Dampak Pandemi Covid-19, Usaha Mbok Suparmi Terancam Gulung Tikar

Spread the love

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Dampak pandemi Covid-19 yang masih berkepanjangan ini telah menyebabkan usaha kecil  warung makan Pacitan milik Mbok Suparmi terancam untuk gulung tikar alias bangkrut.

“Saya sedih, Mas.Akibat pandemi Covid-19 ini omzet menurun sampai 50 persen.Bener enggak bohong kok.Kalau kondisinya begini terus, bisa usaha ini tutup, gulung tikar dan bangkrut,” cerita Mbok Suparmi (65 tahun) dengan nada suara lirih-nyaris menangis-ketika ditemui BeritaRayaOnline di warung makan Pacitan miliknya di kawasan Pamulang, Selasa siang (5/1/2021).

Wanita tua dua anak dan dua cucu ini mengaku sejak pandemi Covid-19 usahanya terus menurun drastis.

“Sebelum ada pandemi atau kondisi normal tiap hari saya bisa memperoleh keuntungan Rp 1,5 juta.Sekarang begitu ada pandemi turun sampai Rp 600 ribu per hari.Dulu bisa sajikan ayam 15 ekor, sekarang tinggal 3 sampai 4 ekor.Soalnya makin sepi orang yang makan di sini,” katanya masih dengan nada suara sedih.

Kali ini Mbok Suparmi-yang bertubuh kurus dan kecil ini-mulai menitikkan air mata.Ia menghentikan sejenak ceritanya, lalu sejenak menyeka air mata “penderitaan”  sebagai dampak pandemi yang sudah memasuki sembilan bulan ini.

“Februari 2021 nanti kontrakkan usaha kecil saya ini akan habis.Enggak tahu mau diperpanjang atau tidak.Kata pemiliknya sih uang kontrakkan akan naik dari Rp 13 juta jadi Rp 15 juta per tahun.Mau pulang kampung sudah tak punya rumah di sana, tambah bingung, Mas,” tukasnya.

Usaha kecil berupa warung makan milik Mbok Suparmi ini hanya menempati sebuah paviliun sederhana.Lantaran makin sepi pengunjung, beberapa meja dan bangku sudah mulai dikosongkan.

“Belakangan ini orang yang keluar rumah untuk beli makanan makin sepi.Mungkin mereka takut tertular virus Covid-19, lebih baik diam di dalam rumah saja,” katanya.

“Bahkan karyawan dan karyawati dari beberapa kantordi sekitar Pamulang ini yang biasa makan siang di warung saya, tiba-tiba semuanya menghilang.Mungkin sudah kena PHK ya?” tanya Mbok Suparmi.

Mbok Suparmi lalu berdoa kepada Tuhan, semoga Covid-19 cepat hilang dari negara kita.

“Kita tak perlu takut sama virus ini,” selanya, kini dengan nada suara yang berubah jadi suara penuh optimis.

“Ya, adanya pandemi Covid-19 ini saya berserah kepada Tuhan saja.Semoga vaksin bisa segera diwujudkan.Saya sih mengucapkan terima kasih kalau Pemko Tangerang Selatan bisa membantu saya sebagai usaha ekonomi lemah ini,” pungkas Mbok Suparmi yang mengaku saat berjualan tetap mempergunakan masker dan rajin cuci tangan.

Di Warung Pacitan milik Mbok Suparmi ini tersedia berbagai menu makanan  dengan harga cukup murah dan terjangkau seperti nasi bungkus, pecel, ayam goreng, pepes ikan,tahu, tempe, sayur lodeh, sayur asem, dan masih banyak lagi.(BRO-10)

Editor : Lasman Simanjuntak

 

Tinggalkan Balasan