Spread the love

Pamulang, BeritaRayaOnline,- “Protokol kesehatan melalui 3 M merupakan satu-satunya cara kita untuk melawan penularan virus Covid-19.Ini pengalaman keluarga kami yang baru-baru ini terpapar dan terinfeksi virus corona dari kluster keluarga sampai meninggal dunia,” cerita Engkoh (55 tahun), pemilik bengkel “kecil” motor satu-satunya yang ada di Ruko Pamulang Permai I, Pamulang, Kota Tangerang Selatan kepada BeritaRayaOnline pada Selasa siang (8/12/2020).

Dalam keadaan masih berduka cita- ia menceritakan lagi- kakak kandungnya bersama suaminya, belum lama ini meninggal dunia karena terpapar dan terinfeksi virus corona yang berasal dari kluster keluarga.

“Salah satu anak kakak saya karena sering keluar masuk rumah untuk bekerja,dan mungkin kurang terapkan protokol kesehatan melalui 3 M,  akhirnya terinfeksi virus corona sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG-red).Dari kluster keluarga inilah kakak saya dan suaminya akhirnya meninggal dunia karena Covid-19,” ujarnya.

Berdasarkan pengalaman “pahit” inilah Engkoh bersama keluarga besarnya di Ruko Pamulang Permai I-khususnya dalam rangka menghindari penularan melalui kluster keluarga- betul-betul terapkan protokol kesehatan melalui 3 M seperti yang berulangkali dihimbau pemerintah.

” Selalu terapkan protokol kesehatan melalui 3 M.Saya sendiri sejak adanya pandemi ini sudah jarang berkumpul dengan keluarga besar.Ini semua demi menjaga jangan sampai tertular melalui kluster keluarga.Paling komunikasi melalui telepon saja,” ucapnya.

Bahkan selama wawancara ini berlangsung di bengkel motornya, ia tetap mempergunakan masker kain dengan rapat dan menjaga jarak dengan wartawan BeritaRayaOnline.

“Waktu kakak saya dan suaminya meninggal karena Covid-19, saya juga tak bisa hadir baik di rumah sakit maupun kuburan.Sedih memang.Namun, ini semua karena protokol kesehatan, apalagi saya punya riwayat penyakit turunan diabetes yang rawan tertular virus ini,” akuinya.

Sebagai penganut agama Budha yang taat, Engkoh mengaku selalu rajin sembahyang untuk minta kepada Tuhan agar virus corona ini segera “pergi” dari negeri kita.

“Kalau perlu dari seluruh dunia, sehingga kita bisa bebas dari virus corona, dan kembali hidup normal.Semua sektor usaha sudah benar-benar terpukul dengan adanya pandemi ini,” tegasnya dengan wajah kesedihan.(*/Bro-15)

Editor : Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan