Spread the love

Cianjur, BeritaRayaOnline,- Tim Insinyur Muda Kementerian PUPR langsung terjun ke lapangan untuk membantu masyarakat terdampak bencana. Tim yang terdiri dari 99 orang CPNS Tim 1 dan Tim 2 ini langsung bergabung dengan Tim Teknis Daerah yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah untuk mempercepat penanganan pasca bencana gempa di Cianjur.

Perekayasa Ahli Madya Direktorat Rumah Khusus Direktorat Jenderal Perumahan sekaligus Koordinator Mentor bagi Tim Insinyur Muda Kementerian PUPR, Johny FS Subrata mengatakan, peran Tim Insinyur Muda Kementerian PUPR tersebut utamanya untuk melaksanakan pendampingan teknis kepada masyarakat dalam rangka rekonstruksi rumah terdampak bencana gempa bumi Cianjur.

“Tim Insinyur Muda tersebut akan mendampingi masyarakat mulai dari melaksanakan Sosialisasi Rumah Tahan Gempa (RTG), membuka klinik RTG di desa sehingga masyarakat dapat langsung berkonsultasi teknis mengenai bangunan RTG yang akan mereka bangun, serta mendampingi masyarakat saat melaksanakan pembangunan RTG,” jelas Johny.

Johny juga menambahkan, Tim Insinyur Muda ini harus memastikan rumah yang dibangun oleh masyarakat telah memenuhi spesifikasi teknis sebagai RTG.

“Setelah mendapatkan sosialisasi, masyarakat berhak memilih akan membangun RTG secara konvensional maupun menggunakan aplikator Domus atau Rumbako. Para Insinyur muda ini akan mendampingi mulai dari penyusunan RAB, proses desain, hingga memastikan proses pembangunan RTG sesuai dengan spesifikasi teknisnya,” jelas Johny.

Di lapangan, Tim Insinyur Muda Kementerian PUPR tersebut terbagi menjadi 9 kelompok. Masing-masing kelompok bertugas untuk melaksanakan pendampingan di 1-2 kecamatan. Seperti misalnya kelompok 6 yang mendapatkan tugas pendampingan di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.

Kepala Desa Ciputri Nia Novi Hertini mengatakan, masyarakat cukup antusias dengan kehadiran Tim Insinyur Muda Kementerian PUPR ini. “Masyarakat antusias dan berterimakasih telah dibantu oleh teman-teman dari Kementerian PUPR yang ahli dalam struktur bangunan tahan gempa. Kami dari pihak desa akan selalu mendukung teman-teman,” jelas Nia.

Sementara itu, CPNS Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR yang juga selaku Ketua Kelompok 6 Audrey Therrisia mengaku senang dengan adanya penambahan anggota kelompok dari Tim 2 yang akan membantu proses pendampingan kepada masyarakat.

“Kami senang mendapatkan tambahan dari teman-teman Tim 2, karena kami bisa lebih leluasa membagi tugas apalagi kan cakupan wilayahnya cukup luas. Harapannya sih teman-teman dapat lebih menyesuaikan cara berkomunikasi kepada masyarakat,” jelas Audrey.

Yudi, salah seorang warga RW 1 Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur yang telah lebih dulu melaksanakan pembangunan RTG secara konvensional berterimakasih atas bimbingan dan pengawasan para insinyur muda di lapangan. “Alhamdulillah kami mendapatkan ilmu baru dan pasti akan kami terapkan saat membangun rumah nanti,” tutup Yudi. (*)

Editor  : Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan