Spread the love

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Dana yang dihimpun perusahaan tercatat dari penawaran saham perdana (initial public offering/IPO), penerbitan saham dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue), dan konversi waran pada periode Januari hingga Juni 2016 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2015 dan 2014. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar modal masih menjanjikan bagi perusahaan untuk meraih pendanaan.

Dana yang didapatkan dari IPO, right issue, dan konversi waran di sepanjang Januari hingga Juni 2016 mencapai Rp 16,76 triliun. Perinciannya, sebesar Rp 3,11 triliun dari IPO, Rp 13,63 triliun dari right issue, dan Rp 18,93 miliar dari konversi waran.
Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan Rp 13,66 triliun dari tiga jenis aksi korporasi yang sama di periode Januari -Juni 2015 dan Rp 16,66 triliun di periode enam bulan pertama di 2014.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat mengatakan, IPO telah lama menjadi salah satu sarana bagi perusahaan untuk menggalang dana. Namun, lebih dari itu, IPO juga memiliki banyak manfaat lainnya. Di dunia usaha, perusahaan publik dipandang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Selain itu, perusahaan publik memiliki akses yang lebih kuat terhadap sumber pendanaan dan pasar, serta lebih dikenal masyarakat. “Bagi perekonomian nasional, perusahaan publik juga menciptakan stimulus yang positif, khususnya bagi dunia pasar modal Indonesia,” ujar Samsul, Selasa (14/6).

Raihan Dana Besar
IPO atau right issue menjadi salah satu daya tarik emiten yang membutuhkan dana besar untuk ekspansi usaha. Salah satu perusahaan yang meraih dana besar melalui aksi korporasi IPO adalah PT Cikarang Listrindo Tbk. Perusahaan tercatat dengan kode POWR yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (14/6), berhasil meraih dana Rp 2,41 triliun sehingga menjadi emiten dengan nilai emisi efek terbesar yang melakukan IPO di 2016.

Sebelumnya pada tahun lalu raihan dana IPO terbesar didapatkan oleh PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) yang berhasil mengumpulkan dana Rp 4,45 triliun. Sedangkan di 2014, perolehan dana IPO terbesar dimiliki PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang berhasil meraih dana hasil IPO Rp 2,45 triliun.(Beritasatu.com/Bro-1)

Editor  : Pulo Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan