Judul Khotbah : Kata Kunci 2019 : Bertobat !

Judul Khotbah             : Kata Kunci 2019 : Bertobat !

Pengkhotbah                : Lasman Simanjuntak

Ayat Inti                        : Kisah Rasul 2 : 38

Ayat Bersahutan          : Yohanes 3 : 1-7

Lagu buka                     : Lagu Sion Edisi Lengkap Nomer: 128 “Aku Mau Hidup Bagi Yesusku”

Lagu Tutup                   : Lagu Sion Edisi Lengkap Nomer: 257 “Aku Dengar Yesus Panggil ”

Syalom, saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,

I. Lahir Baru  (Yohanes 3:1-21)

Nikodemus menjabat suatu kedudukan tinggi, berpendidikan tinggi, seorang anggota terhormat pada majelis nasional, kaya, terhormat, dann ahli kitab suci perjanjian lama.Bahkan dirinya semakin yakin bahwa Yesus Kristus adalah mesias yang akan datang.Nikodemus merasa tertarik kepada Yesus, tetapi tidak berani mengunjungi Dia  secara terbuka.

Nikodemus menyapa Yesus dengan sopan ,mengakui Dia sebagai Guru dari Allah.Yesus tahun bahwa di balik sapaan yang santun ini ada seorang pencari kebenaran.Oleh karena itu tanpa membuang waktu, Yesus berkata kepada Nikodemus bahwa ia tidak memerlukan pengetahun teoritis sebanyak yang ia perlukan dalam pembaruan rohani, yaitu KELAHIRAN BARU.

Kisah tentang percakapan Yesus dengan Nikodemus dapat kita baca dalam Yohanes 3 : 1-21(ayat bersahutan-red).Konsep ini sangat susah dimengerti oleh Nikodemus, oleh karena ia adalah keturunan Abraham, merasa yakin bahwa ia memiliki sebuah tempat dalam kerajaan Allah. Lagi pula Nikodemus adalah seorang Farisi yang keras, ia sungguh layak menerima kemurahan Allah.

Dengan sabar Yesus menjelaskan kepada Nikodemus bahwa perubahan rohani adalah pekerjaan supra alami yang dihasilkan oleh Roh Kudus.Meskipun kita tidak bisa melihat-bagaimana itu terjadi-, kita dapat melihat hasilnya (hasil dari pekerjaan Roh Kudus-red).KITA MENYEBUTNYA PERTOBATAN, HIDUP BARU DI DALAM KRISTUS.

Jemaat Jatinegara dan para tamu yang dikasihi Tuhan,

Kalau kepada Nikodemus pesan ‘rohani’ yang disampaikan oleh Yesus Kristus yaitu harus dilahirkan kembali supaya dapat melihat Kerajaan Allah (Yohanes 3:3), khotbah Rasul Petrus pun  (Pentakosta) menyatakan hal yang sama . “Ketika  mereka mendengar hal itu , hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain, apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara? Jawab Petrus kepada mereka, BERTOBATLAH , dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu,  maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus” (Kisah rasul 2: 37-38).

Nikodemus-sama seperti kita semua yang ada di sini-termasuk para pelayan-pelayan jemaat tahun 2019, kebutuhan kita adalah LAHIR BARU, dan diberikan HATI BARU (Mazmur 51:10 dan Yehezkiel 36:26).Kelahiran baru, haruslah dua (2), namun satu (1), dari air dan roh !.Dilahirkan kembali dari air merujuk kepada baptisan air,  sedangkan dilahirkan oleh Roh adalah PEMBARUAN HATI OLEH ROH KUDUS.

Kita tidak bisa untuk memilih, jika kita ingin dilahirkan secara fisik, kita bisa memilih untuk DILAHIRKAN SECARA ROHANI.Roh kudus menghasilkan KEROHANIAN YANG BARU dalam diri mereka yang telah dilahirkan kembali.

II.Hidup Di Dalam Kristus (2 Korintus 5: 17 dan Galatia 6: 15)

Setelah itu (tahap kedua-red) kita HIDUP BARU DI DALAM KRISTUS ( 2 Korintus 5 : 17, ” Jadi siapa yang ada di dalam Kristus , ia adalah ciptaan baru, yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang “).

Menjadi pertanyaan sekarang, adakah cara apakah kita telah mengalami KELAHIRAN BARU.Rohan tidak terlihat bekerja, tetapi hasil-hasil aktivitasnya terlihat.Mereka yang ada di sekitar kita mengetahui bahwa Yesus MENCIPTAKAN HATI BARU di dalam kita.Roh selalu menghasilkan demosntrasi luar dari pembaruan di dalam yang Ia lakukan dalam kita.Itulah sebabnya Yesus berkata,” jadi dari BUAH-nyalah kamu akan  mengenal mereka,” (Matius 7 :20).

Hidup baru di dalam Kristus, bukanlah KEHIDUPAN TAMBAL SULAM (berubah-rubah kerohanian-red) dengan sedkit pembaruan secara luar.Itu bukanlah sebuah modifikasi atau perbaikan dari kehidupan lama, tetapi PEMBARUAN YANG SEMPURNA.

PERTANYAAN : sebuah perenungan selama 24 jam terakhir, ke tingkat berapakah mereka yang berhubungan dengan saudara MELIHAT KRISTUS di dalam kata-kata (tutur kata), sikap, tingkah lalu dan tindakan kita.Berdoalah, untuk tabiat-tabiat yang masih perlu dibentuk oleh Roh Kudus?

III.Tinggal Di dalam Kristus (Yohanes 15:4-10)

Kehidupan yang berkembang, hanya terjadi oleh kebergantungan yang terus menerus kepada Kristus.Yesus mengilustrasikan POKOK ANGGUR untuk mengajar kita bagimana mencapai hal ini.”Akulah pokok anggur, kamulah ranting-rantingnya, ” kata Yesus dalam Yohanes 15:5.Yesus menampilkan dirinya-Nya  sendiri sebagai “pokok anggur yang benar” (Yohanes 15:1), dan mendorong para pengikut-Nya untuk disatukan dengan Dia , sama seperti cabang tinggal pada pokk anggur. (baca Yohanes 15: 4-10).

Sebuah cabang yang baru saja terpisah dari pokok anggur mungkin tampak hidup untuk sementara waktu, tetapi ia pasti akan keringdan mati karena telah terputus dari sumber kehidupan. Dengan cara yang sama, kita bisa menerima kehidupan hanya melalui hubungan kita dengan Kristus (setiap saat, setiap hari-red).

“Tinggal di dalam Kristus berarti mencari-Nya terus menerus (simultan-red), meminta bimbingan-Nya, berdoa untuk kekuatan-Nya , untuk menuruti kehendak-Nya, dan memohon kasih-Nya untuk mengisi kerohanian kita.

Salah satu perangkap yang paling licik adalah mencoba untuk menjalani kehidupan Kristiani di luar Tuhan.”Sebab di luar Aku, kamu tidak dapat berbuat apa-apa (Yohanes 15:5). Tanpa Dia (Yesus), kita tidak dapat menahan-bahkan satu pencobaan sekalipun-mengalahkan satu dosa, atau mengembangkan satu karakter dalam tabiat-Nya.KEHIDUPAN ROHANI YANG BARUHANYA BISA TUMBUH MELALUI SEBUAH HUBUNGAN YANG TAK TERPUTUS DENGAN KRISTUS.

Oleh membaca Firman dan merenungkannya, kita DIPELIHARA dan DIKUATKAN.”Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup,” kata Yesus (Yohanes 6:63.Dengan menyimpannya di dalam HATI dan PIKIRAN kita,perkataan ini akan menginspirasi doa-doa kita untuk menjaga kita tetap terhubung dengan Tuhan.Meskipun mudah dibingungkan oleh “kekhawatiran dunia” (Markus 4:19), kita harus membuat usaha yang TERFOKUS untuk tinggal di dalam Yesus Kristus.

Pertanyaan : Apakah penghalang terbesar yan menghalangi saudara untuk tinggal terus menerus di dalam Kristus??

IV.Berdoa ( Matius 6:9-13, Matius 21:22, Yohanes 16:23, Matius 6: 10, Lukas 22:42, dan Lukas 18:1)

Seiring dengan  mempelajari Alkitab, doa sangat diperlukan bagi kita untuk TINGGAL DI DALAM KRISTUS dan BERTUMBUH secara rohani.Bahkan Yesus sendiri membutuhkan doa untuk bersatu dengan Bapa.Ia meninggalkan kepada kita, satu contoh kehidupan berdoa.Doa menandai saat-saat penting dari kehidupan-Nya

Yesus berdoa ketika dibaptiskan.Yesus sering berdoa ditempat-tempat yang sunyi sebelum pagihari atau di atas bukit saat matahari terbenam.Kadang Yesus menghabiskan dengan doa, seperti ketika Ia memilih dua belas rasul.Yesus juga berdoa untuk kebangkitan Lazarus.Bahkan salib pun tidak menghalangi Yesus dari berdoa.

Tentang PERTOBATAN, mari kita baca tulisan Roh Nubuat “Kebahagiaan Sejati” (halaman 25-40) dengan mengutip Firman Tuhan dalam Mazmur 32 :1,2, Mazmur 31: 3-17 tentang pertobatan Raja Daud, Wahyu 22: 17, Daniel 10:9, Lukas 18: 13, Matius 11:28, 2 Korintus6: 2, Ibrani 3:7,8

1. Kita melihat betapa jahatnya dosa-dosa itu, sebelum kita mengenyahkannya dari dalam hati kita, tidak akan ada perubahanyang sesungguhnya di dalam kehidupan (halaman 25).

2.Alkitab tidak mengajarkan bahwa orang berdosa harus bertobat, sebelum dia dapat menghargai undangan Kristus.Terlebih lagi ,kita tidak dapat bertobat tanpa Roh Kristus yang menyadarkan hati nurani, dan kita tidak dapat diampuni tanpa Kristus.Tetapi bilamana mereka mengadakan satu usaha pembaruan berdasarkan kerinduan untuk melakukan yang benar, kuasa Kristus itulah yang menarik mereka.  (Halaman 28-29)

3.Waspadalah terhadap menunda-nunda (pertobatan-red).Jangan lengah membuang dosa-dosamu, serta mencari kesucian hati melalui Kristus.Ada suatu bahaya yang mengerikan, satu bahaya ang tidak begitu dipahami, menunda-nunda , menyerah pada bisikan Roh Allah.Memilih hidup di dalam dosa, inilah penundaan yang sesungguhnya itu.Dosa-betapapun kecilnya kita anggap-, jika selalu dilakukan, akkhiirnya akan membinasakan jiwa.Apa yang belum kita taklukan akan menaklukkan kita, dan akan mendatangkan kebinasaan atas diri kita sendiri.(halaman 35).

4.(penting!) Banyak orang beragamasecara pikiran (fisik!) saja,seolah-olah satu bentuk peribadatan, sedangkan hatinya tidak dibersihkan.Biarlah doamu sebagai berikut :”Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh (Mazmur 51:12).Pelajarilah Firman Allah dengan berdoa.Dengarlah baik-baik padanya seperti suara Allah yang berbicara kepada jiwamu.(37-38).

5.Baca Mazmur 139 : 23-24 ” S elidikilah hatiku, ya allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku, dan kenallah pikiran-pikiranku, lihatlah apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal”

Dengan demikian saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, sebagai kesimpulan dan penutup khotbah berjudul : “Kata Kunci 2019 : Bertobat !”, maka urutannya adalah sebagai berikut 1) Lahir baru, 2) Hidup di dalam Kristus, 3) Tinggal di dalam Kristus, 4) Banyak berdoa.

Pastikan kata kuncinya (password-nya) : Bertobat!, sebelum sepanjang tahun 2019 ini kita melaksanakan pelayanan pekerjaan Tuhan,melaksanakan program kerja,  ibadah, perlawatan, penginjilan, dan sebagainya.

Jadi, bertobat, bertumbuh (dalam Kristus-red), berbuah, dan pada akhirnya bermuara kepada tabiat kita yang sempurna yaitu tabiat Yesus Kristus, dan kita siap untuk MELAYANI PEKERJAAN TUHAN 2019, khususnya melaksanakan PENGINJILAN BERBASIS UKSS .

Ayat terakhir :

1. “Yesus menjawab kata-Nya : Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah” (Yohanes 3:3)

2. “Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian, Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku aka mengaku namanya dihadapan Bapa-Ku dan dihadapan para malaikat-Nya” (Wahyu 3:5)

Amin. Tuhan Yesus memberkati.

—————————————————————————————————————–

Referensi Injil :

Ayat-ayat PERTOBATAN dalam Alkitab :

Apa itu bertobat ;

1.Berbalik dari jalan-jalannya yang jahat (2 Taw 7:14)

2.Berbalik dan bertobat (2 Petrus 3:9)

3.Sadarlah dan bertobatlah supaya dosamu dihapuskan (Kisah 3:19)

4.Bertobat, berbalik kepada Allah, lakukanlah pekerjaan sesuai pertobatan (Kisah 26:20)

5.Semua orang berbalik dan bertobat (2 Petrus 3:9, 2 Taw 15: 4)

6.Bertobat dan beriman kepada Allah (Ibrani 11:1-40)

7.Orang yang sudah bertobat , tak boleh diungkit-ungkit masa lalunya (2 Kor 5: 17, Yesaya 43: 18-19, Filipi 3:13, Lukas 9:62, Wahyu 21:4).

8.Orang-orang yang sudah bertobat, telah dipenuhi “Roh Kudus” (Yohanes 14:16, Titus 3:5)

 

 

  1. Barnabas (Kisah 1:24)
  2. Umat percaya (Kisah 4:31)
  3. Paulus (Kisah 13:9)
  4. Stefanus (Kisah 6:5)
  5. Murid-murid di Antiokhia (Kisah 13:52)
  6. Petrus (Kisah 4:8)
  7. Raja Yosafat (2 Tawarihk 20 :3-4)
  8. Raja Manasye (anak Raja Hizkia, 2 Taw 33: 12-13)
  9. Setelah kita BERTOBAT-termasuk para pelayan Tuhan- maka akan menjadi MANUSIA BARU DALAM KRISTUS (Kolose 3: 5-17, Yeh 36:26, 1 Korintus 3: 1-3, Efesus 4 : 1-32)
  10. Harus jadi TELADAN bagi orang percaya (1 Timotius 4: 12, 1 Korintus 4:16), kemudian hidup penuh dengan Roh , takut akan Kristus, dan hidup sebagai anak-anak terang (Efesus 5: 18-21, Galatia 5: 16-17, Galatia 5: 19-21, Galatia 5: 24-25, Efesus 5 :1-2, Yohanes 12:46, Matius 5: 16, Yohanes 12: 26, dan Efesus 5 : 8,9.
  11. Setelah kita bertobat, maka kita BERTUMBUH(1 Petrus 2:2, 2 Kor 3:18, dan Efesus 4:15)
  12. Setelah bertobat, maka kita BERBUAH (Markus 4: 20, Matius 7: 16, berbuah roh Galatia 5:22)
  13. Setelah bertobat, jadi orang-orang pilihan Allah, tak takut dan tak bimbang, jadi “terang” dunia, hidup bersama Kristus (Kolose 3: 12-13, 2 Timotius 2 : 24-25, Yohanes 1:12, Yesaya 1: 12, Yesaya 41: 10,  Mazmur 55: 22, , Matius 5: 14, Matius 5 : 16, galatia 2: 20, Kolose 2 2:6, Roma 12:2 dan 2 Kor 10 :3-4).
  14. Setelah bertobat, BERAKAR di dalam Dia, dan bertambah teguh di dalam iman(Kolose 2:7)
  15. Setelah bertobat, hidup RENDAH HATI dan LEMAH LEMBUT, serta SABAR ( Kolose 1:11, 1 Tim 6:11, Matius 11: 29, Efesus 4: 2, Filipi 2:3, Kolose 3: 12-13
  16. Setelah bertobat, “pikiran” dan “perasaan” dalam Kristus Yesus (Filipi 2:5), tinggal di dalam Kristus (Yohanes 15:5).
  17. (terpenting!) Setelah bertobat MEMPRAKTIKKAN FIRMAN TUHAN dan MEMPRAKTIKKAN AJARAN YESUS KRISTUS (Matius 7:26, Yakobus 1: 22-23, Matius 22:3, Mazmur 119: 25, dan Ulangan 22:23)
  18. (terpenting!) Setelah bertobat “diperbarui” setiap hari, dan teruji dalam iman  (2 Kor 4: 16-17, Yesaya 40: 29, Yakobus 1 :2-3
  19. (terpenting!) Setelah kita bertobat, jangan MARAH atau EMOSI meledak-ledak (mazmur 37:7-8), marah jangan sampai berbuat dosa (Mazmur 4:5), jangan marah dan panas hati (Mazmur 37 :8), Jangan sering marah-marah (Amsal 24: 19, Mazmur 37:1), marah sama dengan kebodohan (Amsal 14: 29), jangan lekas naik darah (Amsal 14:17), pemarah sama dengan bertengkar (Amsal 15: 18 dan Amsal 29:22), cepat marah (Amsal 19:19), jangan bergaul dengan seorang pemarah (Amsal 22:24), mengendalikan diri (Amsal 25:  28), lambat untuk marah (Yakobus 1: 19-20).
  20. (terpenting!) Setelah bertobat, jaga lidah/mulut/perkataan/ucapan, misalnya beribadah, tetapi tidak mengekang lidah, menipu diri sendiri, maka sia-sialah ibadahnya (Yakobus 1:26), awasi mulut (Mazmur 141 :3), lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan (Mazmur 15:2), banyak bicara, ada pelanggaran (Amsal 10:19), lidah orang benar seperti perak pilihan (Amsal 10: 20), bibir orang benar, menggembalakan banyak orang (Amsal 10:21), mulut yang sebarkan fitnah (Mazmur 15: 1-3), umat Tuhan harus mengekang lidah (yakobus 1;26, Mazmur 15:2, Amsal 10: 19-21, Efesus 6: 10, dan Yohanes 1:12)
  21. (terpenting!) Orang yang sudah bertobat, bagaimana sikapnya ketika “diserang”atau “dikritik” dan atau “disakiti” yaitu , kuasai diri, tenang, dan berdoa (1 Petrus 4: 7), kemudian bertobat, tinggal diam, dan tenang, serta percaya (Yesaya 30:15)
  22. Orang yang sudah bertobat, melakukan “pembaharuan rohani” seperti Raja Yosia (2 Taw 2 pasal 34 dan 2 raja-raja pasal 23)

*Catatan  : tulisan ini diinspirasikan dari buku pelajaran Sekolah Sabat (SS) tentang “Pengajaran Yesus(Agustus-September 2014) pada pelajaran 6 (2-8 Agustus 2014) berjudul “Bertumbuh Dalam Kristus” pada halaman 66-70.

Pamulang, Jumat, 18/1/2019, pukul 10.05 WIB

Tuhan Yesus Memberkati.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan