Lebih Jauh Tentang Kebaktian Perjamuan Kudus

Syalom…selamat hari Sabat..selamat untuk ikut Kebaktian Perjamuan Kudus pada Sabat besok (22/9/2018) di gereja/jemaat masing-masing.

Perjamuan kudus dimulai dengan 1) upacara pembasuhan kaki yang menyatakan kerendahan hati (kesombongan,perbedaan paham, serta perselisihan disimpan dalam hati.Supaya hati bisa masuk dalam persekutuan dengan Kristus (Buku Peraturan Jemaat ediai-19 tahun 2017 Halaman 164).

2) upacara perjamuan Tuhan.

Keduanya merupakan peristiwa paling “suci” dan penuh kegembiraan (halaman 163).

Perjamuan Kudus (kutipan buku Pedoman Penatua Jemaat halaman 220).

I.Perjamuan kudus adalah a)pengampunan (selesaikan perselisihan), b) waktu untuk pembaharuan rohani,c) memperbaharui dan membangun hubungan dengan Allah dan dengan sesama manusia,d) acara perjamuan suci harus mempersatukan anggota-anggota kita, sehingga punya kekuatan dan keyakinan percaya yang diperbaharui.

Ayat-ayat Alkitab tentang Perjamuan Kudus dapat dibaca dalam 1 Korintus 11:26, Lukas 22:19 (roti lambang tubuh-Nya), dan Matius 26 : 28 (anggur lambang darah-Nya).Kemudian Yohanes 13:13,17 (teladan Yesus dalam pembasuhan kaki), Matius 26:26, Markus 14, Lukas 22 (masih tentang Perjamuan Suci), Matius 16:24 (penyangkalan diri dalam mereka yang mengikuti Yesus),Yohanes 6:53,56 (memakan ‘daging’ dan meminum ‘darah’), 1 Korintus 10: 16,17 (satu roti dan satu tubuh), 1 Korintus 11: 23,26 (memberitakan kematian Yesus), dan 1 Petrus 2:21 (penderitaan Kristus).

Dengan demikia kesimpulan apa itu arti Perjamuan Kudus ;
1) mengingatkan kematian Yesus di kayu Salib serta mengingatkan kedatangan Yesus yang kedua kali (1 Korintus 11:26.

2) pengampunan dosa/pembersihan dari dosa-dosa.

3) meluruskan pertikaian-pertikaan sesama anggota jemaat (begitu pula sesama suami, isteri, dan anak-red).

Setelah Perjamuan Kudus berakhir maka ; 1) diakhiri dengan kegembiraan/sukacita.

2) kesalahan telah diperbaiki.

3) dosa telah diampuni

4) iman dan pengharapan telah dipulihkan..(kutipan dari buku Pedoman Penatua Jemaat Halaman 225)

5) waktu untuk pembaharuan rohani , serta 6) memperbaharui dan membangun hubungan dengan Allah serta dengan sesama anggota (kutipan dari Buku Pedoman Penatua Jemaat Halaman 220).

Tuhan Yesus memberkati..

Lasman Simanjuntak/Ketua Jemaat GMAHK Jatinegara๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ™๐Ÿผ

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan