Kabarantan: Perkuat Pengawasan Untuk Kawal Lumbung Pangan Dunia 2045

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Pasca dilantiknya Ali Jamil jadi Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Senin lalu, Kabarantan langsung hadiri Rapat Koordinasi Kewasdakan Nasional di Bogor (6/2/2019).

“Rakornas ini merupakan bagian dari konsistensi Badan Karantina Pertanian dalam mengawal kebijakan pemerintah dalam penegakkan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya,” ungkap Dr. Ali Jamil ,Kepala Badan Karantina Pertanian.

Hal ini sejalan dengan nawacita yang digulirkan pemerintah saat ini dan amanat UU No 16 Tahun 1992  Badan Karantina Pertanian merupakan salah satu institusi yang memiliki leg specialis dalam penegakkan hukum dibidang perkarantinaan.

Menurut data bidang Kepatuhan Barantan, kinerja Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) tahun 2018 dari 47 kasus yang ditangani, 20 kasus diantaranya memasuki tahap P21. Dan penguatan kewasdakan kedepan akan terus ditingkatan.

Menurut Kabarantan, pemenuhan kebutuhan pangan menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

“Semua jajaran kewasdakan di Pusat maupun UPT harus mempunyai kemampuan satu langkah kedepan untuk mengantisipasi pelanggaran terhadap keamanan hayati kita,” tegas Kabarantan.

Kabarantan berpesan untuk terus memperkuat dan meningkatkan pengawasan dan koordinasi bersama POLRI, TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Laut dan stakeholder terkait untuk memberikan dukungan dalam pengawasan pangan khususnya di wilayah Indonesia.

“Barantan harus terus mengawal Indonesia jadi Lumbung Pangan Dunia 2045,” pungkas Kabarantan.(**)

Editor : Lasman Simanjuntak

 

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan