Spread the love

Malang, BeritaRayaOnline,-Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)  menggelontorkan dana sebesar Rp 23 miliar untuk Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kauman (Kayutangan) dan Polehan, Malang, Jawa Timur.

“Anggaran tersebut untuk bangunan, drainase, air bersih, air minum, pengelolaan persampahan, pengelolaan air limbah, pengamanan kebakaran atau hydrant serta ruang terbuka publik,” jelas Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur M.Reva Sastrodiningrat kepada wartawan di Malang, Jatim, Kamis (8/4/2021).

Dijelaskannya lagi, anggaran sebesar Rp 23 miliar tersebut berasal dari World Bank (Bank Dunia) untuk mewujudkan kolaborasi penanganan kawasan kumuh dari berbagai stakeholder dalam menyediakan infrastruktur permukiman, agar dapat menurunkan luasan permukiman kumuh.

Menurut M.Reva Sastrodiningrat, Kementerian PUPR memgubah kampung kumuh di kawasan Kayutangan Kota Malang melalui.program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

“Dalam program ini Kementerian PUPR ingin memgubah kampung kumuh menjadi kampung wisata Kayutangan Heritage dan kampung Polehan di Kota Malang,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)  adalah suatu program peningkatan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Untuk itu dengan adanya infrastruktur dan pelayanan perkotaan yang lebih baik, maka diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama kemajuan perekonomian.(*/Bro-1)

Editor : Lasman Simanjuntak

 

Tinggalkan Balasan