalau kita belum bisa produksi sendiri, minimal pabrik untuk assembly atau perakitannya ada di Indonesia. Harus kita dorong sehingga dapat membuka lapangan kerja juga bagi kita,” katanya. TKDN atau Tingkat Komponen Dalam Negeri adalah persentase buatan dalam negeri dalam suatu produk. Pemerintah terus mendorong optimalisasi TKDN, termasuk dalam pembangunan berbagai proyek infrastruktur di tanah air.

Terakhir, Menteri Basuki mengucapkan terima kasih kepada para pelaku jasa konstruksi yang telah turut menyukseskan penyelenggaraan Konstruksi Indonesia 2023

“Mudah-mudahan pelaksanaan Konstruksi Indonesia tahun depan lebih maju dan bergairah, tidak hanya pameran, tapi juga ada seminar inovasi alih teknologi. Semoga jasa konstruksi kita selalu kompak demi pembangunan infrastruktur di indonesia yang lebih maju,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan Konstruksi Indonesia 2023 telah dilaksanakan sejak Mei 2023 hingga puncak acara pada 1-3 November 2023. Adapun agenda utamanya meliputi national call for paper & konferensi, pameran dan penghargaan konstruksi, kompetisi konstruksi, bedah buku Konstruksi Indonesia 2023, ASEAN Chartered Professional Engineers (ACPE) Forum, dan malam penghargaan Konstruksi Indonesia 2023.

Turut hadir perwakilan Kedutaan Jepang, para Pimpinan Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian PUPR, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) beserta para Pengurus LPJK, para Pimpinan Asosiasi Badan Usaha, Asosiasi Profesi, dan Asosiasi Rantai Pasok dan Badan Usaha Jasa Konstruksi, para Pimpinan Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta masyarakat jasa konstruksi lainnya. (*)

Biro Komunikasi Publik
Kementerian PUPR

Facebook : Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Twitter : @kemenpu
Instagram : kemenpupr
Youtube : kemenpu

#PUPRSigapMembangunNegeri

Editor : Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan