Berhikmad, Mewujudkan Kedaulatan Pangan dan Lumbung Pangan Dunia 2045

Jakarta, BeritaRayaOnline,-Mantan Menteri Pertanian Kabinet Gotong Royong tahun 2000 – 2004, Prof. Dr. Bungaran Saragi, M.Ec, mengatakan hal tersebut dihadapan seluruh umat Kristen anggota Korpri, maupun yang sudah  purna bhakti di Lingkup Kementerian Pertanian, saat merayakan Natal 2018 bertempat di Auditorium Kanpus Kementan, Jumat, 11 Januari 2019.

Perayaan Natal Korpri lingkup Kementan berlangsung meriah diawali ibadah yang dipimpin Romo Fx. Sutanto serta Pendeta Willy Sormin, M.Th.Setelah itu dilanjutkan dengan perayaan berupa hiburan puji-pujian dari karyawan-karyawati serta beberapa undangan.

Bungaran menegaskan betapa besarnya tanggung jawab Kementerian Pertanian untuk masa depan bangsa dan negara baik sebagai lembaga/institusi maupun setiap orang yang terlibat langsung dengan kebijakan Kementerian Pertanian.

Mantan Menteri Pertanian era Presiden Megawati ini melihat begitu strategisnya Kementerian Pertanian banyak “orang” di luar sana begitu pesimis dengan capaian lembaga ini. Namun,kenyataannya kita semua sudah melihat banyak hal yang luar biasa dicapai Kementerian Pertanian.

“Tentu dengan dukungan petani kita di seluruh wilayah NKRI, beberapa tahun terakhir, kita melihat data yang dirilis pemerintah ada penurunan impor bahan pangan. Bahkan tingkat ekspor komoditas pertanian diluar komoditas perkebunan meningkat. Beras yang selama ini selalu menjadi masalah pelik, 3 tahun terakhir selalu stabil tentu ini hal yang luar biasa,” ujarnya.

Bungaran Saragih- saat ini populer dengan panggilan “oppung” mengatakan sangat senang dengan visi “Kedaulatan Pangan dan Lumbung Pangan Dunia 2045”. Menteri Pertanian, saat ini tentu sudah mengkaji visi tersebut sebelum ditetapkan dan kita harus yakin bila semua kita bersatu hati akan dapat mencapai visi yang sangat bagus ini.

“Apalagi dikaitkan dengan tema Natal nasional tahun 2018. 1 Korintus. 1 : 30 a, Yesus Kristus hikmad bagi kita. Di Alkitab ada dituliskan bagaimana Yesus Kristus dapat memberi makan ribuan orang, dengan 5 ekor ikan dan 7 potong roti, ini hikmad namanya, yang menurut logika manusia mustahil,” katanya.

Namun, itu dapat terjadi dan dituluskan di kirab suci, demikian juga hikmad yang lain juga dituliskan di kitab suci bagaimana Nabi Yusuf dengan hikmad dari Allah dapat melepaskan rakyat Mesir dari kelaparan pada jamannya.

“Pesan saya seperti tema Natal nasional Tahun 2018 yang diambil menjadi tema Natal Korpri Kementan mari kita semua berhikmad untuk bekerja keras mewujudkan kedaulatan pangan dan lumbung pangan dunia Tahun 2045,” pungkas Bungaran.

Sementara itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam sambutannya yang disampaikan Dirjen. Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, I Ketut Diarmita menyatakan sangat mendukung Perayaan Natal Korpri Kementan, dan semoga semangat Natal tahun 2018 dapat menjadi motivasi bagi karyawan dan karyawati Kristiani di lingkup Kementan untuk dapat lebih giat bekerja, berkontribusi mewujudkan Visi dan Misi Kementerian Pertanian.

“Kerja Keras kita dalam 4 tahun terakhir pemerintahan Jokowi-JK, dari 11 Komoditas Strategis yang kita targetkan, 5 sudah tercapai, yang dulunya Impor kini kita malah sudah ekspor demikian juga dengan tingkat Investasi Sektor Pertanian, naik signifikan sebesar 57 Triliun pada akhir tahun lalu, “ujarnya.

Sedangkan Ketua Pembina Kerohanian Korpri umat kristiani lingkup Kementan, Justan Riduan Siahaan merasa bergembira dengan suksesnya perayaan Natal Korpri lingkup Kementan.

Justan mengapresiasi sambutan Prof. Bungaran dan menteri pertanian.” Mari kita wujudkan dengan berhikmad kepada Tuhan Allah dengan kerja-kerja-kerja, agar apa yang kita cita-citakan dapat tercapai di tahun mendatang,” pungkasnya. (Mr.HG).

Bagikan berita ini

Tinggalkan Balasan