Kembalikan Fungsi BPP sebagai Center of Excellence, BPP Jabung Ubah Lahan Pekarangan Menjadi Demplot

Jakarta,BeritaRayaOnline,Pandemi covid-19 masih juga belum reda. Namun kebutuhan akan pangan dan gizi masyarakat harus tetap terpenuhi. Terkait dengan hal tersebut, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Kab. Malang yang mempunyai perpanjangan tangan Penyuluh Pertanian di masing – masing Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan, senantiasa menghimbau kepada masyarakat, khususnya kelompok wanita tani, ibu rumah tangga, karang taruna dan pemuda/i tani untuk menggalakkan gerakan ketahanan pangan melalui program P2L (Pekarangan Pangan Lestari).

Program P2L merupakan gerakan pemanfaatan setiap jengkal lahan, termasuk lahan tidur, lahan kosong yang tidak produktif pada pekarangan sebagai penghasil pangan serta memenuhi kebutuhan gizi dan pangan keluarga dan juga mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, bahwasanya dimasa pandemi covid-19 seperti ini, perlu kita tingkatkan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Mendukung gerakan ketahanan pangan tersebut, BPP Kec. Jabung Kab. Malang dibawah koordinator Tulis Nur Gunawan berinisiatif untuk merangsang warga dan masyarakat disekitar kantor BPP untuk mensukseskan program P2L dengan terus membuat demplot di lahan pekarangan BPP yang sangat minim sekali luasnya.

“Dengan lokasi bangunan yang tidak terlalu luas ini, kami berusaha untuk lebih memaksimalkan penerapan beberapa teknologi pertanian sebagai demplot P2L sekaligus mendukung gerakan ketahanan pangan, khusunya selama pandemi covid ini berlangsung.

Sementara ini demplot yang sudah dibuat di BPP Jabung adalah instalasi hidroponik minimalis, tanaman sayur dan buah sehat, baik di lahan pekarangan ataupun di polybag.

Ke depan yang akan segera dikerjakan yaitu teknologi budikdamber (budidaya ikan lele dalam ember) yang dikolaborasikan dengan tanaman kangkung.

Diharapkan dengan adanya beberapa demplot penerapan teknologi di BPP dapat menjadi tempat sarana belajar dan juga motivasi bagi warga masyarakat, serta pegawai dari dinas lain yang berada di sekitar lingkungan kantor BPP Kec. Jabung Kab. Malang untuk lebih meningkatkan perannya dalam mensukseskan gerakan ketahanan pangan nasional dengan upaya P2L, baik di lingkungan rumah maupun di tempat kerja.

Sesuai dengan arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Dedi Nursamsi yang menyatakan bahwa BPP merupakan posko Kostratani.

Adanya Kostratani ini juga akhirnya mengembalikan fungsi BPP kepada tugas aslinya yaitu pusat data dan informasi, pusat pembelajaran untuk penyuluh dan petani, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan jejaring kemitraan. BPP akan menjadi center of excelent semua aktivitas pertanian.(*/Leli/BPPSDMP)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan