Spread the love

Cilegon, BeritaRayaOnline,-  Guna mendukung kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas pada masa mudik lebaran 2024, telah disiagakan sarana prasarana serta penempatan personil untuk rekayasa lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan.

Demikian dijelaskan oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Banten Wahyu Supriyo Winurseto  kepada wartawan peserta press tour Kementerian PUPR sehubungan dengan kesiapan arus mudik Lebaran tahun 2024 di Cilegon, Banten, Selasa siang (26/3/2024).

“Adapun panjang jalan nasional yang ada di Provinsi Banten yakni 567,90 kilometer, dengan tingkat kemantapan jalan pada tahun 2023 yakni 95,88 persen,” ujarnya.

Dikatakannya lagi,  selain menyiagakan sarana dan prasarana, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) juga akan melakukan penghentian sementara pekerjaan proyek yang berpotensi mengganggu lalu lintas, serta menyediakan posko lebaran yang tersebar di jaringan jalan nasional dengan tim tanggap bencana untuk mengantisipasi kondisi darurat pada titik rawan bencana.

“Kita juga akan berencana untuk menyediakan posko lebaran di delapan titik, yang juga di tiap posko lebaran kita juga akan standby kan DRU atau disaster relief unit, ini merupakan alat berat yang kita siapkan untuk mengantisipasi adanya kejadian-kejadian kebencanaan.Salah satu proyek pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) yang sudah diselesaikan dan memiliki peranan penting pada masa mudik kali ini yakni ruas jalan Aat- Rusli yang telah direkonstruksi sepanjang 4,74 kilometer dengan panjang jembatan 234,4 meter,” katanya.

Menurutnya jalan tersebut mempunyai peran vital, karena merupakan jalur utama menuju salah satu pelabuhan yang ada di Banten, yakni Pelabuhan Ciwandan yang nantinya akan dioperasikan untuk kendaraan motor roda dua saat masa mudik lebaran.

“Waktu itu kondisi jalannya rusak karena ada kendaraan berat, di sini kita melakukan pekerjaan rigid total sepanjang 4,7 kilometer, kemudian perbaikan pedestrian, dan perbaikan drainase, sehingga alhamdulillah saat ini sudah cukup mantap dan siap digunakan untuk arus mudik lebaran 2024,” ucapnya.

Sebagai informasi melalui Surat Keputusan Bersama (SKB), skema distribusi kendaraan pemudik dari Jawa menuju Sumatera akan melalui tiga pelabuhan utama yang ada di Banten, yakni Pelabuhan Merak, Ciwandan, serta BBJ Bojonegara.

Untuk Pelabuhan Merak hanya melayani kendaraan roda empat, dan bus, sedangkan Pelabuhan Ciwandan melayani penyeberangan bagi sepeda motor, truk BBM, dan truk sembako, sementara untuk BBJ Bojonegara melayani penyeberangan truk barang.(**/Dbs/Bro-2)

Editor : Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan