Berita Penginjilan : Kebaktian Care Group “Imanuel” Camp 160 Kp.Melayu, Jaktim Dihadiri Lima Orang Tamu Non Advent

Jakarta,BeritaRayaOnline,-Puji Tuhan…Kebaktian Care Group “Imanuel” Camp 160 Kp.Melayu, Jakarta Timur, kembali berlangsung-setelah kurang lebih tiga bulan tak aktif-pada Senin malam (22/4/2019).

Selain dihadiri jemaat Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jatinegara, ikut pula dalam kebaktian ini lima orang ‘tamu’ (sahabat rohani-red) non advent yaitu Daud Pasaribu (Gereja HKBP Jatiwaringin), Jason Pasaribu (Gereja Pentakosta Kp.Melayu), Akbar (Muslim/Islam), Oma Onnie Korompis-Kolondam (Gereja Pentakosta Kp.Melayu), dan Bpk.Nainggolan.Anggota care group dalam perlawatan yakni Michael Korompis, Feibe Korompis, dan Anna Korompis (Gereja Pentakosta Kp.Melayu).

Pelayanan untuk Kebaktian Care Group “Imanuel ” Camp 160 Kp.Melayu berlangsung di rumah Sdr.Raymon Hursina (Pimpinan Pelmas GMAHK Jatinegara).

Protokol Ketua Lasman Simanjuntak membuka ibadah dengan song servise (Engkau Tuhan Pasti Buka Jalan, dan Saya Mau Ikut Yesus) dengan lagu Sion Edisi Lengkap No.232 “Di Tempat Yang Lebih Tinggi”.Doa buka oleh Ibu Pdt.Dahlia Hutauruk br.Nainggolan, dan dilanjutkan dengan kesaksian/sharing oleh Petra Tamtelahitu serta Jimmy Awuy.Sedangkan sembilan permintaan doa (doa bertelut-red) yang disampaikan anggota Care Group “Imanuel” Kp.Melayu dilaksanakan oleh Pdt.Richard Hutauruk dan Ketua Lasman Simanjuntak.

Dalam khotbah-sekaligus seri pelajaran Alkitab- Pdt.R.Hutauruk (Gembala Jemaat GMAHK) Jatinegara mengenai seputar ‘dosa dan pekerjaan iblis di dunia ini’ disampaikan memgenai sepak terjang iblis/setan/lusifer seperti tertulis dalam Yehezkiel 28: 14-15, 16,18 .

“Lusifer adalah pemimpin malaikat , sekaligus pemimpin koor di surga.Setan dibuang ke bumi karena dosa pertamanya yaitu kesombongan (Yesaya 14:12-14) serta hendak menyamai Yang Maha Tinggi, setan ingin seperti Kristus,” kata Pdt.Hutauruk mengawali khotbahnya.

Kembali mengutip Wahyu 12:4 dan Wahyu 12:7 (terjadi peperangan di sorga), ditegaskan setan senantiasa “kerja keras” supaya manusia di dunia ini kacau balau.”Misalnya, setan selalu melemahkan rohani dan iman kita agar kita tak berdoa dan baca Alkitab setiap hari,” tegasnya.

Lalu bagaimana kita melawan iblis atau setan, apakah kita dapat melawan iblis.Dalam Yakobus 4:7 tertulis ” Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah iblis, maka ia akan lari dari padamu!”.

“Melawan iblis hanya bisa bila kita tunduk dan melakukan penurutan kepada Allah.Tunduk kepada Allah dengan berdoa dan baca Alkitab serta mempraktikkan Firman-Nya setiap hari.Jadi pertanyaan untuk kita semua yang hadir dalam care group ini, apakah di rumah kita masih ‘pelihara’ iblis dengan tak berdoa dan baca Alkitab,” tanya Pdt.RY.Hutauruk.

Dikatakannya lagi, iblis telah ‘dikalahkan’ oleh Yesus Kristus melalui kematian-Nya di Salib, dan bangkit pada hari ketiga.”Oleh karena itu gunakan jubah kebenaran Kristus seperti tertulis dalam Wahyu 22:14 serta tetap hidup dalam kebenaran Tuhan berdasarkan Alkitab ” ucapnya sembari membaca ayat terakhir yaitu Yohanes 8:44 “Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu.Ia adalah pembunuh manusia sejak semula, dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran.Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.”

Pada dialog dan pertanyaan -disampaikan beberapa anggota care group dengan penuh semangat-mengenai seri pelajaran Alkitab ini, Ibu Pdt.Dahlia Hutauruk br.Nainggolan menambahkan saat ini kita harus berhati-hati dan penuh waspada.”Sebab setan itu punya ‘tim kerja’, dan ada juga kaki tangan setan melalui manusia.Iblis itu sangat pintar dan licik.Setan selalu mempelajari kelemahan-kelemahan kita.Oleh karena itu gunakan perlengkapan senjata Allah dengan tetap rajin berdoa dan baca Alkitab,” pesannya.

Anggota Care Group “Imanuel” Camp 160 Kp.Melayu diakhiri diskusi -dalam dialog tersebut- dengan roh rendah hati dan berdoa, berjanji akan rajin baca Alkitab dan mempraktikkannya.Doa tutup ibadah oleh Raymond Hursina, dilanjutkan dengan ramah tamah.Care Group ‘”Imanuel” Camp 160 Kp.Melayu akan bertemu lagi dua minggu ke depan dengan seri pelajaran Alkitab mengenai Akhir Zaman”.

Tuhan Yesus memberkati.(**/Bro-2)

Editor : Jhonnie Castro

 

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan