Di Kawasan Padat Penduduk Tak Pakai Masker, Akhirnya Terbukti Tertular Covid-19

Spread the love

Pisangan Baru, Jaktim, BeritaRayaOnline,-Di kawasan padat penduduk seperti di Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, telah membuktikan warga yang tak disiplin memakai masker akan tertular dan terinfeksi virus covid-19.

Demikian liputan malam wartawan BeritaRayaOnline yang menyusuri dengan sepeda motor, Kamis malam (7/1/2021), ke kawasan “zona merah” Kelurahan Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, untuk melihat langsung disiplin penerapan protokol covid-19 di lokasi padat penduduk ini.

Begitu melewati Stasiun KA Pondok Jati, dan Jalan Kayu Manis XI, lalu melewati  Pasar Jangkrik terlihat langsung banyak warga masyarakat- di kiri-kanan jalan- tak mempergunakan masker sebagai salah satu persyaratan protokol kesehatan covid-19.

Bahkan khusus di pasar tradisional Pasar Jangkrik, Pisangan Baru, Jakarta Timur, banyak terlihat pedagang dan pembeli  yang tak mempergunakan masker.

Di pasar “becek”Jangkrik  ini selain macet lalin, juga sulit untuk menjaga jarak antara pedagang, pembeli, dan orang lalu- lalang karena lokasi jalan dua arah yang sangat sempit.

Begitu pula di sudut gang-gang “sempit” lainnya sejumlah anak yang sedang kongkow-kongkow tak memakai masker, dan menjaga jarak.

Orang lalu lalang pun-masih di kawasan Pisangan Baru yang masuk zona merah covid-19- banyak yang tak mempergunakan masker.

Menurut cerita seorang warga-yang tak bersedia namanya ditulis- selama pandemi ini memang masih banyak warga yang tak disiplin soal protokol kesehatan, terutama memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.

“Pernah kejadian di tempat kami seorang ibu yang berdagang makanan dan minuman langganan para warga selalu berjualan tanpa mempergunakan masker.Sudah sering ditegur warga kalau berjualan pakai masker.Begitu juga Pak RW sering menasehati ibu tersebut supaya pakai masker saat melayani pembeli,” kata warga RT 006, RW 04, Kelurahan Pisangan Baru, Jakarta Timur ini.

“Akhirnya singkat cerita si ibu penjual nasi dan lauk pauk ini tertular virus corona.Bahkan empat orang anaknya juga tertular virus dari sang ibu.Saking malunya, mereka akhirnya pindah rumah,” katanya lagi.

Menurutnya, zona merah penularan virus corona banyak terjadi di gang sempit Aloy, masuk RW 003.

Di lokasi ini banyak anak muda-termasuk juga orangtua- berkerumun tanpa mempergunakan masker serta menjaga jarak.

Sumber yang diperoleh wartawan BeritaRayaOnline menyebutkan  sebetulnya pihak Satgas Covid-19 dari Kelurahan Pisangan Baru sudah sering menghimbau agar masyarakat patuh protokol kesehatan covid-19, terutama mempergunakan masker.

Namun, banyak warga yang bersikeras tak mau memakai masker di kawasan yang padat penduduk ini.

Seperti diketahui kawasan Kelurahan Pisangan Baru merupakan tempat “lalu lintas” pergerakan manusia yang ramai dan padat.

Sehingga rawan akan penularan virus covid-19, apalagi bila terjadi kontak fisik dengan warga yang tak pakai masker.

Kawasan Kelurahan Pisangan Baru, Jakarta Timur, bisa “tembus” ke kawasan Utan Kayu, Rawamangun, Pramuka, Pisangan Lama, Pasar Genjing, Stasiun KA Jatinegara, Cipinang, Matraman Raya, dan Kampung Melayu, Jakarta Timur.(BRO-14)

Editor : Jhonnie Castro

Tinggalkan Balasan