Lumbung Pangan Dunia akan Tercapai, Jika Ada 10 % Petani Seperti P4S dan Alumni Magang Jepang

Bandung,BeritaRayaOnline,-Dalam mewujudkan sasaran strategis Kementerian Pertanian (Kementan), Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) melalui Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) melakukan penguatan kelembagaan petani serta peningkatan kompetensi SDM Pertanian dengan menyelengarakan pertemuan Pengembangan Jejaring Usaha Alumni Magang Jepang dengan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) di Bandung, (12/09/2019).

Pertemuan yang diikuti oleh 75 alumni magang Jepang dan 30 peserta P4S dengan mengundang narasumber dari Tani Hub Indonesia, Igrow dan Balai Inkubator Teknologi (BIT) Serpong.

Pertemuan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Badan PPSDMP yaitu Prof. Dedi Nursyamsi.

Dalam sambutannya Kepala Badan menyampaikan semangat alumni Ikamaja dan P4S yang menggelora.

Dirinya sangat yakin jika lumbung pangan dunia 2045 dari Indonesia bisa tercapai.

“Lumbung pangan dunia ada di genggaman kita. Dan, yang justru sudah menggenggam lumbung pangan dunia adalah P4S. P4S yang akan mengantarkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.Jika ada 10 % petani Indonesia seperti P4S dan alumni magang Jepang maka target Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pasti akan segera tercapai,”ujarnya dengan suara penuh semangat dan optimis.

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian juga menyampaikan  akan terus mendorong P4S dan alumni magang Jepang agar terus meningkatkan produktifitas hasil pertaniannya supaya bisa bersaing produknya di pasaran kalau bisa tembus pasar ekspor seperti beberapa P4S lainya sudah mendunia produknya.

Disamping beberapa narasumber dari luar Kementan hadir juga Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP seperti Pusat Pelatihan Managemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP) Ciawi, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, BBPP Ketindan, BBPP Batu dan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cingara dimana mereka adalah pembina langsung P4S dan alumni magang Jepang se wilayah jawa. (*/Nf)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan