Butuh Uluran Tangan Kita Semua, untuk Pembangunan RS.Advent Palangkaraya, Kalteng, Berbiaya Rp 77 Miliar

Jakarta, BeritaRayaOnline,-“Butuh uluran tangan kita, dan kerjasama kita semua untuk rencana proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Advent Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah.  Kami menghimbau bapak dan ibu yang hadir hari ini bisa juga jadi donatur.Begitu juga tolong daftarkan nama para penyumbang atau donatur di jemaat masing-masing, untuk kami doakan,” pesan Pdt.A.H.Marbun, Ketua Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Konferens DKI Jakarta dan sekitarnya saat akan menutup pertemuan dan seminar gembala serta ketua jemaat se- DKI Jakarta & sekitarnya bertempat di Gedung Pertemuan Advent (GPA) MT.Haryono, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2019).

Pertemuan dengan tema ” Umat GMAHK Bersatu” dengan subtema ” Untuk SDM Advent Memasuki Industri 4.0 dan Membangun Rumah Sakit Advent Palangkaraya” dengan nara sumber Pdt.A.H.Marbun, Burken Sihotang, Mayjen (Mayor Jenderal) TNI AD Dedy Iswanto, dan Jeff Eman bersama moderator Ernest Hutagalung diikuti sekitar 176 Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK).

Acara pertemuan yang dimulai pukul 10.30 WIB  dengan menyanyikan Lagu Sion Edisi Lengkap No.319 “Mari Kita Kerja Bagi Tuhan” dibuka dengan doa oleh Pdt.Jacky Runtu (Sekretaris GMAHK Konferens DKI Jakarta & sekitarnya) .

“Bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir hari ini (Minggu, 10 November 2019-red) adalah para pemenang.Kenapa dikatakan pemenang,  karena di hari minggu yang banyak kegiatan dan acara keluarga, hari ini kita tetap memilih kerja di ladang Tuhan,”ucap Pdt.Jacky Runtu.

“Kami akan mengadakan  pertemuan donatur di suatu tempat (rencana  Gedung Pertemuan Balai Kartini-red) untuk menyatukan visi dan misi proyek pembangunan RSA Palangkaraya. Ini ada proposal tolong sampaikan kepada para donatur di jemaat masing-masing.Mohon tiap gereja bisa memberikan bantuan khusus yang diputuskan di majelis  sebesar Rp 10 juta per gereja.Dan, bila ada 176 gereja dikalikan Rp 10 juta maka akan terkumpul sebesar Rp 1,7 miliar,” kata Pdt.A.H.Marbun.

Pada kesempatan tersebut, Pdt.A.H.Marbun, di awal sambutannya mengutip ayat Firman Tuhan Yeremia 50: 5  dan Kisah Rasul 2: 42-45.

“Contoh gereja mula-mula, harus merupakan kesinambungan hingga sekarang, sampai Yesus datang.Proyek Pembangunan RSA Palangkaraya butuh pertolongan dari kita,” ucapnya.

Dampak persatuan yang diwujudkan jemaat mula-mula dalam Kisah Rasul 2: 47 ” Sambil memuji Allah.Dan, mereka disukai  semua orang.Dan, tiap-tiap hari  Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan“.

Dalam Kisah Rasul 2: 47,  1) Allah dipuji dan dimuliakan, 2) Disukai semua orang, 3) jumlah yang diselamatkan bertambah banyak.

“Orang yang bersatu itu disukai semua orang.Jumlah yang diselamatkan bertambah banyak.Metode Tuhan Yesus melalui penyembuhan.Oleh karena itu yang kita butuhkan membangun fasilitas kesehatan melalui tangan-tangan dokter dan perawat yang terampil,”katanya.

“Dokter dan perawat di sana nantinya adalah dokter dan perawat yang berserah kepada Tuhan, dan suka berdoa.Rumah sakit itu kalau benar-benar dikelola dengan baik, banyak jiwa yang akan diselamatkan di sana.Kalau sudah dilayani mereka tak juga mau selamat, itu pilihan mereka.Mari kita membangunan RSA Palangkaraya,” pungkasnya.

Sebelum menutup sambutannya, Pdt.A.H.Marbun, memberikan suatu kesaksian di Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat ada seorang perawat advent bermarga Simatupang yang sangat disenangi para pasiennya.

“Banyak pasien yang dilayani di Klinik Advent oleh Simatupang ini bila waktu kerja dan praktik sudah habis, mereka rela datang ke rumahnya.Ketika melayani pasien dia banyak tersenyum, bahkan didoakan , sehingga banyak yang sembuh karena kerohaniannya tersentuh.90 persen penyakit itu berasal dari pikiran,” kilahnya.

Sementara itu Burken F.Sihotang menjelaskan rencana proyek pembangunan Rumah Sakit Advent (RSA) Palangkaraya di Provinsi Kalimantan Tengah telah mendapat izin dari Pemda Kalteng  untuk mendirikan bangunan dan infrastruktur.  Rumah Sakit Advent Palangkaraya  memiliki luas tanah sekitar 15.4552 M2 dengan bangunan empat tingkat seluas total sekitar 7.389 M3.

“Pelaksanaan peletakan batu pertama sudah dimulai Oktober 2018 dan mulai melibatkan masyarakat luas termasuk organisasi GMAHK di Divisi Pasif Selatan,Uni Konferens dan daerah di Indonesia Bagian Barat. Rencana pengeluaran biaya  total sebesar Rp 77.176.351.062,-,” jelasnya.

Penginjilan Berbasis Teknologi

Ketua Ikatan Alumni Universitas Advent Indonesia (UNAI) Jeff Eman, ketika berbicara mengenai “SDM Advent Memasuki Industri 4.0” mengatakan memasuki industri four point zero melalui teknologi internet  ada dua hal yang perlu mendapat perhatian yaitu media serta penginjilan berbasis teknologi yang kreatif dan inovatif.

“Gunakan teknologi dengan maksimum.Sebab 5- 10 tahun mendatang kepemimpinan diambil alih oleh genersi milenial dan generasi digital,” jelasnya.

Menurut Jeff Eman dalam tanya jawab melalui moderator Ernest Hutagalung, kita harus memiliki pemimpin yang visioner .Dalam perkembangan organisasi harus memanfaatkan teknologi ini.SDM advent punya kemampuan, hanya belum semuanya terdeteksi, dan belum bisa dimanfaatkan banyak oleh anak muda advent yang berkecimpungan di bidang teknologi ini. Dalam  memasuki era industri 4.0 ini mau tak mau organisasi GMAHK  siap atau tidak?,” tanyanya seraya menambahkan  anak muda usia 20 tahun -30 tahun diberikan pelayanan yang terbaik untuk mereka, dan jangan terikat dengan birokrasi.(Bro-2)

Editor : Lasman Simanjuntak/Ketua Jemaat GMAHK Jatinegara

 

 

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan