Spread the love

Pamulang, BeritaRayaOnline,- Guna memutus mata rantai penularan virus Covid-19 khususnya pada kluster rumah makan, pihak pengelola Rumah Makan Sunda Tutug Oncom akan lebih mengutamakan pemesanan via online baik melalui Gojek atau Grab.

Demikian dikatakan oleh Asep (35 tahun) kasir senior di Rumah Makan Sunda Tutug Oncom ketika ditanya oleh BeritaRayaOnline soal penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada Kamis siang (16/12/2021).

“Selama pandemi masih berlangsung kita  utamakan pemesanan makanan khas Sunda melalui aplikasi online.Jadi aman dan diharapkan dapat memutus mata rantai penularan virus Covid-19 jelang serangan virus gelombang tiga omicron ,” katanya.

Khusus mengenai penerapan protokol kesehatan Covid-19 di area Rumah Makan Khas Sunda paling terkenal di Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten ini, Asep mengakui sudah sedikit agak “longgar” bila dibandingkan enam bulan lalu.

“Untuk penerapan protokol kesehatan Covid-19 ya standar aja seperti wajib memakai masker, dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang telah kami sediakan di pintu masuk,” ucapnya.

“Enam bulan lalu memang penerapan protokol kesehatan Covid-19 sangat ketat.Bahkan saat itu pengunjung dan pelanggan tak boleh makan di tempat, harus bungkus dan langsung bawa pulang,” tambahnya.

Diakui Asep   pihaknya belum bisa menerapkan scan barcode aplikasi PeduliLindungi  sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan Covid-19 .

“Karena tak semua pengunjung dan pelanggan telah pasang aplikasi PeduliLindungi sebagai bukti telah divaksin dua kali.Semua karyawan di rumah makan ini sudah divaksin dua kali,” pungkasnya.(BRO-12/Lasman Simanjuntak)

Editor    : Lasman Simanjuntak

Email     : pulo_lasman@yahoo.com

 

Tinggalkan Balasan