Spread the love

Pandaan, BeritaRayaOnline,- Guna mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Timur, keberadaan Jalan Tol Gempol – Pandaan yang dikelola oleh PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT) memiliki akses yang dapat diandalkan sebagai penghubung wilayah industri dan mempercepat perjalanan ke destinasi wisata di sekitar Kota Surabaya, Pandaan dan Malang.

Jalan Tol Gempol – Pandaan menjadi jalur distribusi barang dan jasa antar wilayah bagi Kawasan Industri yang berada di daerah Pandaan. Berbagai usaha tumbuh di kawasan tersebut diantaranya PT Easterntex, PT Aneka Tuna Indonesia 1 dan 2, PT Tirta Investama (DANONE), PT Niramas Pandaan Sejahtera (INACO), PT HM Sampoerna dan PT Infion.

Sedangkan dari sektor Pariwisata, bertebaran berbagai objek wisata menarik di daerah sekitar Pandaan, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur seperti Taman Dayu, Taman Safari Prigen, Cimory, Tretes, Wisata Religi Masjid Cengho dan lainnya. Tentunya, jangkauan menuju lokasi wisata tersebut sangat dimudahkan melalui Jalan Tol Gempol – Pandaan.

Jalan Tol Gempol-Pandaan merupakan jalan tol yang ramah terhadap lingkungan terbukti dari perolehan sertifikat Green Tollroad Indonesia level Silver pada tanggal 10 Maret 2020 yang diselenggarakan oleh Green Infrastructure and Facilities Indonesia, Sub Divisi dari Green Product Council Indonesia (GPCI). Jalan tol ini dinilai mempunyai akses, kelayakan dan pelayanan, efisiensi energi dan air, lingkungan, material, konstruksi serta kerjasama kewilayahan yang baik.

Jalan Tol Gempol – Pandaan yang membentang sepanjang 13,61 Km dari daerah Gempol hingga Pandaan memiliki 3 akses gerbang tol pelayanan transaksi yaitu Gerbang Tol (GT) Gempol 2, GT Gempol 3 dan GT Pandaan. Ketiga gerbang tol tersebut menjadi pintu strategis penghubung wilayah industri dan pariwisata di Jawa Timur.

Melihat perannya dalam meningkatkan konektivitas di Jawa Timur, Direktur Utama PT JPT Netty Renova menjelaskan, lalu lintas di Jalan Tol Gempol-Pandaan di tahun 2021 pun meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2020.

“Kami mencatat volume lalu lintas kendaraan di Jalan Tol Gempol-Pandaan pada tahun 2021 mencapai 16,82 juta kendaraan, meningkat sebesar 14,85% jika dibandingkan dengan volume lalu lintas kendaraan tahun sebelumnya sebanyak 14,64 juta kendaraan. Jumlah tersebut merupakan jumlah keseluruhan kendaraan yang melintas di 3 gerbang tol di Jalan Tol Gempol-Pandaan,” jelas Netty.

Netty juga menjelaskan manfaat dari adanya Jalan Tol Gempol – Pandaan sebagai penghubung Kawasan Industri dan Pariwisata di Pandaan.

“Kehadiran Jalan Tol Gempol – Pandaan yang menghubungkan Kawasan Industri dan Pariwisata di Pandaan, diharapkan dapat membantu kelancaran dan mempersingkat waktu tempuh dalam kegiatan industri, mobilitas logistik dan pariwisata,” ungkap Netty.

Sebagai gambaran dalam mempersingkat waktu tempuh, Netty mengatakan, “Perjalanan dari Gempol ke Pandaan apabila melalui jalan tol membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit jika dibandingkan dengan via non jalan tol yaitu selama kurang lebih 30 menit atau dapat menghemat waktu sekitar 50%. Tentunya diharapkan efisiensi waktu ini dapat dirasakan oleh semua pihak,” tutup Netty.

Dengan keberadaan Jalan Tol Gempol – Pandaan di Jawa Timur sebagai bagian sistem jaringan jalan dan transportasi nasional yang sekaligus memiliki peranan penting di jaringan Jalan Tol Trans Jawa, mendukung pengembangan wilayah dan meningkatkan pemerataan hasil pembangunan, memperlancar kegiatan industri, pariwisata dan logistik antar daerah antar wilayah, serta mempercepat mobilisasi orang, barang dan jasa dengan memangkas waktu tempuh perjalanan.(**)

Editor  : Lasman Simanjuntak

 

Tinggalkan Balasan