Khotbah : Bertumbuh Dalam Kristus (seri kedua)

Pengkhotbah          :  Lasman Simanjuntak

Judul Khotbah      : Bertumbuh Dalam Kristus (seri kedua)

Ayat bersahutan    : 2 Korintus 5 : 17-21

Ayat inti                  : Yohanes 15:5

 

Kehidupan kristiani itu dimulai dengan kematian-sesungguhnya dengan dua peristiwa kematian.

Pertama, kematian Kristus di Salib memungkinkan adanya kehidupan baru kita, yang bebas dari dari kekuasaan setan (Kolose 1:13-14), bebas dari penghukuman karena dosa (Roma 6:23) dan kematian itu membawa pedamaian dengan Allah dan manusia.Kedua, kematian diri memungkinkan kita menerima kehidupan yang Kristus tawarkan.Ketiga, sebagai hasilnya kita berjalan dalam kebaruan hidup.

1.Kematian Kristus : Salib menjadi pusat dari rencana keselamatan Allah.Tanpa Salib, setan dan kekuatan jahatnya tidak akan dikalahkan, masalah dosa tidak akan terselesaikan, dan kematian tidak akan dihancurkan.Melalui kematianNya di salib, Kristus menang atas setan.Mulai dari pencobaan yang berapi-api di padang belantara hingga penderitaan Getsemani.

2.Kematian Terhadap Diri : Segi penting kedua dari kebaharuan dan pertumbuhan kristiani adalah kematian terhadap diri yang lama. Rasul.Paulus dalam Galatia 2:19-20 menyatakan “Aku telah disalibkan dengan Kristus…..” serta Roma 6:6-11 : “Manusia lama kita telah turut disalibkan….”

Jadi kehidupan kristiani tidak dimulai dengan kelahiran.Itu dimulai dengan kematian.Hingga diri mati hingga diri disalibkan, tidak ada permulaan sama sekali. (2 Korintus 5 :17).

Kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus telah dibaptis dalam kematianNya.Denga demikian kita telah dikuburkan bersama-sama denga Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya sama dengan Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru (Roma 6:3-4).

Baptisan dengan demikian secara lambang membukakan pintu kehidupan baru serta menawarkan agar kita bertumbuh dalam Kristus.Lihat pertobatan Petrus,Saulus dan Tomas.
(Kolose 3:9-10 dan Matius 16:24 serta Lukas 9:23).

3.Menghidupkan Suatu Kehidupan Baru :
Suatu kehidupan yang dipenuhi buah roh, dan bahkan bukan oleh kekuatan sendiri, tetapi oleh kuasa kasih karunia yang tinggal di dalam dirinya.Kita telah tinggal dalam keluarga itu sambil menghasilkan buah-buah kasih Allah melalui kuasa dari kasih karuniaNya yang menakjubkan itu.

Jadi, bertumbuh dalam Kristus berarti suatu pertumbuhan dalam kedewasaan sehingga hari demi hari kita memantulkan kehendak Kristus dan menjalani jalan Kristus.Karena itu, pertanyaannya adalah apakah tanda-tanda pasti dari kehidupan dewasa ini serta tanda-tanda pertumbuhannya yang terus menerus?

TANDA TANDA BERTUMBUH DALAM KRISTUS

1.Suatu kehidupan Roh.
Kuasa dan kehadiran Roh Kudus yang mengubahkan di dalam kehidupan kita, itulah yang menjadikan kita putra dan putri Allah (Roma 8:14).Melalui roh itulah Kristus ada tinggal dalam kita (1 Yoh 3:24).

Dengan tinggalnya Roh itu datanglah suatu kehidupan baru , baru dimana tinggalnya Roh itu menolak cara-cara lama dalam berfikir, bertindak, dan membina hubungan yang bertentangan dengan kehendak Allah, baru juga dimana tinggalnya Roh itu menjadikan kita suatu ciptaan baru yang didamaikan dan ditebus ,dibebaskan dari dosa agar bertumbuh dalam kebenaran (Roma 8:1-6) , dan agar memantulkan gambar Yesus (2 Korintus 3:17-18).

Pemikiran-pemikiran penuh dosa disingkirkan, perbuatan-perbuatan jahat ditinggalkan, kasih, kerendahan hati, dan kedamaian menggantikan kemarahan, iri hati, dan perselisihan.Kehidupan Roh itu karenanya adalah suatu panggilan kepada tindakan rohani.

Menolak tatanan lama menurut dosa, dan turut mengambil bagian dalam penderitaan Kristus dalam kehidupan saat ini agar dapat turut mengambil bagian bersama Dia dalam kemuliaan masa mendatang.Itu adalah suatu panggilan untuk menderita, membagikan,bersaksi, menyembah, dan menghidupkan kehidupan Kristus di dalam dunia ini, di dalam masyarakat kita, dan di dalam rumah kita.Hal ini dapat terjadi hanya oleh kehadiran Roh itu yang tinggal di dalam kita.

Paulus menggambarkan kehidupan yang diberi kuasa oleh Roh ini sebagai suatu kehidupan yang secar rohani bertumbuh dan semakin dewasa.Kedewasaan seperti ini akan menolak perbuatan-perbuatan daging (Galatia 5: 19-21).Serta memeluk dan menghasilkan buah Roh (Galatia 5: 22,23).

2.Suatu kehidupan kasih dan persatuan.
Tidak ada pertumbuhan Kristiani tanpa kasih dan persatuan yang demikian.Kita dipanggil untuk mengasihi semua orang.Sesama kita adalah semua orang yang adalah milik Allah.Seorang Kristen dewasa yang bertumbuh akan memiliki jenis kasih itu, yang sesungguhnya merupakan dasar dari semua persatuan Kristiani.

3.Suatu kehidupan belajar.
Bagaimana kita memperoleh makanan rohani kita? Pada dasarnya dari dua sumber, hubungan erat dengan Allah yang senantiasa melalui belajar sabdaNya dan melalui mengembangkan kehidupan doa.(Matius 4:4, 2 Timotius 3 : 16-17, Ibrani 4:12 …”Sebab Firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam daripada pedang bermata dua mana pun, ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa da roh, sendi-sendi dan sumsun, ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita…”).

Ambil Alkitab.Pelajari setiap hari.Pelajari dengan doa.Tidak ada cara yang lebih baik untuk mengetahui kehendak Allah.

4.Suatu kehidupan doa : Jika sabda Allah adalah roti yang memberi makan jiwa kita, maka doa adalah nafas yang menjaga jiwa kita tetap hidup.Doa adalah bebicara dengan Allah ,mendengarkan suara-Nya, berlutut dalam penyerahan, dan bangkit dengan perolehan kuasa yang penuh yakni kekuatan dari Allah.Doa di Taman Getsemani memberikan kepastian bagi kemenangan di Salib.Doa yang membawa hasil adalah permohonan yang penuh penyangkalan diri, permohonan yang dipenuhi Roh, permohonan pengantaraan bagi kebutuhan orang lain.Doa adalah percakapan yang terus menerus dengan Allah, itu adalah udara jiwa , dan tanpa itu jiwa menjadi lemah dan mati.(efesus 6:18)

5.Suatu kehidupan yang menghasilkan buah : “Dari buah-nyalah, kamu akan mengenal mereka “( Matius 7:20).Menghasilkan buah adalah satu aspek penting dari pertumbuhan Kristiani.”Demikian juga kamu tak berbuah, jikalau kamu tak tinggal di dalam Aku…” (Yoh 15:4).

6.Suatu kehidupan peperangan rohani : Sebagai murid Kristiani bukanlah suatu perjalanan yang mudah.Kita sedang turut serta dalam suatu peperangan yang nyata dan berbahaya, seperti kata Rasul Paulus dalam Efesus 6: 12-13.

Sama seperti para malaikat Tuhan ikut dalam pelayanan melayani para pengikut-Nya, dengan melepaskan mereka dari kejahatan, dan menuntut mereka dalam pertumbuhan rohani (mazmur 34: 7, Mazmur 91:11, 12, Kisah Rasul 5:19,20, Ibrani 1:14, dan Ibrani 12:22).Demikian juga malaikat-malaikat yang telah “jatuh” dengan “gigih” sedang bersekongkol untuk memalingkan kita dari tuntutan-tuntutan sebagai murid.Alkitab menegaskan bahwa Setan dan para malaikatnya sedang “mengamuk” melawan pengikut-pengikut Yesus (Wahyu 12:17) dan Iblis sendiri sedang berjalan keliling seperti singa yang mengaum (1 Petrus 5:8).Perjalanan menuju pertumbuhan rohani penuh dengan “perangkap-perangkap” iblis , dan disinilah tempat dimana peperangan rohani kita terjadi dengan sengitnya.Oleh karena itu Rasul Paulus menggunakan beberapa kata tindakan yang tegas:Berdiri ! Ambil !Kenakanlah!hendaklah kamu kuat (Efesus 6: 12-13).

Dalam peperangan dengan Setan-pada akhir zaman ini- Allah tidak meninggalkan kita.Dia telah menyediakan “kemenangan” bagi kita dalam dan melalui Yesus Kristus (1 Kor 15: 57).bahkan Rasul Paulus memberikan persenjataan terdiri dari 1) ikat pingggang kebenaran, 2) baji zirah keadilan, 3)kasut Injil damai sejahtera, 4) perisai iman, 5) ketopong keselamatan, 6) pedang Roh, 7) kuasa doa yang terandalkan (Efesus 6: 13-18).Dengan dilindungi oleh persenjataan seperti itu, dengan bergantung sepenuhnya pada kuasa yang terandalkan dari Roh itu, kita pasti BERTUMBUH dalam keberanian rohani serta menang dalam peperangan yang sedang kita hadapi.

7)Suatu kehidupan ibadah, bersaksi, dan pengharapan:
Setelah kenaikan Yesus ke Sorga, dan dengan disertai Roh Kudus, jemaat mula-mula baik secara perorangan maupun secara jemaat menunjukkan pertumbuhan dan kedewasaannya dalam ibadah, persekutuan, penyelidikan, serta bersaksi (Kisah 2: 42-47, Kisah 5:41, Kisah 42:6-7).

Bahkan kata Rasul Paulus “tanpa ibadah berjemaatkita kehilangan jati diri, serta tempat bagi kita untuk bersekutu.Dan, dalam persekutuan inilah dan dalam hubungan antar pribadidengan orang lain inilah kita menjadi DEWASA dan BERTUMBUH”.(baca nasihat rasul dalam Ibrani 11:24-25).Semakin kita BERTUMBUH, dalam IBADAH, penyelidikan, serta persekutuan, maka kita semakin terdorong untuk MELAYANI dan BERSAKSI.Pertumbuhan Kristiani menuntut pertumbuhan dalam PELAYANAN (Matius 20:25-28).

Kehidupan Kristiani tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi suatu kehidupan dalam lingkaran diri sendiri, tetapi selalu untuk dicurahkan keluar dalam PELAYANAN dan BERSAKSI bagi orang lain.Penugasan agung yang terdapat dalam Matius 28 menuntut orang Kristen cukup dewasa agar dapat membawakan Injil pengampunan itu ke dunia sekitaragar semua boleh mengenal anugerah Allah yang menyelamatkan.Tanda kehidupan Roh itu dan pertumbuhan Kristiani adalah suatu kehidupan BERSAKSI yang terus meluas-Yerusalem, Yudea, Samaria, dan ujung bumi (Kisah 1:8).

Amin.Tuhan memberkati.

(** tulisan ini bersumber dari dari Buku “Apa Yang Perlu Anda Ketahui Tentang 28 Uraian Doktrin Dasar Alkitabiah “Bertumbuh Dalam Kristus” , Bab 11 : Halaman 153-165)

Pamulang, Kamis 7 Februari 2019 pukul 18.30 wib

Tuhan Yesus Memberkati.

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan