Jalan Tol Serang-Panimbang 83,667 Km akan Uji Laik Fungsi Sambut Arus Mudik Lebaran Mei 2021

Spread the love

Serang, BeritaRayaOnline,-Proyek jalan tol Serang-Panimbang , Provinsi Banten, sepanjang 83,677 kilometer pada Maret 2021 sudah bisa dilakukan uji laik fungsi khususnya  untuk menyambut  arus mudik Lebaran Mei 2021 mendatang.

Demikian dikatakan oleh Nurdin , Kabag Umum BPJT  yang mewakili Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementeriaan PUPR kepada wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan PUPR (Forwapu) dalam kunjungan ke lokasi Proyek Jalan Tol Serang-Panimbang pada Senin pagi (23/11/2020).

“Mudah-mudahan pada Maret 2021 jalan tol Serang-Panimbang sudah bisa uji laik fungsi untuk menyambut arus mudik Lebaran Mei 2021 mendatang.Barangkali ada orang Jakarta yang mau mudik Lebaran ke Rangkasbitung sudah bisa melewati jalan tol ini,” katanya.

Menjawab pertanyaan wartawan tentang rencana uji laik fungsi, Nurdin menjelaskan jalan tol Serang-Panimbang seksi I (ruas JC Walantaka- SS Rangkasbitung sepanjang 26 kilometer) sudah bisa difungsikan Maret dan April 2021.

“Pada bulan Maret dab April 2021 selesai semua pekerjaan konstruksi.BUJT bisa mengajukan uji laik fungsi kepada pemerintah atau BPJT.Dalam proses uji laik fungsi ini akan dilihat saja apa-apa yang dikerjakan BUJT, apakah sudah memenuhi kriteria untuk bisa difungsikan, termasuk peralatan-peralatan jalan tolnya,”
ujarnya.

Apabila sudah lulus uji laik fungsi, akan dikeluarkan Sertifikat Layak Operasi yang dikeluarkan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.

Setelah itu Menteri PUPR akan menerbitkan SK.Pengoperasian Jalan Tol Serang-Panimbang.

Jalan tol Serang-Panimbang nantinya diharapkan akan membangkitkan pertumbuhan ekonomi di Wilayah Tengah dan Selatan Provinsi Banten, serta akan mendukung kawasan destinasi wisata internasional Pantai Tanjung Lesung.

“Misalnya di sana ada Pantai Malimping di Kabupaten Lebak yang sangat indah panorama pantainya,” kilahnya.

Sementara itu Nanang Siswanto, Direktur Teknik dan Operasi PT.Wika Jalan Tol Serang-Panimbang menambahkan dana investasi sebesar Rp 5,3 triliun untuk pekerjaan konstruksi proyek jalan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 83,677 kilometer terdiri dari porsi BUJT Serang-Cileles (50,677 kilometer), dan porsi pemerintah Cileles-Panimbang (33 kilometer).

“Sampai Oktober 2020 telah terserap dana sebesar Rp 3,286 triliun.Namun, dari investasi awal sebesar Rp 5,3 triliun, setelah di-review ulang dana investasi menjadi Rp 8 triliun,” jelasnya.(Bro-1)

Editor : Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan