Kain Gordyn Makin Sepi Pesanan, Sejak Ada Pandemi Virus Covid-19

Spread the love

Ciputat,BeritaRayaOnline,- Para pedagang ekonomi lemah yang menempati kios kontrakkan diberbagai pasar tradisional sangat terpukul dengan adanya pandemi  virus Covid-19 yang kian parah belakangan ini.

Misalnya apa yang dialami oleh Sunarti, salah seorang pedagang kain gordyn yang menempati kios kontrakkan di pasar tradisional Pasar Ciputat Jln.Dewi Sartika, Ciputat, Kota Tangerang Selatan kepada wartawan BeritaRayaOnline, baru-baru ini.

“Sejak adanya pandemi virus covid-19 saya akui pesanan kain gordyn makin sepi saja, Mas,” ujarnya dengan nada suara sedih ketika mulai perbincangan dengan wartawan BeritaRayaOnline suatu siang di kiosnya yang sederhana, persis di belakang Plaza Ciputat.

“Sebelum ada pandemi covid-19, banyak gedung sekolah di sekitar sini yang pesan kain gordyn, sekarang sudah tak ada lagi,” katanya masih dengan nada suara sedih.

“Dampak pandemi ini bukan itu saja yang saya alami.Bahkan dulu para bidan yang buka praktik persalinan sering pesan kain gordyn.Sekarang sudah tak ada lagi, Mas,” katanya lagi.

Sunarti yang mengaku masih ngontrak kios yang masuk dalam lingkungan pasar tradisional Ciputat  ini tampaknya mencari alternatif lain.

Bukan hanya menjual kain gordyn, tetapi juga tempat tidur lipat, bantal, dan perlengkapan lainnya.

Ditanya soal penerapan protokol kesehatan melalui 3 M, Sunarti -ibu dua orang anak ini-mengaku selalu rajin memakai masker setiap melayani pembeli maupun pelanggan.

“Harus pakai masker, Mas.Satpol PP Kota Tangerang Selatan juga sering patroli di pasar ini , dan menghimbau semua pedagang wajib memakai masker,” kilahnya.

Ketika ditanya lagi kenapa tak sediakan sarana cuci tangan dengan air mengalir, Sunarti langsung menawarkan air dalam botol mineral.

“Ini ada air kalau mau cuci tangan.Tapi kalau mau lebih bersih lagi, itu ada sarana cuci tangan dengan air mengalir yang lebih besar lagi,” kata Sunarti sambil menunjuk ke sebuah wastafel besar dengan kran air mengalir tak jauh dari kiosnya yang disediakan pihak pengelola pasar.

“Saya sering dengar pandemi virus covid-19 ini makin parah.Seperti mau kiamat saja,” pungkasnya.(BRO-17)

Editor : Stanley Arsenova.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan