Dr.Ir.Leli Nuryati,MSc : Penyuluh Pertanian Ujung Tombak Pembangunan Pertanian

Jakarta, BeritaRayaOnline,- Sektor pertanian mempunyai peranan strategis, selain sebagai penyedia pangan rakyat Indonesia juga berkontribusi nyata dalam penyediaan bahan baku industri bio energi, penyerapan tenaga kerja, sumber devisa negara sumber pendapatan rakyat serta pelestarian lingkungan.

Demikian dikatakan oleh Dr.Ir.Leli Nuryati, MSc, Kepala Pusat Penyuluhan BPPSDMP Kementerian Pertanian ketika memberikan kata sambutan pada acara penghargaan nasional untuk para teladan nasional dalam rangka HUT RI ke-74 tahun di lingkungan Kementerian Pertanian berlangsung di Hotel Kaisar, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis malam (15/8/2019).

“Untuk itu sangat diperlukan petani sebagai pelaku utama yang berkualitas dan handal, serta memiliki jiwa kewirausahaan. Mampu mengembangkan usaha agribisnis yang berdaya- saing dan berperan dalam melestarikan lingkungan hidup sejalan dengan prinsip pembangunan pertanian berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara menyinggung mengenai penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pembangunan pertanian, menurut Dr.Ir.Leli Nuryati, MSc,  harus mampu membimbing pelaku utama serta pelaku usaha pertanian lainnya dalam mengembangkan kelembagaan petani menjadi kelembagaan ekonomi petani dan korporasi petani.

“Sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.Pelaku utama dan pelaku usaha yang handal perlu dilakukan usaha untuk memotivasi dan memacu mereka agar mau dan lebih aktif dalam menjalankan fungsinya yaitu salah satunya pemberian penghargaan kepada para pelaku utama yang telah menunjukkan prestasi ini,” kilahnya.

Kementerian Pertanian tahun ini, lanjutnya,  memberikan penghargaan nasional bagi 30 orang yang terdiri dari 7 kategori yaitu 1) petani berprestasi 2) penyuluh berprestasi, 3) kelembagaan ekonomi petani berprestasi 4) penyuluhan pertanian PNS THL-TBPP ataupun swadaya teladan 5) balai penyuluhan pertanian berprestasi, 6 )dosen berprestasi dan, 7 )pusat pelatihan pertanian pedesaan swadaya atau P4S berprestasi .

“Dari kegiatan peragaan ini adalah untuk memberikan apresiasi dan motivasi bagi petani, kelembagaan petani, penyuluhan pertanian, kelembagaan penyuluhan pertanian P4S, dan dosen lingkup pusat pendidikan pertanian,” jelasnya.

“Kami laporkan bahwa kegiatan pemberian penghargaan ini akan diselenggarakan selama 4 hari mulai tanggal 15 Agustus sampai dengan 19 Agustus 2019 di Jakarta .Kegiatan tersebut menjadi bagian dari serangkaian acara peringatan hari ulang tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 yang akan dihadiri oleh para teladan kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian yang diselenggarakan oleh Sekretariat Negara RI,” ucapnya.

Pada kesempatan ini Dr.Ir.Leli Nuryati, MSC, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementan juga melaporkan bahwa pada malam ini (Kamis, 15 Agustus 2019-red)  telah hadir sebanyak 100 orang yang terdiri dari penerima penghargaan Menteri Pertanian tingkat nasional tahun 2019 sebanyak 30 orang dari 15 provinsi.

Kemudian ikut hadir para pendamping penerima penghargaan dari 15 provinsi dan para undangan lainnya.Para penerima penghargaan ini merupakan hasil seleksi yang dilakukan secara berjenjang dimulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, kota ,provinsi sampai ke tingkat pusat.

“Setiap provinsi mengusulkan satu calon dari masing-masing kategori dan setelah dilakukan penilaian administrasi selanjutnya diperoleh lima besar sebagai bahan verifikasi lapangan oleh tim penilai pusat .Selanjutnya ditetapkan tiga besar hasil verifikasi dari tim penilai pusat. Selanjutnya ditetapkan dengan keputusan Menteri Pertanian, serta berharap kegiatan penghargaan untuk para pelaku pembangunan pertanian ini tetap akan dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya ,”pungkasnya.(Bro-2)

Editor : Lasman Simanjuntak

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan