Spread the love

Jakarta, BeritaRayaOnline,-  Generasi Zoomer (Z) atau generasi milenial belakangan ini mulai gemar membaca buku khususnya karya sastra baik itu novel, kumpulan antologi puisi, kumpulan cerpen dan cerbung, karya sastra terjemahan asing maupun daerah, sejarah kesusasteraan Indonesia dan Barat, dan masih banyak lagi.

Hal ini terlihat dalam kunjungan sekaligus liputan wartawan beritarayaonline.co.id yang didampingi Penyair Nanang R Supriyatin dan Remmy Novaris DM ke Perpustakaan Sastra di PDS (Pusat Dokumentasi Sastra ) HB.Jassin, Gedung Panjang Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM), Minggu lalu (13/1/2024).

“Tiap Sabtu dan Minggu, Gen Z atau generasi milenial terdiri dari kawula muda seperti pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.lainnya datang mengunjungi perpustakaan PDS.HB.Jassin.Jumlahnya bisa mencapai 2 ribu orang, bahkan mereka datang sampai malam hari.Apalagi sebulan sekali diselingi acara musik dan lagu genre anak muda melalui aplikasi ,” jelas Ritawati Jassin, salah seorang karyawan PDS.HB.Jassin yang ditemui di lantai 5.

“Tugas saya sebenarnya di lantai 6 yang meneruskan.kerja Bapak HB.Jassin. Kemudian menandai koran atau suratkabar yang ada rubrik sastra, serta menjadi jembatan sastra bagi para penyair dan sastrawan yang mau bikin acara sastra di area PDS.HB.Jassin ini ,” kata Ritawati Jassin yang juga dikenal sebagai salah satu Penyair Perempuan Indonesia.

Berdasarkan pengamatan langsung wartawan beritarayaonline.co.id  pada sianghari itu suasana Perpustakaan PDS. HB.Jassin memang sedang banyak dipenuhi kelompok anak muda generasi zoomer.

Mereka duduk santai sambil membaca buku sastra koleksi perpustakaan HB.Jassin melalui layar komputer yang telah disediakan dengan fasilitas jaringan internet wifi gratis.

“Minat generasi muda sekarang ini khususnya terhadap karya sastra sangat bagus sekali.Bahkan kalau hari libur seperti Sabtu dan Minggu kursi pengunjung sampai tak tersedia.Mereka bahkan mau antre menunggu untuk mendapatkan kursi kosong.Apalagi di sini suasana nyaman, tenang, dingin karena ada air condition, serta ada wifi gratis bisa membaca sambil dengerin musik,” ujarnya.

Bahkan pengamatan khusus di dalam perpustakaan HB.Jassin sendiri -sejumlah anak muda duduk lesehan di lantai dalam suasana santai diantara rak-rak buku sastra.

Saking seriusnya mereka membaca buku karya sastra, suasana di sekeliling menjadi hening, seperti ruang tak berpenghuni.

Ditambahkan lagi oleh Ritawati Jassin-yang merupakan keponakan langsung dari almarhum Bapak HB.Jassin- setiap hari libur Sabtu dan Minggu( mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB) jumlah pengunjung mencapai 2 ribu orang, sedangkan pada hari-hari biasa (mulai pukul.09.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB) jumlah pengunjung mencapai 600 orang hingga 1000 orang.

Sejak dua atau tiga bulan terakhir ini pihak PDS.HB.Jassin bahkan sudah memperbolehkan pengunjung perpustakaan pinjam dan bawa pulang buku koleksi PDS.HB.Jassin.

Asalkan terlebih dahulu memenuhi persyaratan administrasi seperti menjadi anggota perpustakaan sastra yang menempati lantai 4,5, dan 6 Gedung Panjang Ali Sadikin (yang dikelola BUMD PT.Jakpro-red) di Pusat Kesenian Jakarta (PKJ), Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.

Menjawab pertanyaan wartawan beritarayaonline.co.id bagaimana hubungan atau bermitra PDS.HB.Jassin dengan para penyair dan sastrawan sekarang ini.

“Hubungan silaturahmi dan bermitra tetap terjalin dengan baik.Kami akan selalu siap membantu para penyair atau sastrawan khususnya yang mau bikin acara sastra di PDS.HB.Jassin.Bahkan di lantai 7 sudah ada semacam brankas yang berisikan karya-karya sastra dimana kuncinya dipegang orang atau petugas khusus.Diantara brankas tersebut mungkin sudah disimpan dengan baik karya sastra Remmy Novaris DM, Nanang R Supriyatin, atau juga Lasman Simanjuntak,” pungkasnya.(BRO-2)

Editor : Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan