BPPSDMP Kementan Sumbang Rp 400 Juta untuk Bencana Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

Jakarta,BeritaRayaOnline,-“Setelah melakukan gerakan peduli dengan membantu dana sebesar Rp 300 juta untuk bencana gempa bumi di Lombok NTB, untuk hari ini kami telah mengumpulkan kurang lebih dana sebesar Rp 400 juta. Mungkin bisa pula di atas Rp 500 juta karena gerakan peduli ini masih terus berjalan bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Momon Rusmono, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian,dihadapan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Polbangtan (Politeknik Pembangunan Pertanian) Bogor saat menerima donasi untuk korban gempa dan tsunami Provinsi Sulawesi Tengah di Jakarta, Rabu pagi (10/10/2018).

Dikatakan lagi oleh Momon Rusmono, dirinya sangat trenyuh, terutama kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana gempa bumi dan tsunami baik di Palu, Sigi, maupun di Donggala.

“Saya makin  trenyuh dengan semangat mahasiswa Polbangtan Bogor dan Medan yang turun ke jalan menggalang donasi. Namun, saya yakin, tidak hanya dalam bentuk uang, tetapi ada gerakan-gerakan sosial di kampus seperti doa, shalat jumat dengan doa bersama bisa dilakukan Polbangtan seluruh Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, BPPSDMP sangat  mendukung gerakan seratus  ribu untuk kemanusian atau Gesbuk.Sehingga berhasil menggalang dana dari para karyawan BPPSDMP,  baik di  pusat maupun daerah  total sebesar Rp 230 juta.

Donasi tersebut sudah kita belanjakan dalam bentuk bahan pangan dan dikirim untuk yang membutuhkannya.Khusus untuk bantuan bencana di Palu, Sigi, dan Donggala dipimpin dan dikawal langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman .Kurang lebih ada 8 truk yang berisi bahan pangan dan sandang untuk korban bencana yang diberikan dari BPPSDMP dari total 150 truk,” jelasnya.

Bahkan Dewan Pimpinan Pusat(DPP)  Dharma Wanita (DW) Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BPPSDMP) Kementerian Pertanian ikut menyumbang sebesar Rp 23 juta.

“Hasil donasi tersebut merupakan hasil kumpulan dari DPP-DW BPPSDMP di pusat dan UPT di daerah,” ujar Sekretaris DPP-DW BPPSDMP, Santi Ambarwati.

“Semoga apa yang sudah diperbuat kita selama ini bisa meringankan beban teman-teman, saudara kita di Palu, Donggala dan Sigi. Mudah-mudahan apa yang sudah kita perbuat bisa menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT,” harap  Momon Rusmono menutup kata sambutannya.

Sementara itu, Polbangtan Bogor menyerahkan uang donasi senilai Rp 85.449.200 dan puluhan dus berisi pakaian layak pakai untuk para korban bencana di Palu, Sigi, dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut  Yandri Muhammad Ramadhan, Ketua BEM Polbangtan Bogor (dulu, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian/STPP Bogor-red) pihaknya ikut menggalang dana total  sebesar Rp 95 juta lebih untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu, Sigi, dan Donggala melalui aksi “Solidaritas Peduli, Palu, Sigi, dan Donggala Kabupaten Bogor” .

Dalam penggalangan dana di Kota Bogor ini, kampus melibatkan sekitar 700 mahasiswa/i pada 18 titik, dimulai tanggal 5 Oktober s/d 6 Oktober 2018, pukul 08.00 s/d pukul 11.00 wib.

Dengan ide kreatif berupa kirab seni, dan  Marching Band, Polbangtan Bogor menggalang dana di banyak titik.

“Kita koordinasikan dengan unit kegiatan mahasiswa di Polbangtan Bogor. Untuk jurusan Pertanian yang di Cibalagung, ada 18 titik di sekitar kampus dan Kota Bogor. Sedangkan jurusan peternakan di Cinagara ada 3 titik yang beredar di sekitar kampus,” jelas Yandri M.Ramadhan.

Untuk total donasi yang didapat, Yandri menuturkan ada senilai Rp 95.449.200.

“Bahkan ada keluarga salah satu mahasiswa yang menjadi korban sampai meninggal dunia akibat korban tsunami di sekitar pantai di Palu. Kami sumbang dana sebesaar  Rp 10 juta sebagai tanda duka kepada keluarga yang ditinggalkan,” tuturnya.

Polbangtan Bogor tak sendiri menyerahkan donasi kepada masyarakat Palu, Donggala dan Sigi melalui BPPSDMP, Polbangtan Medan juga melakukan hal serupa dengan menyerahkan Rp 42 juta.

(**/Bro-2)

Editor : Lasman Simanjuntak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan