Spread the love

bomtigaSolo, BeritaRayaOnline—Satu hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah, Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah menerima serangan teror bom motor, Selasa pagi (5/7/2016) sekitar pukul 07.35 WIB.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian belum mau memberikan keterangan resmi terkait serangan tersebut.

Padahal aksi teror bom bunuh diri itu terjadi di depan pos penjagaan Mapolresta Surakarta.

Serangan bom bunuh diri itu disaksikan oleh Surati, pedagang kaki lima (PKL) Manahan yang berada tak jauh dari lokasi saat detik-detik ledakan terjadi.

Ia menuturkan, dua orang tak dikenal menerobos masuk dengan menggunakan motor matik ke Mapolresta Surakarta.

Namun, sempat dicegah petugas provost. Tak lama ledakan terjadi. Ledakan diduga berasal dari tas ransel yang dibawa pelaku.

“Tadi ada dua orang masuk ke Polres dan diteriaki oleh polisi. Setelah itu terdengar ledakan,” ujarnya.

Polisi lantas melakukan penjagaan ketat. Ruas jalan LU Adi Sucipto disterilkan.

Sementara itu pelaku yang tewas masih tergeletak di halaman Mapolresta Surakarta.*/dbs-bro-2)

Editor : Jhonnie Castro

Tinggalkan Balasan