Spread the love

IMG-20160425-WA000120160425_103846Subang,BeritaRayaOnline,- PT.Lintas Marga Sedaya (LMS) operator jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan lalu lintas pada masa liburan saat long weekend 5-8 Mei 2016 serta saat musim mudik Lebaran Juni-Juli 2016.

“Diprediksi terjadi lonjakan volume kendaraan yang pada hari puncaknya dapat mencapai dua hingga empat kali lipat dari kondisi normal,” ujar Hudaya Arryanto, Wakil Direktur Utama PT.LMS saat menerima kunjungan media (media visit) di Kantor operasional LMS,Subang, Jawa Barat, Senin (25/4/2016).Hadir pada kesempatan itu Cristantio Prihambodo, Direktur Operasi PT.Jasa Marga dan Mahbullah Nurdin,Kabag Umum Sekretariat Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT).

Dijelaskannya, arus kendaraan keluar dari wilayah Jakarta dan sekitarnya melalui jalan tol Cipali pada saat liburan long weekend pada 5-8 Mei 2016 diperkirakan akan mengalir sejak Rabu sore (4 mei) hingga Jumat (6 Mei) dengan prediksi peak traffic yang masuk gerbang tol (GT) Cikopo mencapai sekitar 30.000 kendaraan  per hari atau dua kali lipat dari volume normal berkisar 12.000-15.000 kendaraan/hari.

“Arus balik menuju wilayah Jakarta tampaknya akan terkonsentrasi sejak Sabtu siang (7 Mei) hingga Senin dinihari (9 Mei) dengan perkiraan puncak traffic yang keluar melalui GT.Cikopo sekitar 38.000 kendaraan per hari atau 2,5 kali volume normal,” katanya.

Hudaya menjelaskan Lintas Marga Sedaya (LSM) mengantisipasi hal tersebut dengan sejumlah persiapan di lapangan antara lain dengan membuka naksimal gerbang-gerbang tol utama sesuai fluktuasi lalu lintaa yaitu 15 gardu di GT Cikopo dan 11 gardu di HT.Palimanan, dan ditambah lagi dengan 6 gardu satelit tambahan.Petugas tol di dua gerbang tol tersebut juga ditambah dari semula 90 personil menjadi 140 personil.Tak ketinggalan ditanbahkan juga persediaan uang kecil untuk kembalian pembayaran tol.

“Saya berharap masyarakat dapat membantu mempercepat transaksi di gerbang-gerbang tol Cipali dengan mempersiapkan uang pas atau dengan membayar secara non tunai menggunakan kartu flazz BCA.Kami juga mengimbau agar maayarakat dapat mengatur jadwal perjalalanannya tidak bersamaan supaya tidak timbul kemacetan khususnya saat arus balik,” pesannya.

Sebagai informasi LSM telah menerapkan sistem pembayaran non tunai di ruas tol Cipali sejak akhir Maret lalu.LSM menjalin kerjasama dengan BCA untuk penggunaan Kartu Flazz sebagai salah satu alat pembayaran di gardu tol Cipali.Sistem pembayaran elektronik yang dibangun LSM bersifat terbuka dan multibank.Ke depan LSM akan memperluas kerjasama e-payment dengan bank-bank yang memiliki ijin penyelenggaraan pembayaran elektronik.

Sementara mengenai integrasi sistem pembayaran tol Cipali dan Jakarta- Cikampek, dijelaskan persiapan yang lebih besar lagi tengah dilakukan oleh LMS untuk mengantisipasi aarus mudik/balik Lebaran di Juni-Juli 2016 yang diperkirakan membawa lonjakan traffic Cipali hingga empat kali lipata kondisi normal.

Untuk memperlancar arus lalu lintas Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR telah menginstruksikan kepada LSM dan Jasa Marga untuk mengintegrasikan sistem pembayaran tol pada jalan tol Cipali dan jalan tol Jakarta-Cikampek serta jalan tol Cipularang-Padaleunyi (Purbaleunyi).

“Proses integrasi ini direncanakan selesai pada minggu kedua Juni 2016 yakni menjelang arus mudik Lebaran 2016.Dengan adanya integrasi ini para pengendara yang asal tujuan perjalanannya menerus hanya perlu melakukan transaksi pembayaran di gerbang tol tujuan, dan tidak perlu lagi bertransaksi di GT.Cikopo sehingga diharapkan mampu mengurai antrian kendaraan secara optimal.(lasman simanjuntak)

 

Tinggalkan Balasan