Kementerian PUPR Dukung Ragam Pilihan Wisata di Magelang

Jakarta,BeritaRayaOnline,- Kementerian PUPR mendukung pengembangan kawasan-kawasan wisata di Indonesia menjadi lebih tertata rapi dan membangun berbagai fasilitas pendukung bagi kenyamanan wisatawan. Diharapkan meningkatnya kunjungan wisatawan turut menjadi pengungkit perekonomian masyarakat lokal.

Di Kabupaten Magelang, pada tahun 2017-2018, Kementerian PUPR telah menyelesaikan penataan beberapa kawasan wisata seperti Candi Pawon, Candi Mendut yang menjadi bagian Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Candi Borobudur, kemudian kawasan Gunung Telemoyo, Puthuk Setumbu, Makam Syech Abdullah Faqih atau Joko Pekik, Makam Kyai Doda, dan kawasan sekitar Jembatan Gantung Mangunsuko. Berwisata ke Kabupaten Magelang kini lebih banyak pilihan bagi para pelancong, terlebih akses jalan semakin lancar karena tol Trans Jawa telah tersambung khususnya ruas Tol Pemalang – Batang – Semarang – Solo.

Wisata Gunung Telemoyo

Kawasan wisata Gunung Telomoyo terletak di Desa Pandean, Kecamatan Ngablak, menjadi lokasi menikmati pemandangan deretan gunung tinggi lainnya yang memiliki pesona keindahan alam seperti Gunung Lawu, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro dan Gunung Prau. Tidak hanya itu, dari puncak Gunung Telomoyo, wisatawan juga dapat melihat luasnya Danau Rawa Pening. Selain menikmati alam, beragam aktivitas dapat dilakukan pengunjung seperti camping, parasailing, bersepeda atau hanya sekedar ber-swafoto.

Kementerian PUPR melalui Direktorat Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya pada tahun 2017 telah menyelesaikan penataan kawasan Gunung Telomoyo dan membangun beberapa fasilitas berupa gapura masuk, pembangunan jalan dan saluran air, pekerjaan area parkir, kantor pengelola, pekerjaan shelter, pos retribusi, pekerjaan lampu jalan, serta kamar mandi/WC.

Tahun 2018 penataan dilanjutkan dengan meningkatkan kualitas lingkungan di empat desa wisata sekitar Gunung Telemoyo yakni Desa Seloprojo, Bandungrejo, Girirejo dan Pandean. Waktu pelaksanaan dilakukan mulai bulan Juli hingga November 2018.

Fasilitas yang dibangun yakni di Desa Seloprojo berupa pembuatan loket, toilet, gazebo, tempat parkir, talud dan _bearing wall_. Di Desa Pandean dibangun panggung, rest area, pendopo, pagar makam, jalan setapak, ruang tunggu, serta jalan akses. Kemudian di Desa Bendungrejo dilakukan penataan pedestrian, pagar, dan gapura, sedangkan di Desa Girirejo juga dilakukan perbaikan pedestrian, pagar, dan gapura menuju makam Mbah Mangli.

*Penataan Kawasan Wisata Puthuk Setumbu dan Candi Pawon*

Kementerian PUPR juga melakukan penataan di KSPN Borobudur salah satunya di Candi Pawon dan kawasan wisata Puthuk Setumbu. Berwisata ke Candi Borobudur tentu akan semakin lengkap apabila juga mengunjungi Candi Pawon dan Candi Mendut. Letak Candi Pawon berjarak 2 Km kearah timur laut Candi Borobudur dan 1 Km kearah tenggara dari Candi Mendut.

Kementerian PUPR pada bulan April – September 2018 melakukan penataan kawasan Candi Pawon dengan membangun pedestrian, drainase, u-ditch, box culvert, manhole, paving, difable blok, jalur hijau, ornamen jalan/pedetrian dan vegetasi.

Sementara kawasan Punthuk Setumbu yang disebut sebagai _Borobudur Nirwana Sunrise_ juga dilakukan penataan. Kawasan yang berjarak sekitar 6 Km kearah barat dari Candi Borobudur merupakan salah satu spot terbaik untuk menyaksikan matahari terbit dan megahnya Candi Borobudur di pagi hari yang terkurung lautan kabut.

Untuk meningkatkan kualitas kawasan, Kementerian PUPR pada bulan Agustus hingga November 2017 melakukan pembangunan jalan akses ke Puthuk Setumbu, area parkir, gazebo, tugu petunjuk, area bukit Punthuk Setumbu, papan informasi, bangku, taman, perkerasan area Punthuk Setumbu, trap-trap plaza, talud saluran dan perkuatan lereng, perbaikan sekretariat, serta perbaikan kamar mandi. (*)

 

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan