Spread the love

Jakarta, BeritaRayaOnline,Parlindungan Banjarnahor, Calon Legislatif (Caleg) Pemilu 2024 Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Tengah berencana akan mengupayakan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bidang keolahragaan di Papua Tengah

Pria Kelahiran Godung, 10 April 1976 itu menceritakan rencananya untuk mencetak atlet berprestasi di Papua Tengah apabila terpilih sebagai Dewan Perwakilan Rakyat RI.

“Menurut saya Tanah Papua menjadi tempat pembibitan atlet olahraga level dunia. Saya menilai Papua memiliki potensi atlet yang sangat besar, sebab banyak talenta lahir dari Provinsi yang berjuluk “Bumi Cendrawasih” ini ,”ucap Dewan Pakar Komunikasi Relawan 08, Prabowo- Gibran ini, dalam keterangan nya kepada awak media, di Jakarta Minggu (3/12/2023).

Lulusan S3 Kepemimpinan ini menegaskan, daerah timur Indonesia ini sudah terbukti melahirkan banyak atlet berbakat, diantaranya Nesthy Stella Iriana Pedai “Spidergirl” Papua ( Peraih Emas Panjat Tebing), Lisa Rumbewas ( atlet putri angkat besi) , Franklin Ramses Burumi (Pelari tercepat), hingga Boaz Solosa (Pemain Sepak Bola).

Kedepan, pria yang akrab dipanggil Rifal Marbun itu berharap Papua bisa berkembang lebih baik lagi dengan didukung fasilitas olahraga yang ada.

Selain itu visi dari Rifal adalah memastikan negara hadir untuk kepentingan masyarakat, terutama dalam merawat pilar penting pluralisme di masyarakat yang diwakilinya.

Sebab kata Dosen Agama, juga Pancasila dan Kewarganegaraan itu, pluralisme adalah kekayaan Indonesia, maka toleransi menjadi kunci sukses kejayaan Indonesia.

“Toleransi dalam pluralisme diperlukan untuk menghindari konflik perpecahan di masyarakat,”imbuh Rifal memberikan alasan maju di dapil Papua Tengah yang sudah berinteraksi langsung dengan warga di sana.

Wasekjen DPP Prawiro Garuda Merah Putih itu mengungkapkan keinginan nya maju sebagai Caleg DPR RI agar dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat di Tanah Papua Tengah.

“Saya ingin memanusiakan Papua. Adat Papua itu unik, menarik dan filosofis. Karenanya, Papua harus keluar dari zona malas, setiap orang harus tumbuh sebagai petarung. Hidup di Tanah Papua membutuhkan energi yang lebih, agar setara dengan kehidupan orang kota,”terang Sekum Forum Wartawan Ketahanan (FORWAHAN) itu.

Oleh karena itu kata dia, pembangunan infrastruktur akan memberikan peranan yang sangat penting bagi masyarakat Tanah Papua.
“Jalan harus dibangun untuk menghubungkan kampung/desa ke desa. Orang Papua pedalaman harus menikmati kehidupan selayaknya sosialita kehidupan kota, “pungkas pemegang sertifikat Merah Putih Demokrasi itu.(**/Bro-1)

Editor : Lasman Simanjuntak

Tinggalkan Balasan